Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 49: Pengumuman Kegiatan


__ADS_3

Haiiii guyss lanjut lagi yaaa..πŸ˜ŠπŸ˜‹


Jangan lupa setia part kalian like, komen, dan votenya ya kalo bisa dikasi tip juga gapapa pake banget lhπŸ₯°πŸ˜πŸ˜˜


Yukk langsung aja ke part yang iniπŸ‘‡πŸ‘‡


Happy Reading babyπŸ€—πŸ₯°


Kami masuk ke kelas. Belum beberapa lama duduk di tempat, seorang Dosen Ahli pengamatan tentang Alam memasuki ruangan kami.


"Assalamualaikum semuanya"Ucap salam dari Bu Dosen Ellyana (Bu Elly)


"Waalaikumsalam"Jawab serentak murid yang se agama dengan bu Elly


"Jadi kedatangan ibu kesini akan memberikan pengumuman kepada kalian bahwa minggu depan kalian akan diminta menelusuri Hutan Kuning. Kali ini kita akan mengadakan nya dengan menginap 2 malam, jadi ibu minta kalian persiakan diri kalian dan bawa obat-obatan bagi yang mempunyai sakit maag atau mudah demam bahkan mabuk. Jadi ibu nanti sebagai pemandor bagi kalian bersma dengan Pak Hendri, Bu Nia dan Pak Jamal. Kita akan pergi menggunakan bus nantinya. Dalam penelusuran pengamatan ini ibu minta kalian membagi kelompok untuk 1 kelompok terdiri dari 6 orang yang masing-masing akan ada tugasnya. Kalian harus mempersiapkan alat-alat yang akan dibawa untuk pengamatan. Berikut akan ibu sebutkan dan catat pada buku kalian"Jelas Bu Elly sembari menatapi kami


Bu Elly menjelaskan dan memberitahu apa saja yang akan dibawa dan dengan agenda apa saja yang ada disana. Saat selesai mencatat, kami diperbolehkan memilih kelompok kami sendiri. Berhubung Aku, Shiva, Bela, Dani, Gilang dan Danar sudah dekat dan disini kami berEnam, akhirnya kami berkelompok. Setelah pengumuman tersebut selesai, kami melanjutkan mata kuliah kami hingga selesai.


Β 


Selesai kuliah, Aku bersama teman-temanku Shiva, Bela, Danar, Gilang Dan Dani berkumpul di sebuah Cafe Mawar dengan membahas soal Penelusuran Hutan Kuning minggu depan.

__ADS_1


"Gaess tau gak sih Hutan Kuning kaya apa?"Tanya Gilang


"Hutan nya warna kuning hahahaha"Celetuk Danar


"Eh apaan si kalian. Hutan kuning itu ga tau lah yang pastinya disana ada banyak tanaman berwarna kuning. Mungkin karena itu, kita ditujukan penelusuran kesana"Ujarku


"Eh pinter nih cewenya Dani"Celetuk Danar


PLETAKK!!!...


Ku jitak Dahi milik Danar supaya menjaga omongannya.


"Aaawwww sakit Rin"Rengek Danar


"Ya kan Siapa tau keluarga kamu nyetujuin hubungan kalian, terus kalian nikah deh"Celetuk Gilang


PLETAKK!!!...


Sekali lagi jitakkan ku mendarat di Dahi Gilang


"Aaww skit Rin ampun deh"Ujar Gilang kesakitan

__ADS_1


"Makanya jangan asal jeplak aja, sma aja kalian bangunin kucing betina tidur"Kata Shiva


"Kamu mau aku jitak juga shiv?"Tanyaku kepada shiva dengan siap tangan akan menjitak


"eh enggak deh Rin"Sahut Shiva


Terlihat mereka hanya tertawa memandangiku..


"Kalian kenapa sih ketawa? Mau ku jitak semua?.. Kamu juga Dan kenapa?"Rasanya sebal dengan mereka


"Gapapa, kamu cantik Rin"Gombal Dani yang berhasil membuatku tersipu malu


"Emmm udah la kita lanjutin pembahasan kita, tadi sampai mana?"Aku salah tingkah dan mencoba mengalihkan pembicaraan dengan menyibukkan diriku menata buku


"Sampe cantik kamu Rin"Lanjut Dani masih menggoda


"Aduhh kalo gini mah aku gak konsen, malah merah gini pastinya pipiku"Batinku dalam hati


"Ehem ehemmm.."Batuk ala menggoda Shiva dan Bela mulai terdengar dan kuberikan tataan sinis kepada mereka supaya mereka berhenti.


Akhirnya kami melanjutkan obrolan kami seputar penelusuran yang akan kami ikuti minggu depan.

__ADS_1


Β 


__ADS_2