Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-21 Menjadi Terkenal


__ADS_3

Setelah meratakan sekte Bukit Pedang Mo Shen segera bergegas pergi dari sana meninggalkan para pelayan sekte Bukit Pedang yang tidak bisa berkultivasi disana.


Hanya butuh waktu beberapa jam saja berita tentang kehancuran sekte Bukit Pedang telah menyebar ke seluruh ibukota kekaisaran Xu dan menyebabkan kehebohan diantara warga biasa dan para kultivator di ibukota kekaisaran.


"Apakah kau sudah mendengar hal tentang sekte Bukit Pedang? Kabarnya sekte itu dihancurkan sampai rata"


"Ahh iya aku juga mendengarnya, menurut kabar yang kudengar bahwa sekte itu dihancurkan hanya dalam beberapa jam saja"


"Bukan hanya itu, yang menghancurkan sekte itu hanya seorang pemuda dan seekor serigala saja"


"Oh iya pemuda tersebut itu juga adalah seorang buronan yang dicari oleh sekte Bukit Pedang yang bernama Mo Shen"


"Hahhh kasihan sekali mereka, mereka berpikir hanya dengan kekuatan itu dapat berbuat seenaknya saja sampai akhirnya mereka menyinggung seseorang yang salah"


Para warga dan kultivator yang berada di ibukota terus menerus membicarakan apa yang terjadi pada sekte Bukit Pedang. Ada yang merasa kasihan atas apa yang menimpa sekte itu, ada juga yang tertawa karena merasa bahwa sekte Bukit Pedang sangat bodoh sehingga menyinggung orang yang salah.


Sementara itu di istana kekaisaran Xu lebih tepatnya diruang singgasana Kaisar kekaisaran Xu saat ini Xu Feng sedang duduk di singgasananya sembari mendengarkan laporan dari seorang jenderal di kekaisaran Xu.


"Yang mulia, menurut yang hamba dengar dari para pelayan sekte Bukit Pedang yang selamat tersebut bahwa yang menghancurkan sekte Bukit Pedang sampai habis ialah seorang pemuda dan seekor beast serigala, nama dari pemuda tersebut ialah Mo Shen yang menyebut dirinya sendiri sebagai Dewa Iblis Agung" lapor jendral tersebut ke Xu Feng.


Mendengar apa yang dilaporkan oleh jenderalnya Xu Feng hanya mengangguk dan menghela nafas panjang.


"Haahhh karena sekarang sekte Bukit Pedang sudah hancur maka itu akan berdampak pada kekuatan kekaisaran kita, tapi kita juga tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi Mo Shen ini, jadi kasus kali ini kita tutup saja, kalau masih banyak warga yang ingin mengetahui lebih lanjut ucapkan saja pada mereka bahwa sekte Bukit Pedang telah menyinggung seseorang yang kuat yang berasal dari wilayah lain" ucap Xu Feng panjang lebar.

__ADS_1


"Baik, yang mulia" ucap jendral tersebut.


Serang menerima perintah dari Xu Feng jendral tersebut langsung melaksanakan perintah dari Xu Feng.


Sementara itu disebuah tempat yang bisa dibilang seperti kota, tempat ini adalah lokasi dari sekte Merak Api yang menjadi satu-satunya sekte besar di kekaisaran Xu, walaupun sekte ini hanya akan menjadi sekte menengah di wilayah lain akan tetapi di wilayah utara yang energi Qi alam nya jauh lebih tipis dari yang lainnya sekte Merak Api ini sudah dikategorikan sebagai sekte besar karena memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan dari kekaisaran.


Di sebuah ruangan yang besar terdapat sebuah singgasana yang di atasannya duduk seorang pria tua. Pria tua tersebut ialah Xie Kun yang merupakan kepala sekte dari sekte Merak Api yang saat ini berada di ranah Raja tingkat 6 setingkat dengan Kaisar Xu saat ini kakeknya juga yang bernama Xie Ming berada di ranah Raja tingkat 8 dan saat ini sedang melakukan kultivasi tertutup demi menerobos ke ranah raja tingkat 9 yang dimana ranah tersebut sudah menjadi ranah terkuat di wilayah utara ini.


Di ruangan tersebut juga terdapat 8 orang yang lain yang dimana seorang adalah wakil ketua sekte bernama Ning Shu memiliki ranah kultivasi Raja tingkat 5 satu tingkat dibawah Xie Kun.


Tujuh orang lainnya adalah tetua dari sekte Merak Api yang dimana memiliki basis kultivasi dari ranah Raja tingkat 1 sampai ranah Raja tingkat 4.


", Ketua sekte sepertinya pemuda yang bernama Mo Shen ini adalah orang yang sangat sulit untuk ditangani" ucap tetua ke 4 memberikan pendapat.


"Dan juga dari apa yang kudengar dari para pelayan yang selamat bahwa Ming Chui sempat menggunakan sebuah teknik terlarang yang membuat kultivasinya meningkat satu ranah sehingga ranah kultivasinya saat itu berada di ranah Kaisar tingkat 5 akan tetapi itu juga tidak dapat mengalahkan pemuda yang bernama Mo Shen ini" ucap tetua ke 1.


"Hmmm kalau seperti itu akan menjadi masalah yang sangat berbahaya jika kita berhadapan dengannya" ucap Ning Shu.


"Bagaimana menurut anda ketua sekte?" lanjutannya sembari bertanya kepada Xie Kun.


"Kita tidak perlu mencari gara gara dengan pemuda Mo Shen ini karena itu akan menjadi masalah yang berat jika kita menyinggungnya, sampaikan perintahku kepada semua murid bahwa jika ada diantara mereka yang bertemu dengan Mo Shen jangan pernah ada yang bersikap kurang ajar padanya apalagi kalau sampai memprovokasinya dan juga jelaskan ciri ciri pemuda yang bernama Mo Shen ini kepada mereka agar mereka tidak salah sangka" ucap Xie Kun sembari memberikan perintah.


"Baik ketua sekte" ucap mereka semua yang berada dalam ruangan tersebut. Segera semua orang yang berada di dalam ruangan singgasana itu langsung keluar dan kembali ke kediaman mereka masing masing.

__ADS_1


"Hahhh semoga saja pemuda Mo Shen ini tidak akan membawa kekacauan di kekaisaran Xu ini" ucap Xie Kun sambil menghela nafas panjang.


Sementara itu disebuah hutan yang lebat terlihat seorang pemuda dan juga seekor serigala yang bulunya berwarna merah kehitaman, pria dan serigala tersebut tak lain adalah Mo Shen dan Mo Lang yang baru saja sampai disebuah hutan setelah menghancurkan sekte Bukit Pedang.


"Hacih.... Apakah ada yang sedang membicarakan ku?" ucap Mo Shen dengan heran.


"Sudahlah itu tidak penting, yang lebih penting sekarang ialah menjelajah ke wilayah lain karena wilayah utara ini sudah tidak cocok lagi untukku berkultivasi" ucap Mo Shen.


"Hhhmmm tapi wilayah mana yang akan kutujui sekarang" ucap Mo Shen dengan heran.


"Harusnya jarak wilayah terdekat dari tempatku ini adalah wilayah timur, baiklah sudah kuputuskan aku akan pergi ke wilayah timur, tapi sebelum itu aku harus menyembunyikan tingkat kultivasiku dulu" ucap Mo Shen yang telah menemukan tujuan selanjutnya.


Berikutnya Mo Shen segera menekan aura Qi yang berada di dalam tubuhnya sehingga sekarang ia terlihat seperti warga biasa yang tidak dapat berkultivasi.


Setelah menekan aura Qi miliknya Mo Shen juga meminta Mo Lang agar melakukan hal yang sama dengannya.


"Xiao Lang segera tekan kultivasimu agar tidak menyebabkan masalah kedepannya" ucap Mo Shen.


Mo Lang yang mendengar hal tersebut langsung menurui apa yang diperintahkan oleh Mo Shen.


"Ahh apakah aku harus melepaskan topeng ini agar tidak menarik perhatian banyak orang yahh" ucap Mo Shen sembari berpikir lama.


Setelah lama memikirkannya akhirnya Mo Shen segera melepaskan topengnya, wajah Mo Shen saat ini dapat membuat setiap perempuan terpesona karena rambut hitamnya yang panjang dan dikucir kuda, tatapan matanya yang tajam, warna pupil matanya yang berwarna merah dengan garis vertikal yang membuatnya terkesan seperti hewan buas dan juga kulitnya yang putih halus seperti bayi yang dapat membuat perempuan iri.

__ADS_1


Setelah melepaskan topengnya Mo Shen dan Mo Lang segera berlari menuju ke arah wilayah timur dengan kecepatan yang tinggi.


__ADS_2