
Aku masih tertidur lelap dipagi ini. Lelah, iya aku sangat lelah sampai-sampai aku masih terlelap hingga saat ini. Sampai pada akhirnya, suara dering telfonku berbunyi membuatku tersadar dari tidurku
Kringgggg...
"Hoammm.... siapa ya pagi-pagi telfon?"Ujarku sendiri sembari mengambil hpku
"Halo.."
"Halo Rin, yuk sekarang.."Ajak Dani
"Sekarang apa? mau ngapain?"Aku bingung dengan perkataan Dani saat itu
"Katanya mau cari Lisa?"
"ohh oke deh, Aku siap-siap dulu ya"
"iya"
Telfon pun mati.. aku beranjak dari kasur dan segera mandi lalu sarapan..
Disaat sarapan, terdengan klakson mobil dari arah luar rumah
Tiit.. tiiit...tiiit...
"Itu kaya nya Dani deh"Kataku
"Haii Dan!!"Kataku melambai kepada Dani yang keluar dari mobilnya
"Ohh haii.. udah siap?"Tanya Dani
"emm aku masih sarapan, kamu bisa nunggu gak?"
"Bisa kok bisa, oh ya ini ada sepupu aku yang waktu itu"Kata Dani yang melihat sepupunya membuka pintu mobil hendak keluar
"Miko?"Tanyaku kembali
"iya, haiii!!"Sapa Miko
"Haii.. yuk masuk dulu"Sahutku
__ADS_1
---
Kami sekarang berkumpul di ruang tamu dirumahku.
"Emm aku bingung harus cari dimana?"Kataku kepada mereka
"ya jadi sekarang kita mau kemana?"Tanya Miko
"Apa enggak coba aja kita tanya sama Beni. dia kan bisa ngeliat juga?!"Saran Dani
"Tapi kan dia bisa ngeliat kalo dia nyentuh"Sahutku
"iya juga ya, eh bisa juga kan dia ngeliat hantu?"Tanya Dani memandang Miko
"Bisa, bentar ya aku coba hubungi Beni"Kata Miko
"Gimana?"tanyaku
"katanya gak bisa sekarang dia lagi sibuk. kalo besok bisa"
"Hmmm"aku menunduk sedih mengkhawatirkan Lisa
"Tapi kan, Lisa itu yang selalu nemenin aku walau dia sulit mau ngomong sama aku, dia itu baik banget hiks hiks"Ujarku sembari menangis
"eh aduhh jangan nangis dong"Kata Dani menenangkanku
---
Beberapa waktu kami habiskan untuk berdiskusi bagaimana mencari Lisa yang hilang
"yaudah deh, mungkin Lisa udah tenang jadi dia enggak balik lagi sama aku"Tuturku sendiri
"ngomong apaan sih Rin? gini ya... aku yakin ada sesuatu yang buat dia gak balik lagi sampe sekarang"Ujar Dani
"Iya tapi aku gak tau"Sahutku
Beberapa menit kemudian, hpku berdering menandakan ada yang menelfon.. itu adalah nomor bi Indah
"Bentar ya"
__ADS_1
"Halo bi kenapa?"Tanyaku kepada Bi Indah diseberang sana
"Bibi ga tau nih Rin, semenjak kejadian tempo hari saat kamu lumpuh dan genderuwo di sini, rasanya ada yang manggil-manggil nama Ririn dan suka ada suara botol menggelinding gitu. bibi kan jadi takut mana sendirian lagi. Sekarang bibi lagi sendiri soalnya Man Deri lagi ada panggilan dari rekan kerja di tempat kerja barunya"Jelas bi Indah
"Aduhh itu kenapa pake manggil-manggil aku coba?"Gumam Ririn
"Nduk.. halo"Panggil bi Indah sari seberang telfon
"Ii..iya bi. Bi, Nanti kalo ada waktu luang Ririn kesana ya ririn khawatir itu adalah Lisa. Soalnya Lisa enggak ada kabar semenjak itu"Jelasku kepada bi Indah
Aku menutup telfon setelah mengucap salam. Aku kembali keruang tamu
"Siapa Rin?"Tanya Dani
"Bi Indah"Sahutku
" ada apa sama bi Indah Rin?"Tanya Miko
Aku menjelaskan kepada mereka. dan aku bersama mereka kompak akan pergi kerumah bi Indah disaat libur nanti.
---
Tiba waktunya kami berempat pergi kerumah Bi Indah. Aku sudah menghubungi keluargaku bahwa aku akan pergi kerumah bi Indah.
Seperti biasa kami menaiki bus menempuh perjalanan selama beberapa jam. Saat sampai disana, aku dan teman-temanku langsung menuju kerumah bi Indah menggunakan mobil Dani. Sebelumnya, Tante viana sudah dikabari oleh Dani dengan perihal mengirim mobil ke terminal bus untuk kami bawa ke tempat bi Indah. Sopir yang bekerja dirumah tante viana bersama ak satpam mengantar mobil yang akan dibawa oleh Dani.
"Hemm mana nih pak bejo?"Tamya Dani yang sedari tadi mondar mandir
"Sabar kenapa Dan, paling juga bentar lagi"Ujar Beni
"Nah itu dia.. kok lama pak?"Tanya Dani kepada pak Bejo
"Itu Den, tadi kejebak macet"Sahutnya
"yasudah pak, sekarang bapak pulang ya dan kabari mama kalo aku sama temen-temen dan ada Ririn juga jadi gak perlu khawatir"Ujar Dani kepada pak Bejo
Kami menaiki mobil Dani menuju Rumah Bi Indah.
---
__ADS_1