
Yuk dibaca lagi dan jangan lupakan dukungan pada setiap bab novelnya ya😉😊🤗
.
.
.
Berhenti tertawa karena terasa sakit diperut. Sungguh geli hati jika menahannya.
"Guys, tadi malem sewaktu magrib gitu, aku liat makhluk serem banget" Kataku
"Makhluk apaan?" Tanya Bela
"Aku liat, Kepala terbang terus ada jeroannya gitu hiyyy" Ucapku pada mereka
"Kuyang?..." Serentak mereka
"Sepertinya begitu. Untung aja Pendeman Ari-arinya dedek Azmi enggak dicuri" Ucapku
"Harus hati-hati tuh, takutnya dia masih ngincer" Ucap Danar
"Iya, tapi parah banget.. masa ada makhluk perempuan terus hiyy gitu lah ngeri kalau diingat" Kataku lagi
"Apa? wewe?" Kata Gilang menebak
"Mungkin... aku kaget banget ngeliatnya" Sahutku
"Duh udahlah jangan cerita beginian aku merinding nih" Kata Shiva
"Ya iya lah merinding, dibelakang kamu aja ada Putri" Kataku
Shiva langsung saja bangkit dari kursi dan bersembunyi dibalik badan Danar
"hahahaha dia kan cuma disitu shiv gak ngapa-ngapain" Kataku
"tapi kan..." Omongan Shiva terpotong oleh deringan ponsel milik Dani
"Eh bentar ya, ada yang telfon" Kata Dani lalu pergi dari meja ini
Disana kulihat, sepertinya Dani sedang bicara serius dengan seseorang.
"Ngeliatin mulu, gak ilang kok" Ucap Shiva
__ADS_1
"Shutt diem, entar aku suruh Putri ngikutin kamu nih" Ucapku
"Eh gak usah deh gak usah hehe" Shaut Shiva
Terlihat Dani kembali dan terburu-buru.
"Aku pamit pulang duluan ya, soalnya mamaku nyuruh pergi buat jemput keluarga dibandara" Kata Dani pamit pulang
"oh oke Dan, hati-hati ya" Pesan Danar
"sip bro" Sahutnya
"Rin, aku pamit dulu ya jangan rindu" Bisik Dani ditelingaku
Dani membuatku menjadi salh tingkah dengan ucapannya itu
"paan sih" Kataku sembari senyum-senyum tak menentu
"ehemmm kayak berat banget nih mau ninggalin Ririn" Gilang menggodanya
"Dah diem, entar aku ajak Bela mau?" Tanya Dani melirik Gilang
"Gak usah, Bela sama aku aja udah cukup" Sahut Gilang kesal
"Bay" Sahut kami semua
Beberapa waktu berlalu, kami segera pulang karena hari sudah mulai siang. Saatnya kami beristirahat dirumah.
"Rin, aku sama Bela pulang berdua soalnya kami mau pergi lagi ketoko"Ucap Shiva
"iya gapapa, lagian aku bawa motor kok. tenang aja" Sahutku
Aku memacu kendaraanku menyusuri jalan pualng. Tetapi, pandanganku teralihkan ketika melihat seseorang yang ada di Restoran Rasa Kita.
"Itukan... Dani" Ucapku melemah
"Katanya dia jemput keluarganya di bandara taunya malah makan berdua sama cewe disini" Kataku Sendiri
Aku penasaran sehingga aku berencana untuk melihatnya lebih dekatt. Memasuki restoran itu dan duduk dimeja lain yang bisa memantaunya.
"Lagi ngapain tuh mereka,? jadi kepo deh aku.." aku berbisik sendiri menutupi wajahku dengan buku menu
"Permisi mbak, mau pesan apa?" Tanya Salah satu pelayan disana
__ADS_1
"Ee.. aduh kalau aku gak pesen kan malu-maluin" Batinku
"Iya mbak saya pesan jus mangga aja satu" Sahutku
"baik mbak, makanannya?" Tanya pelayan itu lagi
"Cukup jus aja mbak" Sahutku masih memperhatikan mereka
"baik saya permisi" Ucapnya
"silahkan"sahutku
Masih memantaui Dani yang berada disana bersama seorang wanita.
"Eh kok aku jadi kepo gini sih? pake nguntilin si Dani pula" Batinku
Tapi, rasa penasaran membuatku tak ingin pergi dari tempat ini.
.
.
.
Tungguin Kelanjuttannya ya😊😉
Dan jangan lupa untuk like, komen, vote, favorite dan rate nya ya🤗😊
Jangan lupa juga untuk mampir ke novel ku yang lain. Daftar nama novelnya ada dibawah👇👇
Fajar Untuk Senja
Love Defeats My Psicopat
Cool Girls
Buruan Capcus mampir kesana lalu tinggalkan jejak serta dukungan kalian okey👍🤗
Sekian Terima Kasih❤
__ADS_1