
"Qi kegelapan!!"
Mo Shen dikejutkan dengan apa yang baru saja dikeluarkan oleh muridnya, karena dengan menguasai Qi kegelapan itu tandanya Zi Yan telah sepenuhnya menguasai teknik kultivasi dewa kegelapan dan membangkitkan elemen kegelapan miliknya.
Zi Yan menguasai teknik kultivasi dewa kegelapan hanya dalam beberapa bulan saja dan ini sudah diluar perkiraan Mo Shen. Awalnya Mo Shen memperkirakan bahwa Zi Yan akan menguasainya setelah satu tahun penuh berlatih, tapi sepertinya ia terlalu meremehkan bakat muridnya yang sangat mengerikan itu.
"Bagaimana guru apa dengan ini aku sudah sepenuhnya menguasai teknik kultivasi dewa kegelapan?"
"Iya, dengan mengendalikan energi Qi kegelapan yang ada di dalam dantian mu maka kami telah menguasai sepenuhnya teknik kultivasi dewa kegelapan. Selanjutnya kami tinggal menyerap energi kegelapan yang ada dan menaikkan ranah kultivasimu"
"Baik guru"
Dengan bersemangat Zi Yan pun kembali duduk bersila dan menyerap semua energi Qi kegelapan yang ada di sekitarnya. Dan proses tersebut diulang lagi dan lagi selama 6 bulan, dalam jangka waktu tersebut tahap kultivasi Zi Yan telah melonjak draktis yaitu tahap Pemurnian Tubuh tingkat 9 yang dimana tinggal sedikit lagi untuknya menerobos ke ranah Pemurnian Jiwa.
Sekali lagi Mo Shen dibuat tercengang oleh Zi Yan, pasalnya bakat yang dimiliki oleh anak perempuan ini adalah bakat yang sangat dicari-cari oleh semua kultivator di dunia ini, karena mulai dari tingkat pemahamannya akan kultivasi dan juga kecepatan kultivasinya yang mengerikan membuat semua orang yang memandang diri mereka sendiri sebagai jenius merasa malu.
Kini Zi Yan dan Mo Lang tengah duduk berhadapan, terlihat Mo Shen sedang mengatakan sesuatu pada Zi Yan.
"Zi Yan, apa kaj lebih suka menggunakan pedang atau tangan kosong?"
"Hmmm.... pedang guru"
"Alasannya kenapa?"
"Karena dengan menggunakan pedang aku dapat dengan mudah memotong anggota badan musuhku sehingga mereka akan lebih cepat mati"
"Baiklah kalau begitu"
Tanpa basa-basi Mo Shen menyentuh kening Zi Yan dengan jari telunjuknya, hal ini dia lakukan seperti saat ia mentransfer ingatannya mengenai teknik kultivasi dewa kegelapan. Kali ini Mo Shen memberikan Zi Yan ingatan tentang beberapa teknik pedang dan diantaranya.
Teknik Pedang Dewa Kegelapan
Teknik Pedang Mawar Pembunuh
__ADS_1
Teknik Pedang Tarian Kegelapan
Ketiga teknik pedang ini tidak berada di tingkat yang sama pasalnya teknik yang pertama berada di tingkat Dewa-Menengah, yang kedua berada di tingkat Supranatural-Tinggi, dan yang terakhir berada di tingkat Merah-Tinggi.
"Baiklah pelajari dulu ketiga teknik ini tapi jangan langsung kamu gunakan karena itu akan menguras habis energi Qi yang ada di dantian mu. Juga aku sudah menyisipkan beberapa teknik pedang sederhana dan juga beberapa teknik bertarung tangan kosong untuk berjaga-jaga kalau saja kamu kehilangan pedangmu"
"Baiklah guru terimakasih, aku akan segera mempraktikannya"
"Ahh Zi Yan tunggu dulu aku hampir lupa sesuatu"
Mo Shen pun mengeluarkan tiga pedang dari cincin penyimpanan miliknya, pedang-pedang ini diambilnya dari goa milik Mo Lang yang dimana ketiganya adalah artefak dan memiliki tingkat yang sama yaitu Hitam, tapi diantara ketiganya ada satu yang berada di ranah Hitam-Tinggi dan sisanya adalah ranah Hitam-Menengah.
"Ini ambilah ketiga pedang ini untuk kamu gunaka"
Mo Shen pun menyerahkan ketiga pedang itu pada Zi Yan, tak lupa juga ia memberikan cincin penyimpanan padanya. Zi Yan yang menerima hadiah dari gurunya itu sangat terkejut, pasalnya ia tahu nilai dari ketiga pedang itu dan itu tidaklah murah.
Apa yang dikatakan oleh Zi Yan itu benar, karena di benua Xuanyuan ini artefak sudah agak lanka untuk didapatkan, kultivator sekarang hanya dapat menggunakan senjata buatan pandai besi saja yang dimana kualitasnya sangat berbeda dengan artefak walaupun berada di tingkat yang sama.
"Terimalah ini Zi Yan, walaupun kamu belum memberikan apapun padaku tapi suatu saat nanti kamu pasti dapat membayar atas semua yang telah kulakukan padamu saat ini"
"Baiklah guru"
Mendengarkan nasihat dari gurunya membuat rasa bimbang dihatinya menghilang seketika, ia pun mendekati Mo Shen dan menerima ketiga pedang itu lalu memasukkannya ke cincin penyimpanan yang diberikan oleh Mo Shen.
"Sudahlah cepat berlatih sana"
Tanpa basa-basi lagi Zi Yan pergi agak jauh dari Mo Shen dan mulai berlatih beberapa teknik pedang yang diberikan oleh Mo Shen. Zi Yan pun terus berlatih hingga tidak menyadari bahwa hari sudah mulai gelap, karena sudah waktunya untuk mereka pulang Mo Shen mendekati Zi Yan untuk mengajaknya pulang.
"Zi Yan hari sudah hampir gelap ayo kita pulang ke rumah"
"Baik guru"
Ditengah perjalanannya Zi Yan tidak berbicara sedikitpun, hal ini sungguh aneh bagi Mo Shen pasalnya setiap mereka berjalan pulang Zi Yan pasti akan membicarakan sesuatu.
__ADS_1
Zi Yan mungkin saat ini terlihat sangat dian tapi dalam hatinya ia sedang memikirkan sesuatu.
'bagaimana ini aku belum mempunyai rencana untuk membayar kebaikan guru dimasa depan, guru terlihat sangat kuat jadi sudah pasti ia tidak memerlukan pengawal pribadi untuknya, apa a-aku haru menjadi w-wanitanya guru? Tidak-tidak hal itu tidak bisa kuputuskan tanpa persetujuan guru, lantas apa yang harus kuberikan padanya!! Hahhh kepalaku sungguh sakit memikirkan ini'
Melihat ekspresi muridnya yang sepertinya sedang tertekan membuat Mo Shen sedikit khawatir dan bertanya.
"Zi Yan apa yang sedang terjadi padamu? Kamu terlihat sedang frustasi akan sesuatu?"
"Aku tidak apa-apa guru, hanya memikirkan sesuatu saja"
"Hmm baiklah kalau kamu memerlukan saran atau nasihat dariku kamu bisa mengatakannya"
"Baik guru"
Tak lama kemudian mereka sampai kerumah dan menjalani aktivitas seperti biasa lalu keesokan harinya juga masih sama seperti sebelumnya diamana setiap harinya Zi Yan berlatih, tapi kini latihan Zi Yan agak spesial dimana baru beberapa jam setelah ia mempelajari teknik pedang Mo Shen selalu mendatanginya untuk berlatih pedang dengan Mo Shen.
Mo Shen juga melatih Zi Yan agar dapat menggunakan pedang dengan handal walaupun tanpa teknik pedang satupun karena hal itu akan sangat berguna baginya.
....................
Tiga bulan kemudian.....
Dalam tiga bulan ini Mo Shen telah mengajari banyak hal tentang pedang pada Zi Yan, bukan hanya itu Zi Yan juga telah mendapatkan beberapa teknik dari elemen kegelapan miliknya, contohnya adalah bayangan kegelapan dimana Zi Yan membuat tiruan dirinya yang sama persis dengannya dalam hal kekuatan dan lain-lain
Juga ada teknik yang bernama ruang kegelapan diamana Zi Yan mengurung targetnya dalam sebuah ruangan gelap yang membuat targetnya kehilangan Indra penglihatan, di dalam ruangan gelap itu hanya Zi Yan saja yang dapat melihat dengan jelas.
Saat ini Mo Shen dan Zi Yan terlihat sedang membicarakan sesuatu.
"Zi Yan sepertinya sudah waktunya untukmu mencoba itu"
"Apa itu guru?"
"Berburu beast di hutan"
__ADS_1