
Masa kecil....
Ya aku masih ingat ketika masa kecil ku dulu. Aku adalah seorang anak yang sulit untuk mendapatkan teman. karena, daerah tempat tinggal ku dulu masih banyak hutan-hutan di sekitarnya dan penduduknya pun sangat sedikit.Tapi, itu tak membuatku resah dengan hidup ini.
Suatu hari, aku di rumah bersama adikku Rizki dan kakakku Rian. Karena ayah dan ibuku sedang pergi ke kebun.
"Dek, ibu dan ayah sudah pergi ke kebun ya?" tanya kak Rian kepadaku.
"Iya kak, ibu dan ayah sudah pergi sekitar 10 menit yang lalu. Memangnya ada apa ya kak?" ujar ku kepada kak Rian.
"Ayah meninggalkan beberapa peralatan yang seharusnya dibawa ke kebun" Jawab nya.
"Mungkin ayah lupa kak"Sahutku.
"Iya sepertinya begitu. kalau begitu kakak mau pergi dulu ya menyusul ibu dan ayah. mungkin sekarang mereka memerlukan peralatan ini. kamu jaga rumah dan adikmu yang sedang tidur" Kata kak Rian sambil membawa peralatan kebun tersebut.
"oke kak"Sahutku kembali.
Aku di rumah kini sedang menjaga adikku yang sedang tidur. Namun, kini aku lapar karena belum sarapan. Aku pun ke dapur untuk makan.
"Hm ibu masak apa ya?" tanyaku sendiri yang sedang berjalan menuju dapur.
"wah ternyata ibu sudah masak sayur bayam"ujar ku yang sudah amat lapar
Aku pun mengambil piring dan nasi secukupnya ditambah dengan sayur yang menjadi kesukaan ku disaat makan. Setelah selesai makan, aku mencuci piring ku. Seketika aku mendengar adikku yang tadinya tidur kini menangis sangat kencang. aku pun lari menghampirinya.
"Rizki kamu kenapa?" tanyaku yang sedang khawatir.
__ADS_1
"kakak, itu ada..."jawab adikku sambil menunjuk keluar jendela.
"Sebentar ya kakak lihat dulu"Sahutku dengan perasaan masih khawatir
"Dek, disini tidak ada apa-apa"Ujar ku sambil melihat-lihat sekitar jendela.
Setelah aku melihat sekitar jendela yang ternyata tidak ada apa-apa, aku pun berbalik badan dan melihat ternyata adikku sudah tertidur lagi.
"loh rizki sudah tidur lagi"ujar ku yang penuh keheranan..
seketika juga disaat aku sedang melihat adikku yang tertidur pulas, ada yang mengetuk pintu rumahku dan aku menghampirinya.
"mungkin itu kak Rian!"pikir ku sambil berjalan keluar kamar menuju pintu depan.
"kak Ri..."kata ku yang terpotong saat melihat seorang anak perempuan yang sepantaran denganku.
"aku Lisa yang baru pindah dan tinggal di dekat sini"jawabnya kepadaku
"Ohh. Aku Ririn yang tinggal di rumah ini". sahutku mendengar jawaban nya.
setelah aku menyebutkan nama ku, adikku memanggilku dari arah belakang.
"Kak Ririn..."panggil adikku
"iya dek ada apa? kamu sudah bangun ya"sahutku sambil melihat adikku yang sedang menghampiriku.
"kak...itu dia yang tadi ada di jendela kamar"kata rizki sambil menunjuk kearah lisa.
__ADS_1
Aku pun menoleh kearah yang ditunjuk oleh Rizki lalu berpandang ke arah lisa dan tiba-tiba lisa tidak ada di sana. Langsung terfikir di benak ku apa yang sebenar nya terjadi sehingga aku melamun dan tak lama kemudian kak Rian, ayah dan ibuku datang dan membuyar kan lamunanku.
"Assalamu'alaikum."Ucap kak Rian, ayah dan ibuku serentak.
"waa'laikumsalam. eh udah pada pulang" sahutku kepada mereka
"hehe iya nih dek. kak Rian permisi dulu ya mau mandi nih" ujar kak Rian.
"iya kak sana mandi, bau banget tuh" ledek ku kepada kak Rian.
"Ibu juga mau ke dapur dulu membersihkan peralatan ini" kata ibu sambil membawa peralatan kebun ke dapur.
"iya bu" jawabku.
Sekarang tinggal lah aku dan ayah bersama adikku Rizki. tiba-tiba saja ayah mengatakan...
"Kamu kenapa tadi melamun Rin?"tanya ayah yang tadi melihat ku melamun.
"haha tidak apa-apa yah. yasudah Ririn masuk kamar dulu bersama Rizki"kataku dengan gugup menjawab pertanyaan ayah.
"oh yasudah gih sana"kata ayah.
"oke yah"sahutku
"dadah ayah, dedek Rizki main sama Kak Ririn dulu ya"ujar adikku yang sudah menggandengku mengajak ke kamar.
"iya dek"sahut ayah.
__ADS_1