Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 82: Malam Pertama


__ADS_3

Yuk dibaca lagi dan jangan lupakan dukungan pada setiap bab novelnya ya๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜Š๐Ÿค—


.


.


.


Selesai dengan acara tersebut. Aku sekarang berpamitan dengan ibu dan ayah serta adik dan kakak-kakak ku yang ada disini.


"Baik-baik disana ya rin" Pesan ayah


"iya ayah,makasih" Ucapku memeluk ayah


"jadi istri yang baik ya" Ucap kak Nurul


"iya kak" Sahutku memeluknya juga


"Dani, jagain Ririn" ucap kak Rian


"oke kak" sahut Dani


"Dek kakak pergi ya" Ucapku memeluk dek Rizki


"iya kak selamat atas pernikahan kakak" ucap dek rizki


"iya dek" Sahutku


Aku pulang bersama Dani, mama Viana dan keluarga lain dari pihak Dani.


***


Sampai dirumah...


"Nah Ririn, sekarang ini juga rumah kamu. Sekarang kamu sama Dani masuk gih istirahat" Ucap mama Viana


"iya ma makasih, Ririn ke kamar dulu" Sahutku dan berpamitan


"iya" kata mama viana sembari tersenyum


"Yuk Rin" Ajak Dani


"ayuk" Sahutku


Di kamar....


Sungguh melelahkan bagiku, merebahkan langsung tubuhku di atas ranjang yang sudah dihias di kamar itu.


"Capek banget..." Ucapku


"capek ya sayang... mandi dulu gih" Kata Dani


"iya, bentar" Sahutku melepaskan perhiasan sembari masih berbaring


"sini dibantu" Kata Dani


"Sekarang manggilnya apa?" Tanyaku

__ADS_1


"panggil sayang aja udah buat aku seneng" Shaut Dani


"yaudah kalo gitu, nih tolong bukain resleting gaunnya" Pintaku


"iya sayang bentar ya" Ucap Dani


Ia membantuku melepaskannya. Setelah itu aku segera masuk ke kamar mandi yang ada dikamar itu. Butuh waktu hanya 10 menit hingga seluruh tubuhku bersih dan wangi. Keluar dengan menggunakan handuk saja.


"Sayang, gih giliran mandi sana" Ujarku


"Aduhaii sini dulu deh" Ucapnya


"kenapa? ada yang salah?" tanyaku


Suamiku ini memang jail. Berusaha untuk memelukku. Melingkarkan tangannya diperutku. Memelukku dari belakang.


"wangi banget" Ucapnya setelah mencium leherku


"eh eh mandi dulu sana jangan keburu" ucapku melepaskannya segera


"yaudah iya" Sahutnya


Aku berganti baju menggunakan piyama berwarna biru tua dengan les garis ditepinya berwarna putih.


Keluar dari kamar sebentar untuk mencari makanan dan minuman. Terasa lapar sejak tadi namun tak mempunyai kesempatan untuk makan.


"Eh kok keluar jam segini?" tanya mama viana


"laper ma, mau makan dulu" Ucapku


"yaudah nih, sekalian bawa aja ke kamar. Siapa tau Dani juga laper" Ujar mama Viana


Aku membawa nampan berisi sepiring makanan dengan porsi banyak untuk kami berdua dengan segelas teh dan air putih.


"Kamu darimana?" Tanya suamiku itu


"ngambil makan, laper mas" Sahutku mengunci pintu


"oh yaudah yuk makan dulu" Ucapnya yang selesai berganti baju


Kami makan dan minum hingga kenyang. Setelah itu meminum teh hangat untuk menstabilkan tubuh kami yang sedikit kedinginan karena air di kamar mandi tadi.


Selesai itu semua, perutku terasa kenyang sekali. Duduk ditepi ranjang dan memainkan ponselku.


"Sayang, ayuk" Katanya


"apa?" Tanyaku


"gak mau tidur?" TanyaNya lagi


"mau, tapi masih kenyang sayang" Ucapku


"yaudah sini" Ajaknya


"mau ngapain?" Tanyaku


"Aku mau peluk kamu lagi" Ucapnya

__ADS_1


"kalo nolak dosa, kalo gak nolak nanti akunya bisa muntah kalo kamu meluknya kuat-kuat mas" Ucapku menatapnya


"enggak kok" Sahutnya langsung memelukku


Saat Dani memelukku, tiba-tiba sosok Putri mengagetkan kami.


"Maaf aku numpang lewat" Ucapnya


Kami langsung melepaskan pelukan kami.


"kenapa?" tanyanya


"ada putri" Sahutku


"iihhh Putri... lewat tempat lain bisa gak? aku malu tau" Ucapku padanya


"aku gak liat kok, dadahhh" Ujar Putri lalu menghilang


"hadeh ada-ada aja temen kamu itu, untung aja pas kita lagi pelukan doang. Kalo lagi itu gimana?" Tanya Dani


"Huss sembarangan" Ucapku


"kenapa? kamu gak mau? kan kita udah halal. Lagian ini juga diwajibkan setelah menikah" Jelas Dani


"Aku gak mau durhaka sama suami" Sahutku


"yaudah sini sayang" Ajak dani


Ia membawaku ke tengah ranjang itu. Memeluk tubuhku amat erat. Ia mulai membuka pakaian yang kupakai dan membawaku berbaring diranjang itu.


.


.


.


Suerr authornya gak tau.. Author gak liat loh Rin kamu ngapain๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜† Ambyar banget mau nulis kek gini๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ


.


.


Tungguin Kelanjuttannya ya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜‰


Dan jangan lupa untuk like, komen, vote, favorite dan rate nya ya๐Ÿค—๐Ÿ˜Š


Jangan lupa juga untuk mampir ke novel ku yang lain. Daftar nama novelnya ada dibawah๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡



Fajar Untuk Senja


Love Defeats My Psicopat


Cool Girls


Buruan Capcus mampir kesana lalu tinggalkan jejak serta dukungan kalian okey๐Ÿ‘๐Ÿค—

__ADS_1


Sekian Terima Kasihโค



__ADS_2