Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-57 Pembantaian Sepihak


__ADS_3

Mendengar bisikan dari Mo Shen membuat pemuda itu semakin merinding, walaupun ia tau ayahnya itu kuat tapi entah kenapa ia merasa bahwa kekuatan dari orang yang didepannya ini, karena setiap ia mencoba mengukur kekuatan Mo Shen ia seperti melihat lubang tampa dasar.


"Baiklah sudah saatnya mengakhiri candaan ini, selamat tinggal bocah manja"


Tanpa ragu-ragu Mo Shen memenggal kepala pemuda itu sehingga membuatnya mati seketika. Para pelanggan laun yang melihat itu menjadi sangat ketakutan karena mereka melihat momen pembantaian tepat di hadapan mereka.


Bukan hanya pelanggan, para pelayan yang ada di lantai ke 4 ini juga sangat ketakutan, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka sadar bahwa pemuda yang ada di depan mereka ini sangat kuat.


Setelah membunuh pemuda yang membuatnya kesal itu Mo Shen memandang seorang pelayan dsb berkata.


"Hei kau yang disana, kemarilah"


"A-ada perlu apa tuan m-memanggil saya?"


"Tidak usah gugup begitu, aku hanya ingin menanyakan berapa jumlah yang harus kubayar untuk makananku"


"J-jumlahnya 76 koin emas tuan"


Mo Shen menyerahkan sekantong koin emas, jumlah koin emas yang ada du kantong itu 100 koin emas, dengan santai ia memeluk Mo Lang lagi dan bergegas keluar dari sambil mengatakan.


"Untuk sisanya kalian gunakan saja untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang kuperbuat, dan untuk mayat-mayat ini tolong kalian bersihkan"


"Baik tuan, akan kami lakukan sesuai keinginan anda"


"Baiklah, dan untuk kepala ini aku akan mengantarkannya pada keluarganya"


Kepala yang dimaksud oleh Mo Shen adalah kepala dari anak tuan kota ini, ia juga menyimpan tubuhnya untuk diberikan pada tuan kota.

__ADS_1


Setelah keluar dari restoran itu ia menanyakan arah ke rumah tuan kota, setelah bertanya pada seorang penduduk kota ia akhirnya sampai ke rumah tuan kota. Tanpa basa-basi ia menghancurkan gerbang masuk ke mansion tuan kota itu sehingga membuat prajurit yang mendengarnya datang beramai-ramai.


"Siapa kau! Berani-beraninya kau membuat kekacauan di mansion tuan kota ini"


"Heh siapa aku itu tidaklah penting, yang lebih penting aku ingin menemui tuan kota kalian"


"Hmph kau pikir tuan kota dapat bertemu dengan denganmu? Jangan mimpi"


Setelah mencemooh Mo Shen prajurit itu langsung menyerang Mo Shen tanpa pikir panjang, tapi serangnya itu dapat dihindari dengan mudah dan Mo Shen membalasnya dengan memenggal kepala dari prajurit itu.


Setelah memenggalnya Mo Shen menyeringai dingin walaupun tidak dapat dilihat oleh para prajurit itu karena Mo Shen masih memakai topengnya. Ia pun dengan santai berbicara pada Mo Lang.


"Xiao Lang, bunuh mereka semua untukku"


Mendengar perintah dari tuannya itu Mo Lang langsung berubah ke wujud aslinya yaitu seekor serigala raksasa yang terlihat menyeramkan dengan bulunya berwarna merah darah.


Walaupun jumlah mereka banyak tapi kalau dihadapkan dengan kekuatan absolut maka mereka tidak dapat berbuat apa-apa, begitulah yang terjadi pada Mo Lang dan para prajurit saat ini, walaupun jumlah mereka bisa mencapai ribuan atau bahkan puluhan ribu tapi perbedaan kekuatan antara mereka sangatlah jauh yang dimana Mo Lang telah mencapai ranah Surgawi tingkat 9 dan rata-rata tahap kultivasi dari prajurit yang menyerang Mo Lang adalah ranah Pemurnian Jiwa dan Pemurnian Qi, tapi ada juga yang telah mencapai ranah Kelahiran tapi masih berada di tingkat 1, kemungkinan ia adalah seorang jendral di kota ini.


Waktu berlalu sedikit demi sedikit, dan para prajurit yang menyerang Mo Lang semakin berkurang, hingga akhirnya datanglah seorang pria paruh baya dengan tubuh yang agak kekar, ia keluar dari pintu masuk mansion dengan raut wajah yang agak cemas.


Ia adalah tuan kota saat ini yang langsung keluar saat mendengar bahwa banyak bawahannya dibunuh oleh seekor beast serigala. Saat ia keluar dari mansion miliknya ia langsung bertatapan dengan Mo Shen, saat itu ia mencoba untuk mengukur kekuatan Mo Shen dan Mo Lang, tapi yang dilihatnya adalah sebuah lubang tampa dasar.


Ia pun memberanikan diri untuk berkata pada Mo Shen dan Mo Lang walaupun dalam hatinya ia sangat ketakutan setengah mati.


"T-tuan muda apakah masalah yang dimiliki oleh anda sehingga menyerang tempat tinggal saya ini?"


"Ahh soal itu kau tidak memiliki salag apapun"

__ADS_1


"Lantas kenapa anda melakukan ini?!"


Si tuan kota sudah agak kesal mendengar jawaban dari Mo Shen, karena kalau ia tidak memiliki masalah apapun kenapa ia diserang dengan brutal seperti ini. Melihat ekspresi tuan kota yang sedikit marah itu hanya membuat Mo Shen menyeringai sedikit, ia pun mengeluarkan sebuah kepala dan melemparnya kehadapan tuan kota.


"I-ini"


"Betul, anak ini membuat masalah denganku, ia mengaku sebagai anakmu jadi aku hanya ingin menyelesaikan masalahku sampai ke akar-akarnya"


Kepala yang dilempar oleh Mo Shen itu adalah kepala dari pemuda yang mengganggunya di restoran tadi yang dimana ia merupakan anak dari tuan kota ini, si tuan kota tertunduk shock saat ia melihat bahwa anaknya sudah mati dengan terpenggal.


Karena rasa marahnya yang begitu besar ia sampai melupakan rasa takut yang dia rasakan sebelumnya, dengan brutal ia mencoba menyerang Mo Shen tapi dengan sigap dihalangi oleh Mo Lang. Walaupun ia memiliki kekuatan terkuat di kota ini tapi tahap kultivasinya hanyalah ranah Kelahiran tingkat 7 yang dimana terpaut jauh dengan kekuatan Mo Lang.


Karena serangan dari Mo Lang membuat tuan kota itu terlepar jauh kebelakang sehingga menabrak sebuah bangunan. Ia dihajar habis-habis oleh Mo Lang sehingga setelah beberapa jam tuan kota itu sudah tidak memiliki lagi kemampuan untuk bertarung, bahkan untuk berdiri saja ia sudah tidak mampu.


Mo Shen pun mendekatinya dan mengatakan sesuatu.


"Hmmm sepertinya kau sudah sampai batasmu, tuan kota"


"K-kalian, w-walaupun aku m-mati saat ini a-akan terus kukutuk kalian"


"Hahhh sudah mau mati masih banyak bicara, Xiao Lang selesaikan dengan cepat karena kita harus segera pergi dari kota bodoh ini, juga jangan lupa tinggalkan namaku disini, ukir namaku menggunakan darah"


Tanpa menunggu lama Mo Lang membantai semua orang yang ada di dalam dan luar mansion, semua orang mati kecuali para pelayan yang tidak tau apa-apa.


Setelah membantai mereka Mo Shen meninggalkan kota itu.


Hanya dalam beberapa jam, para warga telah mengetahui bahwa telah terjadi pembantaian di mansion tuan kota mereka, banyak yang gembira akan hal itu karena selama ini mereka semua selalu saja ditindas oleh tuan kota dan seluruh keluarga mereka, bahkan terkadang ada beberapa prajurit yang mengambil uang milik warga sekitar.

__ADS_1


Tetapi ada yang membuat mereka penasaran, siapa yang membunuh semua keluarga tuan kota? Bagaimana wajah dari pembunuh itu?, Tapi jawaban yang mereka inginkan tidak dapat mereka dapatkan, sebab hanya satu yang ditinggalkan oleh si pembunuh yaitu namanya yang dituliskan dengan darah, nama dari pembunuh itu adalah, Mo Shen.


__ADS_2