
Setelah berlari selama beberapa jam akhirnya Mo Shen sampai juga di bagian inti dari Hutan Beast.
Seperti yang dikatakan oleh warga ibukota, suasana di bagian inti hutan sangatlah mencengkam, tapi itu tidak berlaku untuk Mo Shen karena dengan kultivasinya yang berada di ranah Raja tingkat 2 lalu didukung dengan tanda naga yang dimilikinya ia dapat melawan monster yang berada satu ranah diatasnya.
"Seperti yang kuduga teknik "Tanda Dewa Naga Azure" ini akan sangat berguna sekali" ucap Mo Shen dengan senang.
Setelah sampai di bagian inti hutan Mo Shen langsung berkeliling seperti biasa untuk mencari tempat yang energi Qi alamnya tinggi dan pekat sembari berburu monster, karena saat ini ia sedang berada di bagian inti hutan tidak jarang Mo Shen menemukan monster yang berada di ranah Raja.
Bila seorang yang berbeda se ranah dengan Mo Shen yang memasuki inti hutan ini maka itu akan menjadi mimpi buruk terburuknya, akan tetapi itu berbeda dengan Mo Shen, tempat ini hanya akan menjadi taman harta karun nya.
Waktu pun terus berjalan dan Mo Shen saat ini juga masih berburu monster.
"Hahahaha sungguh tempat yang penuh dengan harta dan bahaya disaat yang bersamaan" ucap Mo Shen.
Saat ini Mo Shen sudah mengumpulkan ribuan inti beast mulai dari yang berada di ranah Inti Surgawi sampai ranah Raja.
Tidak hanya itu, Mo Shen juga menemukan banyak sekali bahan herbal di tingkat 4 sampai 7 terkadang juga ia menemukan bahan herbal tingkat 8 dan 9 yang bisa dibilang sangat berharga untuk menjadi bahan pembuatan pil di benua Xuanyuan ini.
Di benua Xuanyuan ini pil yang tertinggi yang pernah dibuat oleh alkemis dulu adalah pil tingkat 9 yang dimana bahan herbal, pil, dan alkemis dibagi atas beberapa tingkat yaitu:
-1
-2
-3
-4
-5
-6
-7
-8
-9
-Spiritual
-Immortal
-Surgawi
-Saint
-kuno
-dewa
Yang dimana tingkat tertinggi di benua Xuanyuan adalah tingkat 9 dan itupun jumlahnya sangat sedikit.
Dengan perasaan yang sangat senang Mo Shen kembali fokus mencari tempat yang terdapat banyak energi Qi alam hingga akhirnya ia menemukan sebuah goa yang terlihat misterius.
Goa tersebut memiliki bentuk yang besar dengan hawa mencengkam, selain itu Mo Shen juga mencium bau darah yang pekat dari dalam goa tersebut.
"Hmmm setelah menjelajahi bagian inti dari Hutan Beast ini pertama kalinya aku melihat sebuah goa, apakah ini goa yang disebutkan oleh pelayan sebelumnya?" ucap Mo Shen.
__ADS_1
"Arrghh sudahlah sebaiknya aku masuk dan mengecek nya sendiri" lanjutannya.
Karena rasa penasarannya ia pun langsung memasuki goa tersebut.
Hawa mencengkam semakin terasa saat Mo Shen memasuki goa itu lebih dalam lagi, hingga akhirnya Mo Shen sampai disebuah tempat yang bisa dibilang sangat luas untuk seukuran goa.
Di tempat itu terdapat banyak tulang manusia yang berserakan, lalu ditengah dari kumpulan tulang itu terdapat seekor monster yang bisa dibilang besar, monster itu memiliki buluh yang berwarna merah darah, tingginya mencapai 7 meter dan lebarnya sebesar 3 meter, monster tersebut adalah serigala darah yang dimana termasuk dalam kategori monster dengan garis darah yang langka, tidak hanya itu serigala darah ini berada di ranah yang bisa dibilang sangat mengerikan di wilayah utara ini yaitu ranah Kaisar tingkat 1 puncak hanya selangkah lagi ia akan menuju ranah Kaisar tingkat 2, dan disekitar serigala tersebut terdapat 20 serigala yang berada di ranah raja tingkat 8 dan 9 sepertinya para serigala itu adalah bawahan dari serigala darah.
"Apa apaan ini mengapa goa ini memiliki banyak sekali monster ranah Raja dan bukan hanya itu pemimpin mereka sekarang ini berada di ranah Kaisar, kalau mereka ingin menyerang kekaisaran Xu maka ini akan menjadi hal yang sangat mudah" ucap Mo Shen.
Kalau orang lain yang melihat pemandangan di depan mereka ini pasti akan langsung ketakutan sampa mati, tapi utu berbeda dengan Mo Shen ia terlihat sangat gembira karena menurutnya pasti gao ini menyimpan suatu harta yang berharga.
Karena tidak mungkin untuk seekor beast walaupun ia memiliki bloodline yang sedikit unik dapat mencapai ranah Kaisar di wilayah utara ini hanya dengan mengandalkan Qi alam.
"Hehehe kalau aku membunuh semua monster ini maka otomatis harta itu akan menjadi milikku bukan" ucap Mo Shen sambil tersenyum sinis.
Tidak ingin membuang waktu lagi, Mo Shen langsung melesat ke arah kumpulan monster.
Para monster yang merasakan kehadiran lain selain mereka langsung menjadi sedikit waspada tetapi setelah melihat Mo Shen mereka langsung meremehkan Mo Shen karena memiliki ranah kultivasi yang berbeda jauh dibawah mereka.
Merasa diremehkan Mo Shen langsung marah dan berteriak.
"Monster sial*n jangan pernah kalian meremehkanku" teriak Mo Shen dengan marah.
Setelah itu Mo Shen langsung menghilang dari pandangan para monster lalu ia kembali muncul di depan mereka satu persatu dan menyerang hanya dengan kepalan tangannya.
BBOOMMM
BBOOMMM
BBOOMMM
Ledakan demi ledakan terus terjadi, ledakan tersebut terjadi akibat Mo Shen memukul semua monster hingga mereka terlempar ke belakang mengenai dinding goa, tapi serangan itu tidak membunuh mereka akan tetapi membuat mereka merasakan kesakitan di seluruh tubuh.
RRROOOAAARRRR
Para serigala bawahan tersebut berteriak dengan kuat karena kesakitan, mereka tidak menyangka bahwa akan menerima serangan yang akan membuat mereka terluka parah dari Mo Shen.
"Bagaimana? Apakah itu sakit? Itulah akibat dari meremehkan ku yang dijuluki dewa iblis ini" ucap Mo Shen dengan mencibir.
RRROOOAAARRRR
Mendengar cibiran dari Mo Shen para serigala bawahan yang memiliki sedikit kecerdasan karena sudah mencapai ranah Raja langsung menjadi sangat marah, mereka pun langsung menerjang ke arah Mo Shen walaupun menderita luka yang cukup parah.
Melihat itu Mo Shen langsung tersenyum lebar karena melihat mangsanya mengantarkan nyawa mereka sendiri.
"Baiklah waktunya aku mencoba teknik"tinju iblis surgawi" tingkat ke 2" ucap Mo Shen.
"Tinju iblis surgawi gerakan ke 2: tinju iblis menghancurkan gunung"
Tidak seperti sebelumnya energi Qi yang berbeda di kepalan tangan Mo Shen kini lebih banyak.
BBBOOOMMM
Saat Mo Shen memukul udara kosong di depannya, langsung diikuti oleh gelombang energi Qi yang sangat besar keluar dari kepalan tangan Mo Shen dan langsung mengenai serigala sehingga membuat mereka terlempar lagi tapi kini mereka juga menerima serangan yang sangat kuta dari depan sehingga membuat mereka semua mati hanya dengan satu teknik dari Mo Shen.
RRRRAAOOWWWRR
__ADS_1
Melihat para bawahannya mati serigala darah mengaum dengan marah dan langsung melesat ke arah Mo Shen sembari membuka lebar mulutnya dengan harapan dapat menggigit Mo Shen, tapi sayangnya insting Mo Shen jauh lebih peka dari pada yang lain sehingga ia dapat dengan mudahnya menghindari serangan serigala darah.
Melihat mangsanya lolos serigala darah menjadi kesal dan kembali membuka mulutnya lebar-lebar tapi ia tidak bergerak dari tempatnya melainkan mengumpulkan energi Qi di dalam mulutnya dan langsung memuntahkan ke arah Mo Shen.
Tapi sayang sekali, kembali lagi Mo Shen menghindari serangannya, dan bukan hanya itu Mo Shen juga melesat ke arah serigala darah dengan pedang di tangannya lalu menancapkan pedang tersebut tepat di mata kiri serigala darah.
RRRRAAOOWWWRR
Teriakkan kesakitan kembali terdengar dari serigala darah, ia tidak menyangka seorang manusia yang memiliki basis kultivasi yang berada jauh dibawahnya akan memiliki kekuatan semengerikan ini.
Karena merasakan adanya kesenjangan antara kekuatannya dan Mo Shen, serigala darah mundur sedikit dan mendekati mayat bawahannya, merasakan adanya keanehan dengan tingkah serigala darah Mo Shen kembali mengambil sebuah pedang yang berada di cincin penyimpanannya.
Setelah sampai di sebelah mayat para bawahannya ia langsung menggigit mayat tersebut, ternyata ia bermaksud menyerap semua darah bawahnya untuk ia menembus ke tingkat 2 ranah Kaisar.
Melihat itu Mo Shen hanya tersenyum dengan santai membiarkan serigala tersebut menyerap darah bawahannya.
Setelah menyerap semua darah bawahnya ia akhirnya menembus ke tingkat 2 ranah Kaisar.
Melihat itu Mo Shen langsung menerjang ke arah serigala darah, begitu juga dengan serigala darah ia langsung menerjang ke arah Mo Shen.
Mereka berdua kembali beradu serangan sehingga membuat gia tersebut bergetar.
Mo Shen yang menggunakan pedangnya dengan lihai menyerang setiap sisi serigala darah tidak mau kalah serigala darah terus menerus menyerang Mo Shen dengan brutal menggunakan cakar dan mulutnya.
Pertarungan antara mereka berdua terjadi selama beberapa jam hingga akhirnya serigala darah pun tumbang di depan Mo Shen tapi ia tidak mati hanya saja menerima luka yang cukup parah.
Melihat serigala darah yang tumbang didepannya Mo Shen ingin langsung membunuhnya tetapi ia terpikirkan sebuah ide bagus.
"Serigala kecil kau sepertinya memiliki bakat yang unik, akan sayang jika kau mati disini bagaimana mau mempertimbangkan untuk membuat kontrak darah denganku?" ucap Mo Shen dengan tersenyum.
Mendengar itu serigala darah menunjukkan raut wajah terkejut, awalnya ia ingin menolak untuk tunduk kepada manusia tetapi setelah memikirkan kembali kekuatan manusia yang didepannya ia pun mengangguk setuju.
Dengan senyum diwajahnya Mo Shen mengeluarkan setetes darah dari jari telunjuknya dan langsung mengenai dahi dari serigala dan membentuk sebuah segel rumit lalu segel tersebut menghilang seperti tidak pernah ada.
"Baiklah karena saat ini kau adalah bawahanku pertama akan kusembuhkan dulu lukamu ini, dan juga jangan bersikap berlebihan santai saja karena aku tidak menganggap kamu sebagai budakku melainkan rekan" ucap Mo Shen sambil tersenyum.
Mendengar perkataan tuan barunya tersebut membuat serigala darah sedikit senang karena selama ini setiap manusia melihatnya mereka pasti akan langsung memburunya, akan tetapi manusia yang berada di depannya telah mengalahkan dirinya tapi ia tidak dibunuh melainkan diajak menjalani kontrak tuan dan pelayan, walaupun begitu tuanya ini tidak menganggap dirinya sebagai budak melainkan rekan membuat ia merasakan perasaan terharu.
Saat ini Mo Shen telah selesai mengalirkan energi Qi miliknya untuk menyembuhkan serigala darah, serigala darah yang sudah sepenuhnya sembuh tersebut langsung menunduk ke arah Mo Shen seperti ingin mengucapkan terima kasih.
"Hoi hoi jangan menundukkan kepala begitu, bukannya sudah kubilang tadi bahwa kau akan ku anggap sebagai rekan bukan budak ataupun pelayan" ucap Mo Shen.
"Dan juga lebih baik aku memberikan kamu sebuah nama bagaimana kalau Mo Lang, dengan Mo yang diambil dari margaku dan Lang yang artinya serigala" ucap Mo Shen.
Serigala darah yang tersebut menganggukkan kepalanya dengan senang menandakan bahwa ia setuju dengan nama Mo Lang.
"Baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Xiao Lang saja biar kita semakin akrab" ucap Mo Shen dengan senyuman.
Bilang ada seorang dewa dari alam dewa yang melihat senyum diwajah Mo Shen maka ia pasti akan berpikir bahwa yang dilihatnya adalah mimpi, pasalnya Mo Shen dikenal sebagai Dewa Iblis yang suka sekali membantai siapapun yang memprovokasinya.
Setelah menerima sebuah nama dari Mo Shen Mo Lang segera menunduk di depan Mo Shen seolah meminta Mo Shen untuk naik ke punggungnya.
Melihat itu Mo Shen hanya tersenyum dan naik ke punggung Mo Lang.
Melihat tuanya sudah naik Mo Lang segera melesat ke arah lebih dalam dari goa ini, setelah beberapa menit berlari akhirnya Mo Lang segera berhenti tepat di depan sebuah ruangan, karena rasa penasarannya Mo Shen langsung turun dari Mo Lang dan segera masuk ke dalam ruangan tersebut.
Setelah memasuki ruangan itu Mo Shen segera terdiam karena melihat apa yang ada di depannya ini.
__ADS_1
"I-i-ini apakah nyata?".