Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 70: Lulus


__ADS_3

Yuk dibaca lagi dan jangan lupakan dukungan pada setiap bab novelnya ya😉😊🤗


.


.


.


Beberapa bulan kemudian...


Setelah menyusun skripsi dan selesai dalam kuliahku, aku sekarang kembali pada keluargaku da tinggal disana. Bekerja sebagai pegawai kantor, sekantor dengan kak Rian yang juga bekerja disitu.


"Kak, nanti pulangnya mapir ke minimarket ya. Soalnya tadi ibu pesan mie instan buat simpenan dirumah" Ujarku pada kak Rian


"Oke" Sahutnya


Sepulang dari kantor...


Aku dan kak Rian berbelanja di sebuah minimarket.


Hantu Putri yang sekarang selalu bersamaku dan tetap menjadi sahabatku ini sungguh baik, ia selalu menemani diriku kemanapun aku pergi


"Put, kadang tuh ya dirumah mie instan simpenan itu suka ada yang kebuka bungkusnya" Aku bercerita pada Putri


"Dek, kakak tau kalau kamu ngomong sama temen kamu. Tapi kondisikan ya, ini di minimarket loh" Ucap kak Rian


"Eh iya kak lupa hehe"Sahutku


"masa sih bisa gitu"kata putri


"iya"bisikku


Setelah selesai berbelanja, kami pulang kerumah. Kak Rian mengantarku sampai kerumah karena sekalian akan menjemput kak Nurul yang ada disana.


Usia kandungan kak Nurul sekarang delaoan bulan lebih 20 hari, maka dari itu setiap kak Rian bekerja kak Nurul selalu ada dirumahku.


"Assalamualaikum wr wb"ucapku bersama kak Rian

__ADS_1


"Waalaikumsalam" Sahut mereka yang ada didalam rumah


"Bu, Nurul mana?" Tanya kak Rian


"Ada dikamar"Sahut ibu


"Bu, nanti temenin Rian beli perlengkapan bayi ya soalnya Nurul kandungannya udah hampir sembilan bulan"Ujar Kak Rian


"Iya nanti ibu temenin ke Baby Shop" sahut ibu


Sore itu aku menjaga kak Nurul yang sedang tidur di kamar, karena takut kak Nurul ada apa-apa. Sedangkan ibu dan kak Rian pergi berbelanja perlengkapan bayi.


"Kak, Nanti pengen bayi perempuan apa laki-laki?"Tanyaku pada kak Nurul


"Perempuan atau laki-laki yang penting lahir secara selamat dan sehat" Sahut kak Nurul


"ohh gitu, duh gak sabar punya keponakan"Kataku sembari tersenyum


Putri dengan jailnya mengusap-usap perut kak Nurul sehingga kak Nurul merasakan geli.


"Enggak kak, itu Temen Ririn jail"Ujar ku


"Hmm kirain apa, bilang sama temen kamu jangan jail" Ucap kak Nurul


"Tuh denger sendiri kan put" Ujarku


"Iya" Sahut Putri


"Udha enggak geli kan kak?"tanyaku


"enggak"sahut kak Nurul


"oh ya dek, tolong ambilin kakak minum ya didapur. kakak mau jalan sendiri susah nih, pinggang kakak juga cepet pegel" Pinta kak Nurul


"Oke kak sebentar" Sahutku


Pergi ke dapur mengambil air. Ada ayah dan dek Rizki disana. Mereka memang suka membuat jajanan, tak kalah dengan perempuan. Hobi dek Rizki yang sekarang suka makan itu membuatnya juga suka memasak.

__ADS_1


"Wahh buat apaan nih?" Tanyaku pada mereka


"Buat Cilok"Sahut dek Rizki


"Ohh" Kataku sembari menuang air putih kedalam gelas


"Yah, nanti bagi ya"Bisikku pada ayah


"Oke"Ayah mengacungkan jempolnya


Belum lama berada di dapur, suara teriakan kak Nurul membuat Kami terkejut dan segera menghampiri kak Nurul yang ada dikamar.


.


.


.


Tungguin Kelanjuttannya ya😊😉


Dan jangan lupa untuk like, komen, vote, favorite dan rate nya ya🤗😊


Jangan lupa juga untuk mampir ke novel ku yang lain. Daftar nama novelnya ada dibawah👇👇



Fajar Untuk Senja


Love Defeats My Psicopat


Cool Girls


Buruan Capcus mampir kesana lalu tinggalkan jejak serta dukungan kalian okey👍🤗


Sekian Terima Kasih❤


__ADS_1


__ADS_2