Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-71 Dimensi Spesial 4


__ADS_3

Pertarungan pun sudah tidak dapat dihindari lagi, kini Mo Shen dan Mo Lang tengah bersiap dengan kewaspadaan tingkat tertinggi mereka.


Dan tak lama setelah itu burung Vermilion yang ada didepan mereka pun mengeluarkan pekikan keras, dan tampa ragu ia menyerang Mo Shen dan Mo Lang.


Burung Vermilion menyerang dengan menggunakan cakarnya yang dilapisi dengan api, serangan tersebut sangatlah cepat, bahkan Mo Shen sekalipun kesusahan untuk menghindarinya.


Kini pertarungan mereka telah berlalu selama beberapa menit, dan selama beberapa menit itu Mo Shen dan Mo Lang telah menerima beberapa luka di tubub mereka.


Tapi berbeda dengan mereka burung Vermilion itu tidak mendapatkan luka satupun di tubuhnya. Semua ini diakibatkan oleh regenerasi burung itu yang cukup tinggi.


Dikarenakan mereka memiliki Bloodline dari Phoenix sehingga mereka memiliki regenerasi lula yang cukup tinggi. Dan untuk Phoenix sendiri mereka bisa dibilang abadi, karena bukan hanya tingkat regenerasi mereka yang tinggi, saat mati juga mereka dapat berubah menjadi abu dan terlahir kembali dari abu tersebut.


Tapi hal itu memerlukan waktu yang sangat lama, bisa ribuan, ratusan atau bahkan jutaan tahun untuk mereka terlahir kembali.


Dan kini suasana hati Mo Shen sedang berada di titik terendahnya.


"Hah hah hah, dasar burung sial*n bagaimana bisa eksistensi seperti kalian ini terlahir di dunia"


Setelah mengumpat sejenak Mo Shen kembali melancarkan serangannya, kali ini ia tidak memakai teknik pedang sedikitpun, melainkan hanya menggunakan energi Qi yang dilapisi ke pedangnya.


Dan setelahnya ia dengan Mo Lang kembali menyerang burung Vermilion itu dengan sangat brutal, dan bisa dibilang keadaan hampir berbalik.


Serangan tiada henti dari Mo Shen dan Mo Lang itu dapat mengimbangi regenerasi milik burung Vermilion, dan semakin lama serangan mereka semakin lebih kuat.


Bahkan sekarang regenerasi milik burung Vermilion itu tidak dapat lagi dibandingkan dengan serangan mereka.


"Bagus, dengan ini ada kemungkinan kita untuk mengalahkannya, lanjutkan terus Xiao Lang, lakukan sampai stamina mu habis"


Mendengar perintah dari tuannya itu Mo Lang semakin semangat menyerang burung Vermilion tersebut.


Dan tak lama setelah itu, burung Vermilion merasa bahwa regenerasi miliknya sudah tidak dapat lagi menahan serangan dari Mo Shen.

__ADS_1


Sehingga ia memutuskan untuk lebih menjaga jarak dari Mo Shen dan Mo Lang dengan terbang lebih tinggi lagi. Dan Mo Shen yang melihat itu semakin panik karena ia tidak menyangka bahwa burung Vermilion itu lebih pintar dari yang dia duga.


"Dasar ayam sial*n"


Tapi Mo Shen tetap tidak mau menyerah, ia sekarang menggunakan teknik pedsng miliknya untuk menyerang burung Vermilion itu. Dan burung Vermilion tersebut kini menyerang Mo Shen bukan lagi dengan cakar, melainkan dengan api ciptaannya sendiri.


Dan kini pertarungan jarak jauh pun terjadi, Mo Shen masih menyerang dari jauh sambil mencari letak kelemahan dari burung Vermilion tersebut.


Karena menurut buku kuno yang dia baca bahwa setiap beast yang memiliki Bloodline dari Phoenix akan memiliki sebuah inti yang dapat meregenerasikan tubuh mereka.


Tapi inti tersebut tidak semuanya berada di tempat yang sama. Dan saat ini dengan Mo Lang yang menahan serangan dari burung Vermilion itu sehingga membuat Mo Shen lebih leluasa dalam mencari inti dari burung Vermilion yang ada didepannya ini.


Dan setelah 30 menit mencari akhirnya ia menemukan inti tersebut, inti itu berada tepat di leher burung Vermilion itu. Dan melihat hal itu Mo Shen tersenyum tipis dan berkata.


"Baiklah Xiao Lang aku memiliki sebuah rencana, kamu alihkan terus perhatiannya, dan tunggu aba-aba dariku untuk menggunakan itu"


Mendengar hal itu Mo Lang hanya menganggukkan dan mulai mendekati burung Vermilion itu sedikit demi sedikit, tujuannya tak lain adalah agar burung Vermilion tersebut tidak menghiraukan Mo Shen yang ada dibelakangnya.


Tapi melompat sambil menyerang tidak terlalu efektif, maka dari itu Mo Lang memutuskan untuk menyerang dengan cara lain. Kini ia berdiri tegak dengan empat kakinya didepan burung Vermilion dan sesaat kemudian ia mengayunkan cakarnya kearah burung Vermilion.


Dan setelah cakarnya di ayunkan muncul sebuah energi Qi berwarna hitam dan langsung mengarah ke burung Vermilion itu. Serangan Mo Lang tersebut mirip dengan tebasan kematian milik Mo Shen.


Ternyata selama dua tahun di hutan Mo Lang juga mempelajari teknik bertarung dari Mo Shen, dan serangan tadi adalah salah sau dari teknik bertarung yang dipelajarinya, yaitu Cakar Kegelapan.


Serangan tiba-tiba dar Mo Shen itu tepat mengenai burung Vermilion sehingga membuat burung itu terluka, tapi sayangnya luka itu dapat sembuh dengan cepat sehingga membuat Mo Lang tidak berpuas diri dan terus menyerangnya.


Dan pertarungan dari mereka tersebut telah memakan waktu kurang lebih 20 menit, tapi saat ini belum ada tanda-tanda bahwa mereka akan kalah, tapi walaupun begitu mereka sudah kelelahan karena mengeluarkan banyak serangan dari teknik mereka masing-masing, hal tersebut sangat menguras energi Qi milik mereka berdua.


Dan tak lama setelah itu dari belakang Mo Lang terdengar sebuah suara.


"Baiklah Xiao Lang, ini saatnya"

__ADS_1


Setelah mendengar suara itu Mo Lang agak menjauh dari burung Vermilion sehingga membuat jarak antara mereka. Dan kini ia berdiri tegak sambil menatap tajam ke arah burung Vermilion tersebut, san setelahnya ia pun mengeluarkan sebuah auman yang sangat keras.


GGGGRRROOOAAAARRRRRR


dan kalau dilihat baik-baik auman tersebut adalah sebuah teknik bertarung dikarenakan di dalam gelombang auman itu terdapat banyak energi Qi milik Mo Lang.


Burung Vermilion yang mendengar auman tersebut merasa bahwa tubuhnya tidak bisa digerakkan, wajar bagi burung Vermilion itu tidak dapat bergerak karena bagaimanapun teknik yang digunakan oleh Mo itu adalah teknik tingkat tinggi yang bernama, Auman Raja.


Dan setelah itu dari kejauhan terlihat Mo Shen yang tengah mengarahkan ujung pedangnya ke arah burung Vermilion itu.


"Teknik Pedang Dewa Iblis: gerakan pertama, tusukan kematian"


Setelah mengucapkan nama teknik itu Mo Shen melakukan gerakan menusuk dari jauh dan setelah itu terdapat lubang besar di leher burung Vermilion tersebut.


Serangan dari Mo Shen tersebut bukan hanya memberikan luka parah tapi menghancurkan inti burung Vermilion sekaligus.


Dan setelah itu burung Vermilion itu melihat Mo Shen dengan tatapan tidak percaya, bagaimana bisa serangan Mo Shen bisa sangat cepat dan tak terlihat, tapi walaupun begitu sudah terlambat untuk memikirkannya, dan perlahan burung Vermilion tersebut menjadi abu dan akhirnya menghilang dari dunia ini.


Melihat hal itu Mo Shen hanya tersenyum puas dan berjalan ke arah abu dari burung Vermilion itu, walaupun ia sangat kelelahan karena mengeluarkan sebuah teknik pedang yang tingkat dewa.


Kini ia telan berdiri didepan abu burung Vermilion tadi dan dengan cepat ia memasukkan semua abu tersebut ke dalam satu tempat.


"Heheheh betapa beruntungnya aku menemukan bahan Alkimia tingkat tinggi"


Benar saja, dengan menggunakan abu dari burung Vermilion seorang alkemis dapat membuat Pil tingkat Surgawi atau bahkan tingkat Kuno.


"Baiklah, selanjutnya tinggal mengecek apa yang dilindungi oleh burung Vermilion ini, uggghhh Xiao Lang bisakah kamu mengantarku ke altar itu, seperti aku sudah semakin kesusahan untuk berjalan"


Dan tampa pikir panjang Mo Lang segera menaiki Mo Shen ke punggungnya dan segera menuju ke altar yang berada di tengah ruangan itu.


Sesampainya disana Mo Shen sangat terkejut dengan apa yang ada di altar itu bahkan ia hampir saja pingsan karena mengetahui apa yang ada di altar itu.

__ADS_1


"I-ini bagaimana bisa, hahahaha sepertinya keberuntunganku masih saja sangat tinggi"


__ADS_2