
Kami mengecohnya dengan berpura-pura pingsan lalu salah satu dari kami seperti terjerat olehnya dan akan membebaskan Ririn. Sementara yang lainnya akan menangkap perempuan itu supaya dia tidak melanjutkan penumbalannya.
Kami memulai aksi kami..
"Tuan, kenapa mereka semua pingsan ya?"Tanya Man Deri kepada Wanita itu
"Sepertinya mereka terjerat oleh ilmuku hahahahahahaha"Wanita itu tertawa bangga
Aku sengaja membangunkan diriku dan aku bergegas mendekati mereka supaya mereka tau kalau aku menuruti mereka.
"Deri!!! lihat dia, dia bangun!"Kata wanita itu membentak
"Tuan, aku siap membantumu"Kataku meyakinkan mereka
"Tuan, sepertinya dia benar-benar terjerat oleh ilmu tuan"Lanjut Man Deri
"Baiklah kalau seperti itu, sekarang kalian angkat perempuan ini dan dudukkan dia didepan meja persembahan!"Pinta Wanita itu sembari menunjuk kearah Ririn
"Baik Tuan"Sahut kami
__ADS_1
Aku berusaha mengecoh man Deri supaya dia tidak ikut mengangkat Ririn. Ku suruh dia menyeret mereka yang sedang pingsan dan dia mengangguk setuju. Saat di dekat Ririn yang setengah sadar, aku membungkuk dan mendekat kearah Ririn lalu berbisik
"Rin, aku berpura-pura kamu harus bisa membantuku megecoh mereka"Bisikku di telinga Ririn
Wanita itu tampat sibuk menyiapkan persembahan dimejanya, kini saat nya aku membuka ikatan Ririn dan ku raih sebuah kayu besar dan memukul pundak Wanita itu sampai dia tetgrletak tak sadarkan diri. Ririn yang sudah sadar normal, beranjak bangkit dengan cepat.
"Dan, ambil kalung di leher Man Deri lalu bakar cepat!!"Pinta Ririn
"Baik Rin, kamu segera lepaskan mereka yang dibawa kedalam ruangan disana"Ujarku kepada Ririn
Man Deri yang sadar dengan kedatanganku dibelakangnya sedang melepaskan kak Rian yang tadinya ingin dibawa keruangan disebelah sana.
Tirin telah berhasil menemukan mereka yang tadinya dibawa kesebuah ruang. Mereka berlari menuju arahku.
"Ayo cepat kita bakar kalung ini"Ajak Dani
Kami bersama-sama menyaksikan pembakaran kalung itu dan tiba-tiba teriakan demi teriakan dari wanita itu lalu sura genderuwo miliknya itu menggema dan menyeringai menusuk telinga kami.
"Cepat kita lari dari sini!!"Ajak Om reno
__ADS_1
Kami segera berlari dan tak lupa mrmbopong Man Deri yang tak sadarkan diri dengan cepat.
"Tunggu!, ada yang memanggilku"Ujar Ririn menghentikan langkah kami berlari
"ada apa rin, kita harus cepat sebelum semuanya terbakat. lihatlah api dudah ada disana membakar semuanya"Kata Kak Rian dengan panik
"Lisa, ya Lisa ada disini"Sahut Ririn yakin
"Rin, aku didalam botol Rin.."Teriak kecil yang terdengar oleh telinga Ririn
"Rin kamu mau kemana?"Tanyaku padanya
"Lisa ada disana, aku ingin menolongnya"Sahut Ririn
"Baiklah aku akan menemanimu. kalian semua cepat masuk kedalam mobil dan putar mobilnya, begitu aku dan ririn sudah kembali kita cepat pergi dari sini"Perintahku kepada mereka
"Lisa, kau didalam sana?"Ucap Ririn melihat sebuah botol lalu dia membuka nya
"Lisaaa... ternyat kau disini, ayo segera kita pergi"Kata Ririn
__ADS_1
Kami segera pergi dan masuk mobil. kami akan segera pulang dan disaat kami sudah agak jauh dari tempat itu, suara dentuman seperti bom meledak itu ternyata asal dari tempat yang dijadikan wanita itu dan genderuwonya bersemayam