Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-55 Kaya Mendadak


__ADS_3

Di tengah sebuah hutan, terlihat seorang pemuda sedang berlari dengan kencang, tak lama kemudian pemuda itu berhenti berlari, pemuda itu tak lain adalah Mo Shen yang baru saja meninggalkan desa XinTing untuk melanjutkan lagi perjalanannya.


Mo Shen menutup matanya dan berbicara pada Mo Shen melewati telepati.


"Xiao Lang, kemarilah kita akan berkelana lagi"


Tak lama setelah itu datanglah seekor serigala yang bertubuh besar dengan bulunya berwarna merah darah, tubuh dari serigala itu sekitar 8 sampai 9 meter, juga tingkat kultivasi dari serigala itu sungguh mengerikan, yaitu Ranah Surgawi tingkat 9 yang dimana menjadi ranah terkuat di Benua Xuanyuan ini.


Serigala itu adalah Mo Lang yang selama 3 tahun ini disuruh oleh Mo Shen untuk menjaga desa XinTing dari hutan, selama itu juga Mo Lang berburu beast yang ada di hutan itu dan memakan darah dan inti beast mereka.


Seperti nama spesiesnya yaitu serigala darah, Mo Lang dapat meningkatkan kultivasinya dari darah apapun mau itu kultivator manusia ataupun beast, sehingga membuat berburu menjadi sarananya untuk menaikkan tingkat kultivasi.


Melihat Mo Lang yang sudah tumbuh beberapa meter dari sebelumnya membuat Mo Shen terkejut, apalagi dengan kecepatan kultivasi Mo Lang yang sama mengerikannya dengan Mo Shen. Dengan senyum bahagia Mo Shen pun berkata.


"Xiao Lang sepertinya kamu sudah tumbuh lebih kuat lagi, juga bisa kamu kecilkan dulu badanmu agar sejajar denganku? karena berbicara denganmu seperti ini membuatku agak kesulitan"


Apa yang dikatakan oleh Mo Shen adalah benar, pasalnya untuk berbicara dengan Mo Lang saja ia harus menghadap keatas sehingga membuat ia agak kesulitan.


Mo Lang pun mengecilkan tubuhnya sampai setinggi 2 meter, walaupun masih lebih tinggi sedikit dari Mo Shen tapi itu masih lebih mendingan daripada yang tadi.


"Bagus, kan dengan begini aku dapat mudah berbicara denganmu. Juga dalam tiga tahun ini apakah ada beberapa tikus yang mencoba mengganggu desa XinTing itu?"

__ADS_1


Mo Lang hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan tuannya itu.


"Apakah kamu membunuh mereka tanpa tersisa satupun? Juga kamu mengumpulkan tubuh mereka semua atau hanya membiarkan begitu saja?"


Sekali lagi Mo Lang menganggukkan kepalanya, ia pun berlutut dihadapan Mo Shen seolah memberitahu Mo Shen untuk naik ke punggungnya. Mo Shen pun tanpa basa-basi naik ke punggung Mo Lang.


Setelah Mo Shen menaikinya Mo Lang langsung berlari seakan ingin menunjukkan sesuatu pada Mo Shen. Beberapa menit setelah mereka berlari Mo Shen dan Mo Lang pun sampai di sebuah di sebuah goa yang besar.


Tanpa ragu Mo Lang memasukinya, dan Mo Shen yang agak kebingungan kenapa Mo Lang membawanya kesini tapi rasa bingung Mo Shen segera hilang saat mereka sampai ke bagian dalam goa itu.


Di sana Mo Shen melihat banyak sekali mayat manusia yang menumpuk ada yang masih memiliki daging dan ada juga yang hanya tulang saja yang menandakan bahwa ia sudah lama mati, jumlah mereka diperkirakan mencapai jutaan bahkan belasan juta dengan pakaian yang berbeda, ada yang terlihat seperti seorang prajurit ada juga yang sepertinya seorang pedagang, juga beberapa diantara mereka sepertinya adalah kultivator dari beberapa sekte juga kultivator pengambara.


Walaupun melihat mayat yang menumpuk itu sehingga membuat bukit kecil tapi itu sama sekali tidak membuat Mo Shen kasihan sedikitpun, sebaliknya ia menyeringai dan mengatakan sesuatu pada Mo Lang.


Mo Lang hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia membawa Mo Shen ke sebuah ruangan yang berada di samping mereka, disana Mo Shen melihat banyak sekali harta yang menumpuk, dimulai dari koin emas yang menggunung juga beberapa bahan herbal tingkat tinggi yang berserakan.


Bukan hanya itu didalam ruangan itu juga terdapat beberapa artefak tingkat kuning sampai unggu. Hal itu membuat Mo Shen sedikit heran pasalnya untuk benua Xuanyuan yang bisa dibilang tertinggal ini terdapat banyak sekali artefak tingkat tinggi.


'Hmmm sepertinya aku terlalu meremehkan benua ini, sepertinya benua ini dulu melahirkan banyak kultivator yang berbakat tapi mereka semua naik ke alam yang lebih tinggi dan hanya sedikit saja yang meninggalkan warisan mereka sehingga membuat benua ini mengalami kemunduran'


Tapi semua itu hanya sebatas teori Mo Shen saja yang belum diketahui kebenarannya, tapi Mo Shen sudah tidak memikirkan hal itu lagi, karena melihat banyaknya harta di depannya membuat ia kehilangan rasa penasaran yang tadi. Dengan kegirangan Mo Shen melompat ke tumpukan cincin penyimpanan itu, ia dengan senang berkata.

__ADS_1


"Ahahahahaha Xiao Lang kamu tau saja kalau kita lagi kekurangan dana, dengan semua uang ini mungkin menjadikan kita sebagai orang yang sangat kaya"


Setelah menjumlahkan semuanya Mo Shen mendapatkan sekitar 50 juta koin emas dan sekitar 7695 herbal tingkat 5 sampai 7. Juga jumlah artefak yang diperoleh Mo Shen tidak main-main, jumlahnya mencapai 9852 artefak tingkat kuning sampai unggu.


Kalau ia menjual semua ini akan membuat kekayaan Mo Shen mencapai ratusan juta koin emas, bahkan bisa sampai miliaran. Dengan riang Mo Shen menyimpan semua harta yang ada itu dan setelah itu ia menatap Mo Shen dan berkata.


"Baiklah Xiao Lang sudah saatnya kita untuk menyebarkan teror kita di benua Xuanyuan ini"


Dan setelah itu mereka pun melanjutkan lagi pelatihannya, dimulai dengan berjalan ke arah timur yang dimana arah menuju ke ibukota kekaisaran Wan ini.


Diperjalanan mereka tidak menemui masalah yang besar, hanya beberapa beast lemah saja yang mencoba menghadang mereka, tapi masalah itu dengan cepat diselesaikan oleh Mo Shen yang sedang bersantai di atas tubuh Mo Lang.


Tak terasa mereka sudah berlari selama beberapa jam dan hari sudah mau gelap, tapi beruntungnya mereka menemukan sebuah kota kecil yang memungkinkan mereka untuk menginap di penginapan dan bukan tidur di tempat terbuka.


Saat jarak mereka hanya beberapa kilometer saja dari kota itu Mo Shen menyuruh Mo Lang untuk berhenti, saat mereka berhenti Mo Shen menggunakan topeng yang dipakai olehnya dulu dan ia meminta Mo Lang untuk mengecilkan tubuhnya.


Mo Lang pun mengiyakan permintaan Mo Shen dan mengecilkan tubuhnya, kini tubuhnya seukuran dengan kucing dewasa, dengan tubuhnya yang agak kecil serta bulunya yang begitu lebat membuat Mo Shen semakin imut, bila seorang perempuan melihatnya pasti mereka akan tergoda untuk memeluk Mo Lang.


Kini Mo Lang berada di pelukan Mo Shen karena Mo Shen merasa bahwa dengan memeluk Mo Lang akan membuat Mo Lang tidak terpisah darinya. Mo Lang pun tak keberatan dipeluk oleh Mo Shen malahan ia sangat senang karena berada begitu dekat dengan tuannya.


Tanpa basa-basi lagi mereka berjalan menuju ke arah gerbang masuk kota, saat sudah berada dekat dengan kota Mo Shen dapat melihat nama dari kota itu.

__ADS_1


"YuchunDe?"


__ADS_2