Return Of Great Demon God

Return Of Great Demon God
ch-67 Menuju Dimensi Spesial


__ADS_3

Tiga hari kemudian.......


Di dalam sebuah kamar mewah, terlihat seorang pemuda yang sedang memfokuskan dirinya pada sesuatu.


Dan disekelilingnya terdapat beberapa bahan herbal yang berterbangan, bahan herbal yang berterbangan itu terbungkus oleh sebuah Api berwarna merah kehitaman.


Pemuda itu bukan lain adalah Mo Shen yang kini masih menyuling pil dengan Api Iblis miliknya.


Pil yang sedang Mo Shen coba buat ini adalah Pil Pengumpul Qi tingkat 2. Selama periode 3 hari ini Mo Shen telah membuat banyak sekali Pil Pengumpul Qi tingkat 1, jumlahnya bahkan bisa mencapai ratusan atau ribuan.


Karena itu ia sekarang ini mencoba untuk membuat pil tingkat 2, tapi ditengah jalan ia sedikit terburu-buru dalam memadatkan pil dan hasilnya.


Boomm


Pil tersebut pecah yang tandanya ia gagal dalam membuat pil tingkat 2, dengan wajah agak kecewa ia pun hanya menghela nafas dan berkata.


"Hahhh sudah berapa kali aku mencoba membuat pil tingkat 2, tapi hasilnya? Sial*n gagal dan gagal lagi"


"Hufft baiklah Mo Shen, hanya karena kau gagal beberapa kali jangan mudah menyerah, dan juga hanya tinggal beberapa jam lagi sebelum pintu gerbang Dimensi Spesial terbuka, kalau begitu sebaiknya aku menjadi alkemis tingkat 2 secepatnya"


Kini semangat Mo Shen kembali lagi dan dia memulai ulang pembuatan pil tingkat 2 nya. Dan setelah satu jam berlalu, terlihat kini Mo Shen sedang sangat fokus sehingga ia mengeluarkan banyak keringat dari tubuhnya.


"Baiklah, sedikit lagi..... Dan sekarang padatkan!!"


Wwwoosshh


Semua bahan herbal yang telah dilelehkan menjadi cairan pun langsung terkumpul di satu tempat dan membentuk sebuah pil.


Tapi proses pembuatannya belum selesai, Mo Shen masih harus memadatkan lebih kuat agar pil itu tidak rapuh dan hancur saat digunakan nantinya.


"Huft huft huft, masih belum, masih belum, padatkan sedikit lagi dan tambahkan energi Qi ke dalamnya"

__ADS_1


Wwwoosshh


Segera Mo Shen menambahkan energi Qi miliknya ke dalam pil itu untuk berjaga-jaga agar pil yang akan dibuatnya ini tidak rusak secara tiba-tiba. Dan setelah beberapa menit berlangsung terbentuklah sebuah pil berwana hijau muda.


Dan kalai dilihat dengan teliti pil tersebut sedikit demi sedikit menyerap energi Qi yang ada disekitarnya.


"Hah hah hah, akhirnya Pil Pengumpul Qi tingkat 2, jadi dengan sempurna, dengan ini aku sudah menjadi Alkemis tingkat 2, yahh walaupun presentase pembuatan pil tingkat 2 tidak terlalu tinggi"


Melihat sebuah pil yang masih terbungkus oleh Api merah kehitaman itu Mo Shen hanya tersenyum kecut. Pasalnya demi membuat satu pil tersebut ia harus sangat berusaha keras.


Walaupun ranah kultivasi telah mencapai Kaisar tingkat 9 tapi energi Qi yang dikeluarkannya dalam beberapa hari ini tidak main-main. Pasalnya ia hanya akan berhenti berlatih Alkimia saat mau makan, tidur, buang air, dan mandi saja. Diluar dari kegiatan itu ia habiskan dengan berlatih Alkimia.


Kalau hal ini dilakukan oleh seorang kultivator ranah Kaisar tingkat 9 lain maka mereka dapat dipastikan sudah terbaring lemas tak berdaya. Karena dalam mengontrol api membutuhkan energi Qi yang banyak dan lagi api yang dikontrol oleh Mo Shen bukan api biasa melainkan Esensi Api.


Tapi bukannya terbaring lemas tak berdaya Mo Shen hanya kelelahan saja, ini membuktikan bahwa energi Qi yang dimiliki oleh Mo Shen lebih banyak dari yang dimiliki orang lain.


"Sepertinya sudah saatnya aku bersiap-siap untuk masuk ke Dimensi Spesial itu"


Setelah mandi ia mengemas barang-barangnya yang ada di kamar penginapan ini, terutama ratusan pil yang berserakan di lantai. Pil-pil itu adalah Pil Pengumpul Qi tingkat 1 yang dibuat oleh Mo Shen selama beberapa hari ini.


"Ayo Xiao Lang, sudah saatnya kita pergi berburu harta"


Setelah selesai berkemas Mo Shen dan Mo Lang pun keluar dari kamar penginapannya dan turun ke lantai 1 penginapan. Sesampainya dibawah Mo Shen langsung menuju ke arah meja resepsionis untuk menyerahkan kunci kamarnya.


"Ini kunci kamarku"


"Baik tuan muda, kembalilah kesini jika anda ingin menginap lagi"


Mo Shen hanya menganggukkan kepalanya dan berjalan keluar penginapan, dan tanpa basa-basi lagi ia segera keluar dari ibukota ini dan berlari ke arah barat untuk pergi ke tempat dimana Dimensi Spesial itu terbuka.


Ditengah perjalanannya Mo Shen masih memikirkan bagaimana cara agar dia bisa masuk ie dalam Dimensi Spesial tampa diketahui oleh orang-orang dari kekaisaran.

__ADS_1


Dan entah ini hari keberuntungannya atau apa ia menemukan seorang murid dari sebuah sekte besar sedang berlari juga ke arah Dimensi Spesial itu.


Murid itu hanya berlari sendirian, tampaknya ia terlambat dan harus berlari menyusul rekan-rekannya. Sementara itu Mo Shen hanya tersenyum tipis dan mengetahui bagaimana cara agar dia bisa masuk ke dalam Dimensi Spesial itu.


Dengan sigap Mo Shen menghilang dari tempatnya dan muncul seketika di belakang pemuda dari sekte besar itu. Mo Shen kemudian menendang badan pemuda tersebut sehingga ia terlempar jauh sampai akhirnya terhenti di sebuah pohon.


Pemuda tersebut terbaring lemas tak berdaya, ia juga memuntahkan banyak darah dari mulutnya. Dan dengan nada lirih ia berkata.


"S-siapa itu, beraninya k-kau menyerangku diam-diam"


Mendengar hal itu Mo Shen pun menunjukkan dirinya, ia berjalan perlahan-lahan menuju ke arah pemuda yang tengah terbaring lemas itu.


Melihat ada seorang yang mendekatinya pemuda tersebut langsung menatapnya dengan marah dan berteriak.


"Bajing*n j-jadi kaulah yang menyerangku tadi!!?"


"Benar, dan kau harus berbangga karena bisa mati dan berguna untukku"


"Apa maksu-"


Belum selesai pemuda itu berbicara Mo Shen sudah menebas kepalanya dulun. Dan kini Mo Shen secara perlahan menanggalkan seluruh pakaian yang dipakai oleh pemuda tadi.


Ia pun mengganti pakaiannya dengan pakaian dari pemuda yang dibunuhnya.


"Baiklah dengan ini aku hanya perlu menggunakan teknik ilusi untuk mengubah wajahku dan pita suaraku juga"


Dengan cepat Mo Shen menggunakan salah satu teknik ilusi yang dipelajarinya kalau senggang selamat ia melatih Zi Yan dulu. Teknik ilusi ini sangatlah kuat, selama orang itu tidak berada 3 ranah diatas Mo Shen maka ia tidak dapat melihat bahwa Mo Shen menggunakan sebuah ilusi.


Lalu kini Mo Shen telah selesai menggunakan teknik ilusinya. Mulai dari bentuk tubuh, wajah, serta suaranya telah persis seperti pemuda tadi, juga Mo Shen menemukan sebuah tanda pengenal yang nampaknya milik pemuda itu.


Pemuda yang dibunuh oleh Mo Shen sebelumnya bernama Qiang Si, ia merupakan murid dari sekte Huo Zi Gu yang merupakan salah satu dari beberapa Sekte besar yang ada di kekaisaran Wan ini.

__ADS_1


"Hahahah dengan ini persiapan ku telah selesai semuanya, sisanya tinggal pergi ke tempat dimana Dimensi Spesial terbuka dan mencari rombongan dari bocah ini saja"


__ADS_2