Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-69 Dimensi Spesial 2


__ADS_3

"eh? M-maksudnya?"


"Ah iya, sepertinya aku belum mengatakannya, hmmm baiklah akan ku mulai dari awal dulu.


Tujuan kami ke Dimensi Spesial ini adalah untuk memasuki goa yang ada didepan itu, dulu sekitar 30 tahun yang lalu Dimensi Spesial ini pernah terbuka sekali, dan hal itu ditutupi dari publik oleh pemerintah di kekaisaran.


Ayahku juga dulu pernah diutus untuk menjelajahi Dimensi Spesial ini oleh pemimpin sekte sebelumnya yaitu kakekku, karena bersifat rahasia Dimensi Spesial ini hanya bisa dimasuki satu orang per sekte/klan.


Dan secara kebetulan ayahku menemukan pintu goa ini, tapi untuk membukanya ia membutuhkan seseorang untuk ditumbalkan dan tumbal yang diberikan harus hidup. Karena hanya sendiri ayahku tidak dapat membuka pintu goa ini sampai akhirnya Dimensi Spesial menunjukkan tanda-tanda bahwa akan segera tertutup dan saat itu dengan terpaksa ayahku harus meninggalkan Dimensi Spesial ini.


Dan sekarang aku ditugaskan untuk menjelajahi goa ini dan juga sekte tidak ingin mengalami kerugian karena kematian seorang murid, karena itu semua tetua dan ketua sekte sudah sepakat untuk memilihmu sebagai tumbalnya"


Mendengar penjelasan dari Yan Xi Wang itu membuat Mo Shen mengerti keadaannya sekarang ini, para murid yang berada di kelompok itu juga semuanya tersenyum menyeringai karena sedari awal mereka sudah mengetahui apa yang akan mereka lakukan di dalam Dimensi Spesial ini.


Disisi lain Wan Xi Wang sekarang ini sedang tersenyum dingin karena kalau saja ekspedisi mereka ini berhasil dan membawa untubg besar maka dapat dipastikan bahwa ia akan menerima hadiah yang sangat besar dari ayahnya, bahkan bisa saja dia ditunjuk sebagai ketua sekte selanjutnya.


Lalu dengan nada dingin dia berkata.


"Sudahlah, jangan buang-buang waktu lagi, sebaiknya kau menyerahkan dirimu dengan damai daripada aku harus turun tangan untuk menyeretmu"


Mendengar perkataan itu tidak membuat wajah Mo Shen ketakutan sedikitpun, melainkan saat ini ia sedang tersenyum sinis, tak lama kemudian ia tertawa dan berkata.


"Hahahahah, sungguh bocah yang bod*h, sepertinya aku sudah mempunyai alasan untuk membunuhmu"


"Hah? Apakah kau sudah gila karena ketakutan? Bagaimana bisa kau yang hanya berada di ranah Pemurnian Qi tingkat 3 mau membunuhku yang berada di ran- hoeekk"


Belum sempat ia menyelesaikan kata-katanya sebuah tendangan keras melayang tepat diperutnya sehingga membuat ia terlempar jau sampai ke dinding goa yang ada didepan mereka.

__ADS_1


Orang yang menendangnya tak lain adalah Mo Shen yang sampai kini masih menggunakan wujud Qiang Si, sontak hal itu membuat semua orang terkejut, pasalnya Qiang Si yang dikenal sebagai sampah atau aib sekte bisa menendang tuan muda mereka dengan mudahnya.


Tentu saja yang paling terkejut disini adalah Yan Xi Wang, bagaimanapun ia berada di ranah Kelahiran, sedangkan Mo Shen hanya berada di ranah Pemurnian Qi, tapi saat Mo Shen menyerangnya tadi ia tidak dapat melihat gerakannya sedikitpun.


'sial*n bagaimana bisa aku dikalahkan oleh sampah sepertinya'


Tidak sampai disitu kini Mo Shen menyerang Yan Xi Wang kembali dengan brutal, dimulai dari memukulnya, menendangnya, melemparnya, hingga menginjaknya. Para murid yang lainnya juga telah berusaha menolong Yan Xi Wang tapi semuanya berakhir dengan dipukul habis-habisan oleh Mo Shen.


Kini Mo Shen berdiri didepan Yan Xi Wang yang sedang tertunduk lemas, semua badan Yan Xi Wang dipenuhi dengan luka-luka yang cukup berat. Melihat hal itu Mo Shen hanya tersenyum tipis dan berkata.


"Bagaimana rasanya dikalahkan oleh orang kau sebut sebagai sampah?"


Mendengar perkataan Mo Shen membuat Yan Xi Wang menjadi sangat marah sampai-sampai ia mengeluarkan darah dari mulutnya, dan dengan suara lirih ia berkata.


"B-bajing*n bagaimana bisa k-kau memiliki k-kekuatan seperti ini!"


"Ohh baiklah karena kau juga akan segera mati biar kutunjukan satu hal"


"K-kau s-s-siapa kau ini, a-apa yang t-terjadi pada Qiang Si!"


"Ahh bocah itu sudah kubunuh saat perjalanan kesini, aku mencuri identitasnya hanya agar dapat masuk ke Dimensi Spesial ini"


Mendengar perkataan Mo Shen membuat Yan Xi Wang sangat tercengang, lantas hanya untuk masuk ke dalam Dimensi Spesial saja orang ini rela membunuh seorang yang baru ditemuinya.


"Baiklah saatnya kita masuk ketahap dua"


Mo Shen pun mengeluarkan sebuah pil dari cincin penyimpanannya, berbeda dengan Pil Pengumpul Qi yang dibuatnya beberapa hari ini, pil yang ada ditangan Mo Shen sekarang ini adalah Pil Penyembuhan tingkat 2.

__ADS_1


Kegunaan dari pil ini seperti namanya ialah menyembuhkan berbagai luka luar maupun luka dalam, tapi penyembuhan itu tidak akan efektif kalau untuk kutukan.


Juga efeknya tergantung tingkat betapa pil tersebut, dan yang dipegang oleh Mo Shen sekarang ini adalah tingkat 2 yang cukup efektif. Pil tersebut ia dapat dari cincin penyimpanan para kultivator yang dibunuhnya.


"Dengan pil ini maka lukamu akan sembuh dan saat itu juga aku bisa melanjutkan penyiksaannya"


Mo Shen pun dengan paksa menekankan Pil Penyembuhan itu ke dalam mulut Yan Xi Wang, jumlah pil yang dimakankan oleh Mo Shen adalah 3 biji sehingga luka Yan Xi Wang sembuh seketika.


Dan setelah itu Mo Shen melakukan kegiatannya lagi, yaitu menyiksa Yan Xi Wang, menyembuhkannya dan menyiksanya lagi.


...................


Dan sudah 3 jam berlalu semenjak Mo Shen menyiksa Yan Xi Wang, kini keadaan mental Yan Xi Wang sudah sangat buruk, ia bahkan hanya menggumamkan kata-kata yang tidak jelas.


Para pengikut Yan Xi Wang juga sudah sangat ketakutan, pasalnya mereka melihat sendiri apa yang dilakukan oleh Mo Shen pada Yan Xi Wang.


Kini Mo Shen sedang berdiri di depan Yan Xi Wang yang sedang terbaring lemas ditanah itu, dengan rasa kecewa Mo Shen mendecakan lidah dan berkata.


"Ck ck ck, baru begini saja kau sudah kehilangan akal sehat? Sepertinya mentalmu lemah sekali. Sudahlah lebih baik kamu kujadikan tumbal saja, kalian yang disana cepat angka bocah ini dan tumbalkan dia agar pintu goa itu terbuka"


Mereka hanya bisa menuruti perkataan Mo Shen, pasalnya mereka juga tidak ingin disiksa seperti Yan Xi Wang.


Setelah sampai di depan pintu goa itu mereka memasukkan tubuh Yan Xi Wang kedalam sebuah lubang yang ada di pintu itu, karena menurut ketua sekte mereka lubang itu adalah tempat penyerahan tumbalnya.


Dan tak lama setelah itu Yan Xi Wang berteriak meronta-ronta, seakan-akan ia merasakan sakit yang luar biasa saat dijadikan tumbal.


Para murid sekte Huo Zi Gu pun hanya bisa menelan ludah dan merasa beruntung tidak dijadikan tumbal oleh Mo Shen. Dan disisi lain ekspresi Mo Shen hanya biasa saja, malahan ia tersenyum tipis saat ini.

__ADS_1


Setelah teriakan Yan Xi Wang terhenti perlahan-lahan pintu masuk yang menutupi goa itupun terbuka, melihat itu senyum Mo Shen semakin lebar.


'Hahahahaha saatnya menjelajah, baiklah harta karun aku datang!!"


__ADS_2