
Sekitar pukul 15.30 WIB aku mengajak kak Rian yang tadi sudah kuberi tau akan kerumah Putri. Aku dan kak Rian bergegas kerumahnya namun, entah mengapa disaat aku berada didepan rumahnya itu ada ramai sekali orang.
Aku menghampiri rumah Putri dan aku bingung ada apa sebenarnya. Disanap seperti ada suasana yang haru sekali.
"hmm kak ada apa ya kok rame begini?"Tanyaku kepada kak Rian
"Kakak gak tau dek, coba aja tanya sama ibu-ibu disitu"Kata kak Rian sambil menunjuk ibu-ibu
"Maaf bu, ini ada apa ya?"Tanyaku kepada salah satu ibu-ibu disana
"Eh iya dek, hmmm suasana nya lagi duka dek. Kalau mau tau adek masuk saja, didalam ada mamanya putri, Tante Rosa"Kata ibu itu sambil mempersilahkan ku masuk
"Ohh iya iya makasih ya bu"ucapku bersamaan dengan kak Rian
"Eh kak Putri mana ya kok gak nongol dari tadi, aku chat aja gak dibales. Dari kemaren-kemaren gak ada kabar tuh anak kemana ya?"Ucapku kepada kak Rian sambil bingung
"Ya mana kakak tau, yaudah masuk aja yuk"Ajak kak Rian sambil menggandengku
Aku dan kak Rian masuk kerumah dan melihat suasananya yang ramai dengan bacaan surah Yasin dan betapa terkejutnya aku ketika melihat ada yang meninggal. Terlihat Tante Rosa sedang menangis di dekatnya. Aku kembali berjalan mendekatinya, dan aku ingin menghampiri Tante Rosa.
Ketika aku ingin menghampiri tante Rosa, ada yang membuka kain penutup jasad itu dan ternyata itu adalah jasad Putri, dia terbaring Dengan kain kafan menyelimuti tubuhnya.. aku yang melihatnya sontak langsung menangis sejadi-jadinya dan menghampirinya.
__ADS_1
"Putriiii....!"Teriak ku sambil berlari kesana
"Tan, tantee Rosaa. ini Putri kenapa?, bagaimana ini bisa terjadi hiks hiks hiks..."Tangisku terus mengalir melihat putri yang sudah tiada
"sudah dek, ikhlaskan. Dia sudah pulang kembali kesana, kita semua harus ikhlas"Ujar kak Rian sambil mengusap-usap punggungku
"Tante, Tante yang sabar ya, Ririn tau tante pasti sedih. Tapi mau bagaimana lagi, Sudah takdirnya Putri pergi"Ujarku kepada Tante Rosa sambil menangis.
Aku dan Kak Rian ikut membacakan Yasin dan kami juga ikut menguburkan Putri. Kami sangat sedih dengan kabar duka ini.
Aku dan kak Rian masih dirumah Tante Rosa sampai semuanya pulang. Kami menenangkan Tante Rosa dan kami berikan oleh-oleh yang kami bawa sebelumnya.
"Terima kasih ya nak, kalian baik sekali. Oh ya mulai besok Tante akan pindah kerumah mama Tante di luar kota, jadi maaf jika kita jarang bertemu lagi"Ucap Tante Rosa dengan bersedih
"iya tante, oh ya tante kenapa Putri bisa meninggal?"Tanyaku kepada tante Rosa yang membuatnya semakin sedih
Tante Rosa menjelaskan bahwa Tante Rosa dan Putri mengalami kecelakaan 2 hari yang lalu dan Putri tidak terselamatkan. Sungguh mengharukan, kami menenangkan Tante Rosa dan kami pamit pulang.
"tante kami pamit pulang dulu ya"Kata Kak Rian kepada Tante Rosa
"Iya nak, hati-hati dijalan"Sahut Tante Rosa masih dengan raut wajah sedih
__ADS_1
Kami pulang,
Sampai dirumah....
"assalamualaikum"Kataku Bersamaan dengan Kak Rian
"Waalaikumsalam"Jawab ibu, ayah dan dek Rizki serentak
"Loh ada apa tuh, kok muka sedih gitu Rin?"Tanya ayahku saat aku melaluinya. Dan aku berhenti..
"Putri meninggal yah"Sahutku dengan perasaan yang amat sedih
"Hah?"serempak ayah, ibu dan adikku
"Kamu yang sabar ya Rin, semua sudah ada ditangan Allah, kita tidak bisa menahan apa yang seharusnya terjadi" Nasehat ibu kepadaku
"Iya bu, aku masuk kamar dulu"Sahutku sambil membuka pintu kamar.
Aku menenangkan diri dan diam dikamar sampai aku benar-benar tenang akan kejadian ini.
__ADS_1