
"Baik. Kalian semua dengarkan aku." Ucap Ouyang Hong kemudian menunjuk Lu Yan, "Gadis ini sangat sangat luar biasa, aku ingin menjadikan pacarnya-"
Lu Yan menyikut Ouyang Hong, apa dia ingin dipukul?
Ouyang Hong menyengir lebar lalu melanjutkan ucapannya, "Tidak bisa, kalian lihat kan. Soal dia mentraktir kalian-" Ouyang Hong menatap Lu Yan, "Bos kau tidak pernah mentraktir ku."
"Tidak pernah? Kau ingin aku pu-"
"Ah tidak, tidak." Ucap Ouyang Hong cepat.
"Zi Xian aku peringatkan jangan cari masalah dengannya." Lanjut Ouyang Hong dan segera masuk kedalam mobilnya.
Lu Yan menggeleng pelan, ia lalu tersenyum paksa pada mereka semua lalu ikut masuk kedalam mobil.
"Bos, kita langsung ke pertandingan atau ke Apartemen mu dulu?." Tanya Ouyang Hong.
"Langsung saja, ah tapi kita mampir dulu ke mall aku harus berganti pakaian."
"Siap Bos."
_&_&_
Lu Yan pulang dengan perasaan jengkel, ia kira lawannya akan sangat kuat karena hadiahnya 100 ribu yuan ternyata...
"Hei Ouyang Hong lain kali carikan aku lawan yang kuat, kemampuannya saja hanya setengah dari A'ming."
Ouyang Hong menyengir lebar sambil membawa tas Lu Yan, "Bos, mereka semua anak orang kaya yang percaya kekuatan mereka lebih kuat dari preman biasa. Selalu menyombongkan diri sendiri padahal tidak ada apa-apanya."
"Bukankah kau juga seperti itu?." Tanya Lu Yan membuat Ouyang terdiam.
Dia tidak bisa menyangkalnya, dia memang akan selalu sombong dan sombong kecuali pada orang-orang besar dan juga bosnya ini.
Dia tau harus sombong pada siapa dan tunduk pada siapa.
"Apa kau tidak tau bahwa perhiasanku itu sangat mahal? Kenapa bisa-bisa nya hilang?."
Lu Yan mengangkat alisnya mendengar suara marah seorang wanita, ia menatap kearah suara dan melihat seorang wanita bersama pelayan pria serta manajer.
__ADS_1
Ah dan satu lagi Hao ran?
"Kau pasti mengambilnya kan? Mengaku saja."
"Ouyang Hong, kau pulang saja." Ucap Lu Yan dan di angguki Ouyang Hong.
Ia memberikan tas Lu Yan kembali dan pulang dengan wajah gembira, dia mendapatkan 100 ribu yuan tentu saja sangat gembira.
"Apa yang terjadi?." Tanya Lu Yan pada manager hotel.
Hao ran yang melihat kemunculan Lu Yan sedikit terkejut, namun ia tetap tenang.
"Ah Nona, pelayan ini mengambil barang pelanggan." Ucap manager hotel.
"Tuan Jing, setelah nona ini pergi saya segera membersihkan kamar dan tidak ada perhiasan yang ia sebutkan." Ucap Pelayan itu.
"Tuan Jing, ayahku tidak akan mencuri apapun." Bela Hao ran.
Lu Yan mengangguk paham, pantas saja Hao ran disini.
"Nona, aku tidak tau seberapa mahal perhiasan itu tapi melihat betapa rendahnya moral mu aku yakin itu hanya perhiasan biasa." Ucap Lu Yan dengan tatapan tajam, seenaknya saja merendahkan orang, Lu Yan tidak menyukainya.
"Kau..." Tunjuk wanita itu dengan geram kemudian ia menatap manager Yuan, "Manager Jing aku sering menginap di hotel ini namun jika kau tidak melaporkan nya ke polisi dan mengusir anak ini aku tidak akan menginap lagi disini dan akan memberitahukan pada teman-temanku agar tidak lagi menginap di hotel ini."
"Aku juga akan sebisa mungkin merusak reputasi hotel ini." Ancam wanita itu.
"Ini..." Manager Jing menatap pelayan yang merupakan ayah Hao ran kemudian Lu Yan.
Jika itu hanya tentang pelayan dia bisa melakukannya, namun Nona Lu Yan? Mengusirnya? Dia tidak akan memiliki keberanian sebesar itu.
"Manager Jing kau bisa melaporkan ayahku dan menyelidikinya hingga jelas namun Lu Yan tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini." Ucap Hao ran.
Lu Yan yang melihat bahwa manager Jing bimbang dan juga ia agak lapar memutuskan untuk mempercepat menyelesaikan masalah ini, "Katakan berapa harga perhiasan yang hilang? Aku akan menggantinya."
Ayah Hao ran dan Hao ran menatap Lu Yan, "Ini, Nona tidak perlu. Biarkan saja mereka melaporkanku, lagipula jika tidak ada bukti mereka tidak bisa menghukum ku."
"Benar, Nona Qin kelima tidak perlu menggantinya. Biarkan masalah ini saya selesaikan." Ucap Manager Jing.
__ADS_1
"Ouh pantas saja sombong." Ucap wanita itu.
"Manager Jing, saat ini aku sangattt lapar dan juga Hao ran ini temanku. Aku tidak bisa pergi begitu saja ketika temanku mendapatkan masalah. Tenang saja aku yakin itu tidak akan mahal." Ucap Lu Yan, melihat penampilan wanita itu perhiasan nya paling-paling hanya seharga 20 ribu yuan hingga 50 ribu yuan.
"Karena nona Qin yang mengatakan nya maka aku tidak akan sungkan." Ucap wanita itu kemudian melanjutkan, "30 ribu Yuan, perhiasan ku yang hilang seharga 30 ribu yuan."
"Baiklah." Lu Yan mengambil uang dari dalam tasnya, pertandingan tadi tidak hanya ada hadiah uang namun juga mereka membuat taruhan.
Dan tentu saja Lu Yan tidak akan ketinggalan, dia bertaruh 100 ribu yuan untuk dirinya sendiri kemudian mendapatkan dua kali lipat uangnya lagi.
30 ribu yuan yang ia keluarkan tidak ada apa-apanya dibanding Hao ran.
Dia seorang jenius dan Lu Yan ingin menarik jenius itu ke sisinya.
"Nona, sungguh tidak perlu." Ucap Ayah Hao ran, namun diabaikan oleh Lu Yan. Ia segera memberikan uangnya pada wanita itu yang tentu saja disambut dengan cepat.
"Karena masalah sudah selesai aku akan pergi." Ucap Wanita itu lalu berjalan pergi dengan langkah cepat.
"Ini..." Ayah Hao ran menatap Lu Yan dengan tatapan tak enak, "Nona kami tidak akan bisa mengembalikan uang itu."
"Paman tenang saja, aku tidak meminta kalian mengembalikan uangku." balas Lu Yan.
"Lu Yan seharusnya kau tidak melakukan itu, bagaimana jika dia hanya menipu bahwa perhiasannya hilang? Jika kita mengiyakannya dia juga tidak akan berani." Ucap Hao ran dan di angguki manager Jing.
"Benar, Nona bagaimana jika dia hanya menipu?."
"Manager Jing apa kau pikir aku bodoh? Aku sudah menyuruh seseorang untuk mengikutinya dan mencari kebenarannya, tenang saja paling-paling besok dia akan dilaporkan atas penipuan." Jelas Lu Yan, sebelumnya ia telah mengirim pesan pada A'ming untuk mengikuti dan menyelidiki wanita itu.
Wanita itu berbohong, jika tadi melibatkan polisi jelas dia akan langsung pergi dan masalah akan selesai. Namun Lu Yan tidak ingin dia pergi begitu saja, dia harus merasakan balasan dari perbuatannya.
Siapa tau dia akan menipu orang dengan trik ini lagi?.
"Sudahlah, aku ingin makan. Manager Jing bawakan makanan ke kamarku."
"Baik Nona."
"Dan Hao ran, sampai jumpa lagi." Ucap Lu Yan kemudian berjalan pergi.
__ADS_1