Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-63 Kota Ruoxi


__ADS_3

Dua bulan kemudian.


Di sebuah hutan yang lebat, terlihat seorang pemuda dan serigala tengah duduk dibawah rindangnya pohon.


Mereka berdua bukan lain adalah Mo Shen dan Mo Lang yang sedang beristirahat, tempat mereka beristirahat saat ini adalah sebuah hutan yang berada tepat di arah barat ibukota kekaisaran Wan.


Ibukota Kekaisaran Wan bernama kota Ruoxi. Kota ini berukuran sangat besar, lebih besar dari dua ibukota yang didatangi oleh Mo Shen sebelumnya.


Kekuatan tertinggi di ibukota ini adalah kaisar saat ini yang namanya adalah Wan Ji Han, ranah kultivasi Wan Ji Han ini adalah ranah Surgawi tingkat 3 dan hanya sedikit lagi sampai ia naik ke tingkat 4.


Juga terdapat rumor kalau ayah dari kakek kaisar saat ini masih hidup dan sedang menyembunyikan dirinya.


Saat ini Mo Shen masih beristirahat akibat masih kelelahan karena melakukan perjalanan jauh dari desa XinTing sampai ke Kota Ruoxi ini.


Walaupun bergerak dengan kecepatan yang luar biasa tapi mereka masih membutuhkan waktu 2 bulan untuk sampai ke kota ini, semua itu disebabkan karena Mo Shen masih singgah ke beberapa kota.


Mo Shen singgah di kota-kota itu bukan tampa alasan, ia singgah untuk melakukan beberapa pembantaian kecil pada beberapa sekte dan clan. Penyebab dari pembantaian itu tidak lain karena mereka menyinggung Mo Shen.


Walaupun hanya tersinggung sedikit tapi Mo Shen yang gampang marah itu membantai mereka semua karena sifat yang dimilikinya di kehidupan yang lalu belum hilang sedikitpun.


Kejam terhadap musuh dan ramah terhadap rekan itulah prinsip yang dianut oleh Mo Shen baik itu dikehidupan sebelumnya ataupun saat ini.


Juga Mo Shen meninggalkan jejak miliknya berupa nama dan beberapa kata-kata ancaman, tapi ia tetap menggunakan topeng jadi bila ada yang melihatnya melakukan pembantaian itu maka mereka hanya akan mengetahui bahwa pembantaian yang mereka lihat dilakukan oleh seorang pemuda bertopeng.


Berkat berbagai pembantaian itu nama Mo Shen semakin terkenal di wilayah barat ini, ada yang merasa takut dan gelisah akibat kelakuan Mo Shen ini dan ada juga yang merasa gembira.


Mereka yang gembira itu adalah penduduk dari kota yang menjadi tempat pembantaian, alasan mengapa mereka gembira akan pembantaian itu karena mereka semua sering ditindas oleh sekte dan clan yang Mo Shen bunuh.


Pihak kekaisaran juga tidak tinggal diam, mereka sudah melakukan berbagai upaya untuk menangkap Mo Shen tapi usaha mereka sia-sia.


"Baiklah Xiao Lang, waktu istirahat sudah selesai, sekarang sudah saatnya kita memasuki ibukota Kekaisaran ini"

__ADS_1


Kali ini Mo Shen tidak menggunakan topengnya, ia juga mengganti pakaiannya yang sebelumnya adalah hanfu berwarna hitam kini menjadi hanfu berwarna putih dengan garis kebiruan.


Rambutnya yang panjang itu dibiarkan terurai kebawah. Ia juga memeluk Mo Lang yang kini merubah ukuran tubuhnya sebesar kucing, bila perempuan melihat penampilan Mo Shen saat ini dapat dipastikan mereka akan jatuh cinta.


Setelah berjalan selama beberapa menit mereka berdua pun sampai di barisan untuk masuk ke dalam kota. Seperti yang diharapkan Mo Shen menjadi pusat perhatian di barisan itu, para wanita melihatnya dengan penuh gairah sedangkan para lelaki hanya bisa melihatnya dengan rasa iri.


'hahhh menjadi pusat perhatian sangat membosankan, inilah kenapa aku selalu ingin memakai topeng'


Setelah menunggu selama beberapa menit akhirnya tiba juga giliran Mo Shen untuk masuk.


"Kartu identitasnya?"


Tanpa ragu Mo Shen menyerahkan kartu identitas miliknya ke penjaga itu, setelah memeriksa dan memastikan bahwa kartu identitas itu asli ia mengembalikan kartu itu pada Mo Shen dan berkata.


"Baiklah kartu ini asli, sekarang tinggal membayar pajak masuk saja, untuk seorang 1 koin perak hewan peliharaan anda tidak terhitung dalam pajak jadi dia bisa masuk tampa membayar pajak"


Mo Shen hanya menganggukkan kepalanya dan memberikan penjaga itu satu koin perak. Setelah membayar pajak itu Mo Shen dan Mo Lang masuk ke dalam kota tampa halangan.


Ia berjalan ke arah timur kota dan menjelajahinya, dijalan kota ia melihat banyak sekali warga yang sedang bersenda gurau, juga dipinggiran jalan terdapat toko-toko.


'hmm sepertinya kota ini lebih makmur dari kota-kota sebelumnya, apakah ini disebabkan oleh kota ini yang menjadi ibukota kekaisaran?'


Mo Shen tidak mengambil pusing lagi, yang dipikirkannya saat ini adalah berjalan-jalan sejenak. Sampai akhirnya ia merasakan sebuah aura aneh yang berasal dari sebuah villa besar disamping kanannya.


'aura ini... Tidak salah lagi ini adalah aura dari alam immortal, tapi kenapa ada aura immortal di alan kultivator ini?'


'ahhh benar juga, alam immortal sudah mulai mengincar alam kultivator ini makanya tidak aneh kalau terdapat pergerakan dari alan immortal di sini'


Mo Shen langsung menebak apa yang terjadi saat ini, yaitu pemilik villa besar yang ada disampingnya ini telah bekerja sama dengan orang-orang dari alam immortal.


'hahhh sepertinya aku harus menghapus mereka semua ini sampai akar-akarnya, bagaimanapun juga kalau alam kultivator runtuh maka itu akan merusak tatanan semesta ini'

__ADS_1


Mo Shen berencana untuk membubuh semua orang yang ada di dalam villa itu, tapi tidak sekarang karena ia butuh alasan agar dapat membantai mereka, karena walaupun ia kejam tapi ia tidak akan membunuh tampa alasan.


'sudahlah lebih baik akun mencari penginapan terlebih dahulu'


Mo Shen pun berniat untuk mencari penginapan terlebih dahulu, karena ia tidak tahu arahnya maka ia bertanya pada warga-warga yang berada disekitar.


Hingga akhirnya ia sampai di sebuah penginapan mewah, tanpa ragu-ragu Mo Shen memasukinya. Di dalam ia disambut oleh seorang pelayan yang berdiri di depan pintu masuk.


"Selamat datang tuan muda, apakah anda ingin menginap atau hanya sekedar makan saja?"


"Aku ingin menginap disini"


"Baiklah tuan muda, anda bisa langsung mengurusnya di resepsionis disebelah sana"


Mo Shen pun berjalan menuju meja resepsionis ditunjuk oleh pelayan sebelumnya, sesampainya disana ia langsung mengatakan apa yang diinginkannya.


"Aku ingin menginap di kamar termewah penginapan ini selama seminggu"


"Baiklah tuan, biayanya berjumlah 105 koin emas itu sudah termasuk biaya makan tiga kali sehari"


"Baiklah, ambilah ini daj untuk makanannya kalian bisa antarkan saja ke kemarku"


"Baik tuan muda ini kunci kamar anda, kamar anda berada di lantai 5 ruangan nomor 1"


Mo Shen menganggukkan kepalanya, ia menerima kunci dari pelayan itu dan menuju ke kamar dikatakan oleh pelayan tadi.


Dan sesampainya ia didalam kamar itu ia langsung melemparkan dirinya ke kasur untuk beristirahat.


'uwaahhh akhirnya aku bisa tidur lagi di kasur empuk dan nyaman, juga sepertinya aku sudah menemukan beberapa tujuan selama berpergian di alam kultivator ini'


'dan untukmu kaisar bajing*n tunggu saja kedatanganku'

__ADS_1


__ADS_2