
Aku menghampiri semua yang ada di ruangan depan dengan nafas tersengal-sengal.
"Ini sendal Ririn, Ben apa kau bisa melihat bagaimana Ririn dengan sendal ini?"tanyaku kepda Beni
"Baik akan kucoba"Sahutnya
Beni terpejam dan sepertinya sudha melihat sesuatu yang menimpa Ririn. Selang beberapa menit Beni tersadar dari pejaman matanya
"Haah"Sontak Beni terkejut dan langsung melepaskan sandal itu dari tangannya hingga terjatuh
"Kenapa nak?"Tanya Bi Indah
"Ririn, ririn diculik oleh seorang laki-laki dan aku tidak tau pasti siapa dia. yang kulihat lagi, disaat lelaki itu membawa Ririn, ada genderuwo didekatnya"Ujar Beni dengan tatapan panik
"Apa"Aku dan bi Indah terkejut bersamaan dikala itu
"Bagaimana bisa?"Tanya Bi Indah
"Jangan-jangan ini ulah genderuwo tempo hari, apa dia masih hidup?"Aku panik seekali saat itu
"Jika dia masih hidup, berarti tuannya juga masih ada. Lalu, siapa lelaki itu?"Lanjut Miko
Beni mengangkat kedua bahunya pertanda ia tidak tahu.
"Bibi akan menghubungi keluarga Ririn Lagi supaya mereka membantu kalian mencari Ririn"Kata bi Indah
__ADS_1
Setelah beberapa menit menunggu, keluarga Ririn datang dan kami segera bergegas mencari tau keberadaan Ririn dan rumah pemilik genderuwo itu.
Kami menyusuri jalan didekat sekitaran tempat kejadian tempo hari, kami tak sengaja hampir menabrak seorang nenek tua yang hendak menyebrang
"Astaghfirullah.."Ucap kak Rian
Kami bergegas turun dan membantu nenek tersebut.
"Nek, nenek tidak apa-apa?"Tanya kak Rian kepada nenek itu
"Panggil saya Mbok Nija. saya tidak apa-apa"Kata nenek itu yang ternyata mbok Nija
"Ohh syukurlah kalo begitu"Kata kami bebarengan
"Kami ingin mencari teman kami"Sahut Miko
"Kalian harus hati-hati cu, dia wanita yang jahat dan licik"Ucap Mbok Nija setelah itu pergi mendahului kami
"Eh mbok kami ingin bertanya sebentar.. yah kemana tadi tu cepet banget ilangnya ya kak"Ucap Dani memandang ke arah kak Rian
"Tunggu bentar deh, wanita itu? maksudnya yang menculik Ririn?"Tanya Miko
"Ya kemungkinan, berarti kita harus tau dimana persembunyian wanita itu"Ujar Beni
Kami lanjut dengan perjalanan kami mencari Ririn. Hingga sampai didekat hutan di Desa KebonSari, kami menjumpai seorang wanita dan dia adalah...
__ADS_1
"Hei, itu bukannya Wanita yang tempo hari ingin mencelakai Ririn, dan makhluknya..."Ujar Dani yang terhenti karena melihat sesuatu
"Eh itu Ririn, itu mau diapain?!!"Kata Dani yang mulai panik
"Cepat kesana Rian!!"Sentak Om Reno
"Iya yah"sahut kak Rian
Dengan menancap gas mobil, kami sampai didepan wanita itu dan kami bergegas keluar dari Mobil dan akan menyelamatkan Ririn. Wanita itu tau akan kedatangan kami dan dia segera mengacungkan pisau yang ada ditangannya kearah Ririn.
"Berhenti atau dia akan mati!!!"Sentak Wanita itu
Dari arah belakang muncul seorang pria dewasa dan kami sangat mengenalnya..
"Man Deri"Ucap kami bebarengan
"Deri, apa yang kau lakukan dengan putriku? kenapa kau menculiknya?"Bentak Om Reno
"Huahahahahahahaa.... tuan, mari kita lanjutkan untuk penumbalannya"Sosok Man Deri yang sepertinya telah dicuci otaknya itu menertawai kami
"Ehh apa yang akan kau lakukan pada adikku? kumohon jangan!"Ujar Kak Rian memohon
"Diam...!!"Bentak Wanita itu
Kami terdiam sejenak memikirkan apa yang akan kami lakukan jika seperti ini kejadiannya.. aku menurut dengan wanita itu untuk diam *** kami tak lengah dengannya, kami juga akan mengecohnya supaya dia melepaskan Ririn.
__ADS_1