
Saat ini Linda masih di dekat jendela itu dan tiba-tiba Menghilang bersamaan dengan menghilangnya Lisa.
"Loh kemana mereka??"Tanyaku sambil melihat sekeliling..
Tok...tok..tokk Bi Indah mengetuk pintu kamar yang ku tempati. "Ndok ini teh mu nanti keburu dingin dirubungi semut (dikerumuni semut)"Ucap bi Indah sambil mengetuk pintu kamar
"Eheh iya bi masuk aja, hmm bi yang lain kemana?"Tanyaku yang sedari tadi tidak mendengar ributnya obrolan keluarga lagi.
"Ohh, ibu dan ayahmu sedang ikut Man Deri ke belakang rumah. katanya ingin melihat kebun. terus Rian dan Rizki sedang pergi ke taman di dekat sini"Jelas bi Indah sambil menaruh Teh di meja dekat kasur
"mmm bi, Ririn boleh bertanya gak?"Ujarku dengan gugup
"boleh Rin mau nanya apa?"Sahut bibi sambil duduk dikasur bersamaku
"Hemm maaf bi sebelumnya Ririn bicarakan ini. Apa ada hal yang bersangkutan dengan Linda yang belum tertuntaskan?" tanyaku kepada bi Indah karena rasa penasaranku
Bi indah kelihatan sedih di raut mukanya, berlinang air mata di pipinya secara tiba-tiba
"bi jangan sedih, maaf Ririn sudah mengungkit-ungkit Linda. Pasalnya tadi Linda muncul di luar jendela itu bi" Jelasku sambil menunjuk jendelanya.
__ADS_1
"Hahhh?"Tanya bibi yang sontak kaget mendengar penjelasanku
"Iya bi, sepertinya dia menginginkan sesuatu atau ingin menyampaikan sesuatu tapi aku tidak tau apa?"Sahutku sambil mengelus-elus pundak bibi
"hmm mungkin karena ada hal yang bersangkutan sama orang yang membunuhnya"Ujar bi Indah sambil menghela nafas
"memangnya orang yang membunuh linda itu belum dipenjara atau bagaimana?"Tanyaku penasaran
"Bibi juga ga tau Rin"Jawab bi Indah agak sedih
"hmm nanti kita pikirkan lagi ya bi"kataku yang sedari tadi mendengarkan perkataan bi Indah
Seketika ada Lisa yang muncul di sampingku..
"Lisa jangan gitu dong kaget tau...!"Kataku dengan kesal karena kaget
"Eh siapa Lisa ndok?"Tanya bibiku
"Ehhh itu bi, Lisa ini sahabat Ririn"Sahutku dengan nada agak gugup
__ADS_1
"mana dia?"Tanya bibiku karena tidak melihat Lisa
"Ya itu bi masalahnya dia itu...."Kataku yang disambung... "tak kasat mata"Berbisik ditelinga bibi
Bi Indah kaget karena aku berteman dengan yang tak terlihat. Namun bi Indah tidak mempermasalahkan itu karena bi Indah hanya mempermasalahkan anaknya yang masih belum tenang.
Aku dan bi Indah berbincang tentang Linda hingga keluarga kami datang "yasudah bibi keluar dulu kamu istirahat aja, kalau mau makan silahkan"Ujar bibi sambil berdiri keluar kamar
Kini aku keluar kamar juga dan ingin berjalan di sekitar sini
"Kira-kira kemana ya?"aku bertanya dengan diriku sendiri sambil menggaruk-garuk kepala ku.
"Rin.... Linda itu ingin agar ibunya mengambil kalung yang dia beli saat itu. itu adalah kalung yang dia beli untuk hadiah ulang tahun ibunya"Ujar Lisa yang sedari tadi bersamaku
Karena Lisa berkata seperti itu, aku bergegas menemui bibi dan keluargaku "Bi Indah...."Kataku dengan nafas tergesa-gesa
"Loh kak kamu kenapa si?"Kata Dek Rizki
Aku menceritakan semua nya yang tadi Lisa bilang dan kini aku bersama keluargaku ingin menemui orang yang membunuh Linda itu di penjara
__ADS_1
---------------