
Dikantor polisi....
"Pak saya ingin bertemu dengan saudara angga, dengan kasus pembunuhan 4 tahun yang lalu"Ujar Man Deri di depan pak polisi
"Sebentar pak, bapak bisa tunggu diruang sana"Sahut pak polisi sambil menunjukkan ruangan
Kami semua menunggu dan kami bertemu..
"apa kamu masih menyimpan kalung yang waktu itu kamu rebut dari anak saya sebelum kamu membunuhnya?"Tanya bi Indah kepada angga
"Ya saya masih menyimpannya, ada didalam ruang penjara saya"kata angga dengan wajah menunduk malu
"Saya minta kamu kembalikan itu dan kamu harus meminta maaf kepada keluarga Linda"Kataku dengan agak tegas
"maaf kan saya bu, pak,saya sudah lama mempunyai niat ingin mengembalikan kalung itu karena arwah anak ibu selalu menghantui saya, tetapi saya belum mempunyai waktu untuk bertemu dengan kalian"Kata angga dengan wajah yang masih tertunduk malu
"Iya kami sudah memaafkan kamu, tapi ingat semua yang kammu lakukan harus kamu pertanggungjawabkan"Kata man Deri
Kami pun memunggu Angga mengambil kalung itu, dan benar saja kalung itu masih ada padanya. Dia mengembalikan nya dan meminta maaf kepada keluarga kami.
Setelah semua selesai, kami pulang
"Der, apa kita pulang sekarang?"Tanya ayahku yang sedari tadi terdiam
"Iya sekarang kita pulang"Sahut Man Deri dengan wajah yang sedih
kami pun pulang kerumah..
__ADS_1
Diperjalanan, aku melihat Linda yang ada didekat pohon tersenyum kepadaku.
"Bi Indah...?"Aku memanggil bi Indah dan memegang tangan nya
"Apa ndok?"Tanya bi Indah
"Disana tadi ada Linda, dia tersenyum"Bisikku kepada bi Indah
"ohh syukurlah jika dia sekarang sudah tersenyum kembali, Terima kasih ya ndok"Kata bi Indah dengan senyuman lebar di bibirnya
kami sampai dirumah...
Kini hari sudah sore, kami melanjutkan dengan rutinitas seperti pada biasanya..
Next malam pun tiba..
"Rinnn,.....? lagi apa? yuk makan bareng"Teriak ibu memanggilku untuk makan malam
"Iya bu nanti Ririn nyusul"Sahutku agak kencang
Aku pun menyusul mereka dimeja makan, kami makan malam bersama. Aku duduk disebelah bi Indah dan tepat didepanku ada dek Rizki dan tiba-tiba..
"Dek, kamu jail banget sih"kataku sambil memincingkan mata ke dek Rizki
"Jail apa sih kak,orang dari tadi aku makan gak ngapa-ngapain loh"Sahut dek Rizki dengan kesal
"Ehhh ada apa ini, lagi makan kok pada ribut?"Tanya ayah yang sedari tadi melihat kami tidak akur saat makan
__ADS_1
"ini loh yah, Dek Rizki jail banget, masa kaki aku ditarik-tarik pake kakinya. mana dingin banget kaki kamu dek"jelas ku kepada ayah sambil melihat kearah dek Rizki
"Apaan sih kak, aku gak ngapa-ngapain kok tadi"Sahut rizki dengan membela dirinya
"sudah-sudah lanjut makan gih, gak baik ribut diwaktu makan gini"Kata Man Deri
"Iya Man"Sahutku bersamaan dengan dek Rizki
Kini kami melanjutkan makan, namun entah mengapa kejailan ini masih berlanjut dan aku pun memutuskan untuk melihat kebawah meja makan..
"Ahhhhhhhhhhhh setannn"Sontak aku kaget melihat ada sosok setan dibawah meja makan yang sedari tadi menjaili kaki ku. Aku kaget dan saking paniknya, kepala ku sampai terbentur dengan meja sangat kuat
Dubrakkk...
"awhhh sshhh sakitt"Rengek ku dilantai
Mereka yang melihatku panik dan ketakutan seperti ini, kini bangkit dari tempat duduknya dan menghampiriku. Aku yang masih ketakutan hingga menutup mataku dengan kedua tangan.
Sosok itu sangat menyeramkan, aku sampai menangis karena melihatnya. Matanya yang merah, giginya yang tajam menjulur keluar hampir seperti taring, badannya terbalik dan meneteskan air liur yang membuatku ingin muntah, badannya juga besar hitam.
Aku sekarang dibawa ke kamar oleh Ayahku dan aku ditenang kan disana. Ibu membawakan ku minuman agar aku lebih tenang. Tanganku yang amat dingin bagaikan es batu yang sedari tadi digenggam.
Kalian kebayang gak sih?...
Bagaimana rasanya dijaili dari bawah dengan makhluk yang menyeramkan dibawah meja makan... fyuhhh itu sungguh membuatku amat ketakutan hingga aku demam.
--------
__ADS_1