Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 4: Saat aku SMA


__ADS_3

Ya... tidak terasa begitu cepat waktu berlalu. Aku melewati hari-hariku bersama sahabat ku itu dengan penuh pengalaman. Ya dia memang tidak terlihat, tetapi dia tidak seperti teman-teman ku yang lain yang kini ada di sekitarku. Sekarang, aku mulai terbiasa bersama dengan Sahabatku itu... Lisa


Saat ini aku sudah tidak tinggal di rumahku yang ada di daerah pedesaan. Aku dan keluarga ku pindah ke daerah Kota sehingga dekat dengan sekolah ku dan juga Kampus kak Rian. Sedangkan adikku Rizki, dia sekarang sudah bersekolah dan memasuki masa SMP. Begitu pula dengan ku yang sudah memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) pada kelas 12 semester awal.


Aku tau teman-teman ku yang mengenalku dan tau bagaimana diriku ini. Mereka juga sebagian sudah tau tentang temanku Lisa... lalu bagaimana dengan teman-teman baruku yang belum mengetahui tentang diriku dan Lisa??.....


Suatu ketika disaat aku masih pada jam pelajaran sekolah, dikelas ku..


Aku duduk di bangku tengah nomor 3 dari depan sehingga tidak terlalu jauh dan dekat dengan papan tulis.


ya, kini temanku bertambah banyak dan akan ada pengalaman baru pastinya. Namun, aku tiba-tiba dikejutkan dengan sosok hitam yang ada di pojok ruangan kelas. Badan nya lumayan besar, hitam, dan giginya bertaring keluar..


Aku menghela nafas dan teman sebangku ku yang belum ku kenal mengatakan...


"Heii kamu kenapa?" Tanya nya padaku


"ehehehe tidak apa-apa kok cuma panas aja"Sahutku dengan perasaan yang agak takut


"owhh.. eh iya kenalin aku Putri, nama kamu siapa?" Ujar nya kepadaku yang ingin berkenalan denganku

__ADS_1


"Aku Ririn.. salam kenal ya" Sahutku kepadanya.


Putri ini terlihat baik dan juga sopan, dia orang pertama yang mau berkenalan denganku di kelas. Karena tidak ada teman-teman ku dikelas lama yang sekelas bersama ku lagi.


Awal baru ku mulai di kelas ini dengan pengalaman baru pastinya. Oh yaa... sosok itu! muncul lagi dibenak ku dan seketika membuat ku ingin melihat kearahnya lagi. saat ku lihat, dia sudah tak disitu lagi entah apa maksudnya. Lisa, dia datang tiba-tiba di dekat kursi ku dan membuatku kaget


"Lisaaa..! aku kaget tau" bisik ku bersamaan dengan kekagetan


"Eh Rin kamu kenapa? terus itu temen kamu ya?"Tanya Putri kepadaku


Tunggu..tunguuu putri bisa melihat Lisa? apakah dia sama sepertiku? atau...


"haa apa..?"sontak aku kaget dan aku seperti tidak tau apa-apa


"Udah jangan bingung gitu, sini deh aku kasih tau.. Yaa aku indigo jadi kamu jangan heran kalo aku bisa lihat temen kamu itu" Jelasnya kepadaku


Rasanya aku bingung.. dan ternyata ada ya orang yang bisa melihat 'mereka' sepertiku..


"Eh Rin?"putri memanggilku

__ADS_1


"ya ada apa?" sahutku dengan nada datar


"udah jangan bingung gitu, oh ya itu temen kamu dari mana? dan kamu bisa lihat juga ya?" tanya putri kepadaku dan membuatku bingung harus bilang apa?..


"eeehhh iya aku bisa lihat, hanya sekedar melihat dan merasakan tapi tidak bisa sepertimu yang seorang indigo, yang mungkin yang bisa melihat masa lalu dan masa depan. Aku harap pertemuan kita akan tetap sampai besar nanti" Ujarku kepada putri


"Iyaa, semoga saja kita bisa menjadi teman yang baik atau mungkin kita bisa bersahabat dan berbagi pengalaman serta kemampuan kita ini dapat melengkapi satu sama lain" Sahutnya padaku. mendengar itu, aku merasa putri memang orang yang sangat baik dan akan menjadi teman ku yang bisa suka duka bersama ku.


Tak terasa selama obrolan di pagi ini bersama putri, bel pelajaran pertama akan berlangsung


kriiiigggg....


Aku yang sedari tadi sudah duduk di bangku bersama putri kini melihat murid lain juga yang akan duduk di bangkunya. Pelajaran pertama ini, eh tunggu.. ini awal pelajaran, jadi Wali kelas kami akan masuk untuk memperkenal kan diri dan membahas tentang kelas kami untuk kedepannya dan setelah itu baru kami memulai pelajaran normal nya


Hingga pada pertemuan terakhir di sekolah dan saat nya jam pulang


kriiiigggg...


Aku mengemasi barang-barang yang sudah ku keluarkan tadi. Kini aku pulang tidak hanya bersama Lisa sahabat tak kasat mata ku itu, tapi aku pulang bersama Putri. Tapi di jalan kita harus berpisah karena arah jalan rumah kami yang berbeda. Aku pulang ke rumah dan aku akan bersiap-siap untuk pergi ke rumah putri nanti.

__ADS_1


Sebelumnya, kami telah menukar nomor Hp untuk menghubungi satu sama lain. aku akan SMS melalui via WhatsApp untuk menanyakan lebih jelas dimana rumah nya.


__ADS_2