
Di depan sebuah goa misterius, terlihat sekelompok pemuda sedang berdiri di depannya dan berniat untuk masuk dan menjelajahi goa tersebut.
Sekelompok pemuda itu tak lain adalah Mo Shen dan murid-murid dari sekte Huo Zi Gu. Dan disana terlihat Mo Shen yang sedang berdiri dengan raut wajah serius.
'hhmmm sepertinya goa ini tidak sesederhana yang terlihat'
Mo Shen pun memalingkan pandangannya ke arah murid-murid sekte Huo Zi Gu, melihat tatapan Mo Shen terpaku padahal mereka membuat mereka semua terdiam mematung dengan keringat dingin yang terus bercucuran. Melihat itu Mo Shen hanya tersenyum menyeringai dan berkata.
"Kalian para sampah masuklah duluan"
"T-tapi tuan, goa ini belum diketahui asal usulnya, bagaimana jika kita terkena perangkap didalam sana"
"Hah!! Jadi kau tidak mau mendengarkanku?"
"T-tidak b-bukan begi- Arrrggghh"
Tiba-tiba saja pemuda yang berbicara dengan Mo Shen itu terbakar oleh sebuah Api hitam.
"Hmph, sampah tidak penurut sepertimu tidak pantas untuk hidup lagi. Jadi apakah ada yang masih ingin membangkang?"
"Kami tidak berani tuan"
Mendengar ancaman dari Mo Shen membuat semua murid sekte Huo Zi Gu takut setengah mati. Setelahnya mereka hanya bisa pasrah akan apa yang terjadi mereka nantinya.
Para murid pun berjalan mendahului Mo Shen, dan baru saja salah satu pemuda mengijakan kakinya di pintu masuk goa sebuah aray pembunuh muncul seketika dibawah kakinya.
Aray itu sangatlah kuat dan sulit dideteksi bahkan oleh Mo Shen sekalipun. Akibatnya pemuda itu mati menjadi gumpalan daging yang berserakan ditanah.
Rekan-rekannya yang melihat itu hanya bisa menahan takut, bahkan ada juga yang hampir muntah.
'hmmm sepertinya banyak sekali aray yang sulit terdeteksi didalam goa ini'
__ADS_1
Kini Mo Shen pun sadar bahwa bahaya yang ada didalam goa ini berada diluar jangkauannya.
"Hoi kalian para sampah, kenapa berhenti!!!, Terus maju atau rasakan kematian yang sangat mengerikan"
Mendengar hal itu mereka semua tidak memiliki pilihan lain selain maju terus. Dan waktu pun terus berlalu terlihat kini Mo Shen sudah berjalan sangat jauh ke dalam goa.
Saat ini ia tidak lagi bersama murid-murid sekte Huo Zi Gu, bukan karena mereka berpisah atau Mo Shen melepaskan mereka semua, tapi satu-persatu murid itu mati saat perjalanan kesini, sehingga hanya menyisakan Mo Shen seorang.
Penyebab mereka semua mati adalah aray pembunuh yang terletak di banyak tempat yang ada didalam goa ini.
Aray-aray pembunuhan itu sangatlah kuat bahkan jika Mo Shen terkena satu saja aray itu maka dapat dipastikan ia akan mendapatkan luka serius.
Karena tidak mau mengambil resiko Mo Shen hanya bisa mengorbankan para murid yang ikut dengannya.
'sial*n sungguh goa yang mengerikan, untung saja aku tidak membunuh mereka semua sebelumnya sehingga aku memiliki tameng daging'
Mo Shen pun terus berjalan akhirnya ia sampai di sebuah pintu gerbang yang lumayan besar dan berhenti tepat didepannya.
'hmm sepertinya pintu besar ini adalah ujung dari goa misterius ini'
'sialan, perasaan apa ini, sepertinya goa ini tidak sesederhana yang terlihat'
Dengan waspada Mo Shen perlahan-lahan masuk ke dalam ruangan yang berada dibalik pintu gerbang itu.
Dan sesampainya didalam ia melihat sekeliling dan bertapa terkejutnya dia karena ruangan ini sangat besar tapi kosong. Hanya terlihat sebuah altar yang berada di tengah ruangan ini.
'hmmm bagaimana bisa ruangan sebesar ini tapi hanya ditempati oleh sebuah altar saja?, Mencurigakan'
Mo Shen pun langsung berjalan ke arah altar itu, tapi kini kewaspadaannya semakin meningkat karena instingnya berkata bahwa ada sesuatu yang berbahaya di ruangan besar ini.
Dan hanya beberapa puluh meter lagi untuk Mo Shen mencapai tiba-tiba saja ia diserang oleh sebuah api yang sangat panas.
__ADS_1
Tapi dikarenakan kepekaannya terhadap situasi ia dapat menghindar tepat pada waktunya, sehingga ia tidak mendapatkan luka sedikitpun dari serangan itu.
Dan baru saja Mo Shen bernafas lega sebuah pekikan keras terdengar dari langit-langit ruangan yang dimasuki oleh Mo Shen.
KKKKKIIIIIEEEEEEEKKKKKK
Suara tersebut sangat kuat sehingga Mo Shen harus menutup rapat-rapat telinganya. dan Mo Lang yang sebelumnya berada didalam baju Mo Shen pun keluar dan bersiap dengan posisi bertarungnya.
Tak lama kemudian turunlah seekor burung yang cukup besar, ditubuhnya terselimuti api yang membara.
'hah! Phoenix, tidak-tidak dia bukan Phoenix karena tidak mungkin salah-satu dari empat Hewan Suci berada di alam rendah seperti ini.
Ahh benar saja, dia ini pasti burung Vermilion, walaupun tidak seahli Phoenix dalam mengendalikan api, tapi kekuatan mereka tidak dapat diremehkan"
Apa yang baru saja turun itu adalah seekor burung Vermilion, sekilas mereka terlihat seperti Phoenix tapi mereka berbeda dengan Phoenix.
Bisa dibilang mereka ada burung yang memiliki garis darah Phoenix yang paling murni dari burung api lainnya. Karena hal itu mereka juga dikenal sebagai pelayan nomor 1 ras Phoenix.
'sial, ini akan menjadi masalah yang agak merepotkan, tapi untung saja burung Vermilion ini sedang terluka sehingga mengakibatkan penurunan kultivasi'
Burung Vermilion yang ada di depan Mo Shen saat ini berada di ranah Surgawi tingkat 9 puncak dan hanya sedikit lagi untuk mencapai ranah Nirwana.
Walaupun begitu Mo Shen sangat tau bahwa ranah Surgawi bukanlah ranah asli dari burung Vermilion ini, karena bagaimanapun burung Vermilion adalah salah-satu beast tingkat atas yang hampir setara dengan Hewan Suci.
Rata-rata mereka berada di ranah diatas Half-Saint, atau bisa dibilang ranah immortal. Dan menurut prediksi Mo Shen ranah awal dari burung Vermilion yang ada didepannya ini sudah diatas ranah Half-Saint tapi karena luka yang dideritanya ia turun sampai ke ranah Surgawi.
Tapi walaupun begitu fakta bahwa burung Vermilion ini masih memiliki kekuatan yang sangat kuat bahkan lebih kuat dari Cheetah Kegelapan yang dilawan oleh Mo Shen dan Mo Lang sebelumnya.
"Sial, kalau sudah begini tidak ada jalan mundur lagi, Xiao Lang persiapkan dirimu untuk pertarungan habis-habisan"
PENGUMUMAN
__ADS_1
Ehemm disini saya hanya mau bilang bahwa kayaknya novel ini bakal slow banget updatenya, kenapa? karena saya mau fokus masuk kuliah dulu, jadi saya hanya bisa meminta maaf sebesar-besarnya untuk kalian.
tapi bukan berarti novel ini ngak bakal lanjut, tapi cuman jarang update aja, kalo ada waktu senggang saya bakal coba update novel ini:) sampai jumpa nanti:3