Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-60 Menjelajahi Hutan Kegelapan


__ADS_3

Dengan kecepatan tinggi Mo Lang berlari menuju ke arah barat dari kota Maoyi dengan Mo Shen yang berada di punggungnya.


Setelah beberapa menit mereka berdua akhirnya sampai ke pinggiran Hutan Kegelapan, Mo Shen mencoba mengedarkan energi Qi miliknya untuk melacak keberadaan iblis yang ada di hutan ini.


Namun usaha Mo Shen tidak membuahkan apapun, yang dia rasakan hanyalah energi Qi negatif yang sangat pekat. Dengan berat hati Mo Shen akhirnya memasuki hutan kegelapan dan menelusurinya untuk mencari keberadaan iblis yang dirumorkan itu.


Dengan cepat Mo Lang berlarian kesana-kesini dan diatasnya ada Mo Shen yang masih mencoba untuk mencari keberadaan iblis yang ada di hutan ini, walaupun kecil kemungkinannya tapi ia tidak akan pernah menyerah demi melindungi ras nya.


Setelah berkeliling cukup lama akhirnya Mo Shen merasakan secuil energi yang biasanya ada di dalam tubuh seorang iblis, ia dengan senang hati berlari menuju ke arah itu dan yang didapatnya adalah sebuah goa yang cukup besar, tapi energi yang dirasakan olehnya seketika menghilang seperti ada yang menyegel energi itu.


"Hmm aku yakin sekali merasakan keberadaannya dari dalam sini, apakah aku harus masuk dan mencarinya?.Sudahlah nanti akan kutahu sendiri saat sudah masuk kedalamnya"


Tanpa basa-basi lagi ia masuk kedalam goa itu. Mo Shen berjalan terus tanpa merasakan kelelahan sedikitpun. Didalam goa itu Mo Shen menemukan beberapa beast yang berada di ranah Inti Surgawi sampai ranah Raja.


Hal itu membuat Mo Shen sangat tercengang karena kekuatan dari beast yang ada di dalam ini bisa memusnahkan sebuah kota besar di kekaisaran Wan inj dengan mudah, juga ia merasakan sedikit energi Qi negatif di dalam tubuh setiap beast yang dibunuhnya.


"Hhmm sepertinya goa ini menyimpan banyak misteri, dan sudah menjadi tugasku untuk menguaknya"


Semakin dalam Mo Shen memasuki goa itu semakin banyak juga beast kuat yang dihadapinya, bukan hanya kuat, terkadang ada beberapa beast yang menggunakan energi kegelapan didalam tubuh mereka.


Hal itu tentu saja membuat Mo Shen semakin penasaran dengan goa ini sehingga membuatnya melanjutkan terus ekspedisi yang dilakukannya demi memuaskan rasa penasaran yang ia miliki.


Setelah beberapa jam bertarung melawan beast yang ada di dalam goa misterius itu akhirnya Mo Shen sampai di sebuah tempat yang lebih besar dari pintu goa yang dimasukinya.


Di ruangan itu terdapat banyak sekali tulang bangkai manusia dan ada juga hewan biasa serta beast. Melihat pemandangan itu tidaklah membuat Mo Shen ketakutan sedikitpun karena menurutnya pemandangan yang ada didepannya ini adalah hal yang biasa-biasa saja.

__ADS_1


Selain tumpukan tulang di tengah ruangan besar itu juga terdapat seekor beast yang cukup besar, dengan tingginya sekitar 4 meter dan bulunya berwarna hitam pekat, beast itu berasal dari ras cheetah kegelapan sebuah beast yang memiliki keintiman dengan energi negatif ataupun kegelapan.


Cheetah yang berada di depan Mo Shen ini memiliki kultivasi ranah Surgawi tingkat 9, sama seperti ranah kultivasi Mo Shen dan Mo Lang saat ini.


"Hmmm sepertinya cheetah ini adalah beast kuat yang diucapkan oleh pemuda itu"


Mo Shen teringat akan perkataan seorang pemuda yang ditemuinya yaitu terdapat seekor beast ranah Surgawi yang menjadi penguasa di hutan ini.


"Hehehe, sepertinya melawan dia akan menjadi lebih seru, walaupun akan sedikit merepotkan ayo kita bunuh kucing ini Xiao Lang"


Mo Lang menganggukkan sebagai jawaban, dan mereka pun semakin mendekati cheetah kegelapan yang sedang tertidur itu dan menyerangnya.


BBOOMMM


Cheetah itu yang awalnya sedang tertidur pulas seketika terpental jauh kebelakang. Ia membuka matanya dengan kemarahan yang tidak dapat dibendung dan memandang Mo Shen dan Mo Lang dengan pandangan marah dan remeh seakan-akan mereka berdua bukan lawan yang pantas untuknya.


"Hmph, sikapmu yang meremehkan lawan itu yang akan menjadi pisau yang akan menusukmu"


Dan benar saja, karena meremehkan lawannya kini cheetah kegelapan badannya sudah dipenuhi banyak luka, mulai dari luka cakaran atau goresan pedang.


Mo Shen dan Mo Lang menyerang cheetah kegelapan dengan menggocek nya dimulai dari Mo Shen menyerang dari arah kanan dan Mo Lang dari depan dan begitu juga sebaliknya.


Sehingga membuat cheetah itu kesulitan untuk menyerang yang mana diantara mereka berdua.


"Hahahaha bagaimana kucing kecil, apakah aku sudah menjadi lawan yang pantas dihadapan mu?"

__ADS_1


Mendengar perkataan Mo Shen yang seakan sedang mengejeknya membuat cheetah kegelapan semakin marah, kini aura hitam terpancar dari tubuhnya.


Aura itu semakin mempadat dan berkumpul di atas kulit cheetah kegelapan. Melihat itu Mo Shen hanya diam saja dan berkata dalam hatinya.


'hmmm sepertinya ia sedang mencoba untuk naik ke ranah selanjutnya, tapi sepertinya kamu memang sudah salah memilih lawan, karena walaupun kau naik ke ranah selanjutnya aku masih dapat mengetahui kelemahanmu'


Memikirkan kebodohan yang dilakukan oleh cheetah itu membuat Mo Shen menyeringai dingin, pasalnya ia sudah lama mengetahui sebuah kesempatan yang dapat mereka gunakan saat seekor beast baru saja naik ranah.


Qi kegelapan yang mengelilingi tubuh cheetah kegelapan itu semakin pekat, bahkan bukan hanya Qi kegelapan saja energi negatif juga terkandung di dalam Qi diserap oleh cheetah itu.


Setelah cukup lama menyerap akhirnya cheetah kegelapan berhenti menyerap dan mengaung dengan bangganya seakan-akan ia sudah menang.


"hehehe kenapa kamu terlihat begitu senang"


Selepas perkataan Mo Shen itu sebuah petir yang sangat kuat jatuh mengenai si cheetah kegelapan. Petir itu berasal dari atas goa yang sepertinya memang sudah diarahkan kepada cheetah itu.


Apa yang terjadi pada cheetah itu adalah hukum surgawi. Karena ia sudah melewati ranah Surgawi dan memasuki ranah Nirwana maka ia akan mendapatkan hukuman petir dari surga.


Dan kalau ia lolos dalam ujian ini maka ia akan secara resmi menjadi seorang kultivator ranah Nirwana, yang dimana ia akan menjadi kultivator terkuat di benua Xuanyuan ini.


Alasan mengapa di benua Xuanyuan ini sudah tidak ada lagi kultivator yang berada di runah Nirwana dan Half-Saint adalah karena petir surgawi ini yang memakan banyak nyawa dari beberapa jenius di benua Xuanyuan.


Melihat cheetah yang ada didepannya terluka cukup parah Mo Shen hanya tersenyum tipis, walaupun lawannya saat ini lebih kuat darinya tapi ia percaya diri dapat melawan cheetah kegelapan itu sekarang ini.


'hahahahaha inilah akibat dari ketidaktahuan mu, kuharap di kehidupan selanjutnya kami bisa menaikkan pengetahuanmu'

__ADS_1


__ADS_2