Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-73 Keluar Dari Dimensi Spesial


__ADS_3

Kini Mo Shen tengah berdiri tepat di depan sebuah bunga lotus, yang memiliki tujuh kelopak dengan warna yang berbeda-beda. Menurut teman lamanya lotus ini adalah bahan obat yang keberadaannya seperti mitos.


Tapi yang membuat Mo Shen sangat penasaran adalah, mengapa lotus yang dianggap sebagai mitos itu bahkan saat Zaman Kuno sekalipun kini berada didalam Dimensi Spesial ini?.


Apakah Dimensi Spesial ini menyimpan suatu rahasia tertentu? Ataukah seseorang yang dengan sengaja meletakan lotus ini di Dimensi Spesial ini dan menugaskan seekor Burung Vermilion untuk menjaganya?, Semua ini masih menjadi misteri yang mengganjal di hati Mo Shen.


"Hhmm sudahlah jangan dipikirkan lagi, yang lebih penting adalah mengurus Lotus Tujuh Warna ini"


Mo Shen pun menaiki altar itu dan mulai mendekati Lotus Tujuh Warna, saat sudah berada di dekat lotus itu ia mencoba mengingat-ingat kembali bagaimana cara mengambil lotus ini.


Karena setahunya Lotus Tujuh Warna tidak bisa diambil dengan cara biasa, hingga akhirnya ia mengetahui cara untuk mengambil dan menyimpan lotus tersebut agar lotus itu tidak membusuk untuk waktu yang lama.


Caranya adalah mengalirkan energi Qi ke lotus itu dan menyimpannya di dalam dantian kita, tepatnya di atas lautan Qi. Karena hanya dengan cara itu Lotus Tujuh Warna dapat bertahan lama dengan memakan energi Qi pemiliknya sedikit demi sedikit.


Tanpa pikir panjang lagi Mo Shen segera mempraktikkannya, dan tidak butuh waktu lama Lotus Tujuh Warna tersebut terbang menuju ke arah perut Mo Shen tepatnya di atas pusar tempat dantian berada.


Perlahan-lahan lotus itu masuk ke dalam perut Mo Shen, dalam proses penyatuan tersebut Mo Shen merasakan perih yang amat dalam dari perutnya, rasanya seperti perutnya dibelah dan dimasukkan sebuah benda dengan paksa.


Tapi Mo Shen berhasil menahan rasa sakit itu, dan setelah beberapa menit menahan sakit tersebut Lotus Tujuh Warna akhirnya masuk juga ke dalam perut Mo Shen dan langsung menuju dantian Mo Shen, lalu berhenti tepat di atas lautan Qi miliknya.


Mo Shen yang merasa bahwa semuanya telah berakhir kini menghela nafas lega, tapi belum lama ia bernafas lega sebuah kejadian aneh terjadi padanya, atau lebih tepatnya lautan Qi Mo Shen.


Lotus Tujuh Warna yang kini berada di atas lautan Qi milik Mo Shen mulai menguras energi Qi dari lautan Qi Mo Shen dengan cepat, dikarenakan hal itu Mo Shen menjadi lemas seketika, ia pun duduk bersila sambil mengeluarkan semua Pil Pengumpul Qi yang ada di cincin penyimpanan miliknya.


Dan dengan lahap ia memakan pil-pil tersebut seperti sedang memakan permen, energi Qi milik Mo Shen pun pulih dengan cepat, tapi selang beberapa detik energi Qi miliknya terkuras lagi.

__ADS_1


Tak punya pilihan lain Mo Shen hanya bisa memakan Pil Pengumpul Qi tersebut secara terus-menerus. Hingga akhirnya satu jam pun berlalu dan kini Lotus Tujuh Warna tersebut sudah berhenti menyerap energi Qi milik Mo Shen lagi.


Dan seperti seorang bayi yang kekenyangan lotus tersebut menutup kelopaknya seakan-akan ia tertidur. Disisi lain Mo Shen tengah terbaring lemas dengan badan yang sudah penuh akan keringat, bahkan pakaian yang ia pakai basah kuyup seakan ia baru habis tercebur ke dalam air.


"Hah hah hah hah dasar lotus sial*n, bisa-bisanya ia membuat diriku menjadi seperti ini, dan juga sepertinya ia sudah lama tidak mendapatkan asupan energi Qi sehingga ia menguras semua energi Qi milikku ini"


Kini Mo Shen memutuskan untuk beristirahat sejenak, ia memanggil Mo Lang yang sejak lama menjaga Mo Shen dari kejauhan, Mo Lang sebenarnya ingin membantu Mo Shen sejak awal tapi ia dilarang oleh Mo Shen untuk mendekat.


"Xiao Lang tolong jaga aku sebentar, sepertinya aku harus beristirahat untuk beberapa hari kedepan"


Mo Lang hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan, karena Mo Lang sudah setuju Mo Shen pun langsung tidur di tempat itu dan tidak butuh waktu lama untuknya tertidur nyenyak.


Melihat Mo Shen yang tertidur nyenyak Mo Lang seperti tersenyum melihat wajah Mo Shen yang tengah tertidur itu.


"Huh dasar tuan yang ceroboh"


3 hari kemudian.....


Setelah tiga hari tertidur nyenyak Mo Shen kini bangun kembali, rasa lelah yang dialami olehnya beberapa hari yang lalu kini terasa seperti mimpi saja.


Saat ia bangun ia mendapati bahwa ia sedang berbaring di atas tubuh Mo Lang, dan Mo Lang yang merasakan adanya pergerakan di atas tubuhnya pun melihat ke atas dan mendapati Mo Shen yang telah bangun.


Ia pun dengan riang menjilati wajah Mo Shen seakan mengutarakan rasa khawatirnya selama beberapa hari ini, karena walaupun Mo Shen telah memberitahunya bahwa ia hanya akan tertidur tapi tetap saja Mo Lang merasa sangat cemas.


"Hahaha baiklah Xiao Lang berhenti menjilatku itu sangat geli kau tau"

__ADS_1


Mendengar perkataan tuannya itu Mo Lang pun berhenti menjilat Mo Shen, dan Mo Shen pun mengusap kepala Mo Lang dengan lembut sembari berkata.


"Hehehe maaf sudah membuatmu khawatir, Xiao Lang. Baiklah dari yang kudengar Dimensi Spesial ini hanya akan terbuka dalam 5 hari, dan aku sudah tertidur sekitar 3 hari itu artinya waktu kita tidak banyak untuk menjelajahi Dimensi Spesial ini, baiklah Mo Lang segera bersiap-siap kita akan segera pergi dari goa ini"


Karena sudah tidak memiliki banyak waktu lagi Mo Shen pun tidak ingin membuang waktu lebih lama, dengan segera mereka berdua meninggalkan goa itu, dengan menggunakan kembali topeng hitamnya Mo Shen dan Mo Lang menjelajahi Dimensi Spesial ini.


Selama perjalanan mereka menemukan banyak sekali hewan buas yang menghadang, kekuatan dari Pemurnian Qi sampai ranah Kelahiran terkadang juga ada beberapa beast Ranah Inti Surgawi yang menjadi pemimpin dari suatu kawanan datang menyerang mereka.


Bagi Mo Shen itu semua bukan masalah besar tapi kalau itu murid dari sekte lain yang ikut masuk ke dalam Dimensi Spesial ini, beast Ranah Inti Surgawi adalah bencana besar.


Karena bagaimanapun mereka hanya masuk kesini dengan sesama murid, tidak didampingi oleh tetua dari sekte masing-masing, dan kekuatan tertinggi dari suatu kelompok hanyalah tahap Kelahiran.


"Hmmm seperti terjadi kesalahan dalam proses pengukuran tingkat Dimensi Spesial ini, hahh bisa-bisanya mereka membuat kesalahan yang fatal seperti ini, karena kalau dilihat dari standar alam fana maka Dimensi Spesial ini adalah tingkat menengah"


Dan setelah dua hari berlalu, kini sudah saatnya untuk Dimensi Spesial ini menutup, semua murid berbondong-bondong untuk keluar dari sini begitu juga dengan Mo Shen.


Dan selama dua hari ini Mo Shen telah mendatangi banyak tempat didalam Dimensi Spesial ini, bahkan tempat-tempat yang dijauhi oleh murid sekte lain karena mereka merasa bahwa tempat itu sangat berbahaya didatangi oleh Mo Shen.


Bukan hanya menjelajah Mo Shen juga kadang melampiaskan kebosanannya dengan membunuh setiap murid sekte yang dia temui, mau itu yang bersalah atau yang tidak bersalah sekalipun.


Setelah membunuh mereka ia membajak semua barang bawaan mereka tampa tersisa sedikitpun. Dan kini ia hampir sampai di portal keluar dari Dimensi Spesial ini, tapi ia tidak langsung keluar melainkan melepas topeng yang ia pakai.


Ia juga kembali mengenakan baju yang menandakan bahwa ia adalah murid dari sekte Huo Zi Gu dan menyamarkan wajahnya menjadi wajah Yan Xi Wang.


Lalu setelah itu ia menyuruh Mo Lang untuk mengecilkan badannya dan bersembunyi dibalik baju Mo Shen, setelahnya Mo Shen membuat dirinya seakan terluka parah akibat dari serangan seseorang, dengan merobek-robek bajunya menggunakan pedang dan juga membuat beberapa luka ditubuhnya.

__ADS_1


"Hahahaha bersiaplah untuk pertunjukan besar"


__ADS_2