Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 23: Perhatian


__ADS_3

Tak terasa angin yang bergelora menyelimuti tubuhku. Begitu dingin. Kulihat Ririn sedang mengusap-usap tangannya sembari tertidur. Kulepaskan jaketku dan ku selimuti dia dengan jaketku.


"Nah sekarang lebih hangat"Bisikku pelan saat setelah menyelimutinya


Aku yang bergidik kedinginan terus menyatukan tanganku didepan dada dan sesekali menggosok-gosok tanganku agar hangat.


Hari semakin sore namun, hujan semakin deras. Bahkan suara petir menyambar semakin menjadi. Bus kami berhenti di tepi bangunan Ruko besar yang kosong. Karena jika dilanjutkan takut terjadi sesuatu.


Kami menunggu hujan sampai hujan nya sedikit mereda. Tapi, hujan nya begitu awet.


"Maaf untuk para penumpang, diharapkan bersabar karena tidak mungkin kita melanjutkan perjalanan jika hujan mengguyur sederas ini dan petir juga menyambar-nyambar. Harap dimaklumi demi keselamatan bersama"Jelas dari pak sopir Bus.


Kami menunggu...


waktu terus berjalan namun hujan tak kunjung mereda. Kini sudah hampir magrib kami terpaksa berdiam diri di Bus, dan memungkinkan kami untuk sholat di tempat duduk.


Aku sedikit merebahkan tubuhku ke sandaran kursi. uhhh sungguh lelah hari ini. Kulihat Ririn masih tertidur pulas dan dia semakin mendusel kearah ku.


"Ya ampun Rin, ga bisa diem tidurnya"Bisikku sembari menggelengkan kepala


"Sungguh sore ini sangat dingin. bahkan aku sampai menggigil. Kapan sampai nya kalo begini?"Ujarku dengan pelan


"Enghhh.. sudah sampai ya?"Tanya Ririn dengan mengucek-ucek matanya


"Belum, ini kita gak bisa ngelanjutin perjalanan soalnya deras banget hujannya"Sahutku sambil menatap kearah jalanan

__ADS_1


"ohh.. Eh iya ini jaket kamu? kenapa diselimutin ke aku?"Tanya Ririn


"Tadi kamu kedinginan jdi aku kasi jaket ku dan ya gitulah"Jawabku


-POV Ririn-


-------------


Aku terlelap tidur sepanjang jalan, hingga tak tau hujan. Bahkan Dani sampai menyelimutiku dengan jaketnya. Aku lepaskan jaket itu dan ku kembalikan kepadanya


"Ehh ini jaketmu Dan"Kataku lalu memberikan jaketnya


"Pake aja Rin, aku gapapa kok"Sahut Dani dengan rupa kedinginan


Tapi, badan ku kini terasa gatal. Karena aku mempunyai alergi dengan kedinginan disaat hujan


"Aduhhh gatel banget ya"Ujarku pelan sembari menggaruk-garuk tanganku


"Kamu kenapa Rin?"Tanya Dani


"Ehhh gapapa kok"Sahutku sambil melihatkan gigi putihku


"Gapapa apanya?, itu garuk-garuk.. kamu alergi?"Ujar Dani agak sebal


"Hmm iya aku alergi dengan cuaca dingin kalo hujan begini"Sahutku sambil menunduk

__ADS_1


Kulihat dia melepaskan jaketnya lagi lalu menyelimutiku dengan jaketnya itu. Sungguh dia sangat perhatian kepadaku


"Tapi Dan kamu kan juga kedinginan"Kataku


"Udah gapapa kok"Sahutnya


Lisa, dia memberi tau aku bahwa Dani ada sesuatu. dia mengatakan hal yang sama seperti tadi siang. aku tidak mengerti maksudnya.


"Maksud Lisa apa ya?"Gumamku dalam hati


Kulihat Dani menggigil kedinginan, aku tak tega melihatnya. Bergegas kubuka tas ku dengan tujuan akan mengambil syal. Lalu kupakaikan syal itu kepadanya dan ku genggam tangannya sembari menggosok-gosoknya hingga hangat


"Kamu pake ini ya Dan, aku gak tega liat kamu gini" Kataku sambil menggosok-gosok tangannya.


-POV Dani-


--------------


"Ya ampun Rin, kamu jadi buat jantungku dag dig dug nih"gumamku sambil menahan senyumku


"Kamu kenapa Dan?"Tanya Ririn kepadaku


"Enggak apa-apa kok, aku cuma seneng aja kamu segini perhatian nya ke aku.. eh"Aku keceplosannn! maaf yaa guyss hehe(⌒▽⌒)


-------

__ADS_1


__ADS_2