Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 43: Sampai kerumah


__ADS_3

-POV Ririn-


Kami sampai dirumah dengan selamat.


"Assalamu'alaikum"Ku ucap salam didepan rumah


"Waalaikumsalam.. Ririnnnn...."Sahut ibuku yang sedari tadi menungguku


Ibuku menangis hari kala aku datang. Aku tau keluargaku tidak ingin kehilanganku. Semoga aku dan keluargaku selalu bersama hingga maut memisahkan aamiin..


"Kamu tidak apa-apa kan nduk?"Tanya ibu sembari menangis memelukku


"iya ibu Ririn tidak apa-apa. Bu dimana Dek Rizki?"Ujarku menanyakan


"Rizki berada dirumah, ibu menyuruhnya untuk tidak ikut supaya bisa menjaga rumah"Jelas ibu


"ohh"

__ADS_1


"Sebenarnya apa yang terjadi"Tanya bi Indah


"Ririn diculik oleh wanita yang tempo hari memelihara genderuwo, dia akan menumbalkan Ririn karena tubuh Ririn yang bagus menurutnya. Dan yang menculik Ririn tadi malam itu Man Deri"Jelas Dani menunjuk Man Deri


"Apaa?"Bi Indah dan Ibuku terkejut bersamaan


"Mas, apa yang kau lakukan? bukan kah kau seharusnya pergi ke tempat kerjamu yang baru?"Sedikit lagi tangan bi Indah mendarat dipipi Man Deri untuk menamparnya. Namun, segera ditahan oleh Ayahku


"Indah, hentikan! Biar Deri yang menjelaskan"Bentak Ayahku kepada Bi Indah


"Maaf semuanya, baiklah akan kuceritakan. Sewaktu aku pergi akan ketempat kerjaku yang baru didekat Desa KebonSari. Namun, aku salah arah dan masuk kedalam hutan lalu bertemu dengan seorang wanita disana. Aku bergegas bertanya kepadanya tempat kerja itu. Setelah aku bertanya dan hendak pergi, tiba-tiba saja dia memukulku dari belakang menggunakan kayu hingga aku tak sadarkan diri. Setelah itu aku tak tau apa lagi yang terjadi. Yang aku tau, tadi aku bangun dan sudah dimobil bersama dengan mereka"Jelas Man Deri


"Untuk kalian semua, lusa dirumah ku akan ada acara makan bersama seputar syukuran dan akan ada berita yang akan kusampaikan"Kata Kak Rian sembari tersenyum


"Memangnya ada apa?"Tanya Man Deri


"Nanti kalian bakal tau kok, datang ya!"Kata Kak Rian meyakinkan kami

__ADS_1


"baiklah"


Kak Rian memang sudah pindah lama ke rumah pribadinya bersama dengan istrinya. Rumahnya tidak begitu jauh dari rumah ayah dan ibuku hanya berbeda 3 block dari rumah ayah dan ibu.


Kami kembali ke keadaan semula. Semuanya terlihat baik dan hari ini aku bersama teman-temanku dan keluargaku akan pergi kerumah kak Rian karena ada acara syukuran yang katanya ingin menyampaikan berita, entah apa itu?..


Sebelumnya, aku sudah ada dirumah ibuku dan ayahku. Teman-temanku yang lain tinggal dirumah Dani.


Lelah, sangat membuatku ingin terlelap. Hingga mataku berat lalu tertidur. Belum sempat masuk ke dunia mimpi, aku terbangun karena Lisa yang sedari tadi usil dikamarku.


"Lisa?.. Ngapain sih sibuk banget kayanya"Tanyaku sembari mengucek-ucek mataku


"Maaf, aku tidak sedang sibuk. Tetapi aku merasa gelisah teringat dengan ibuku"Sahut Lisa dengan menundukkan mukanya


"Lisa, kamu jangan sedih dong lagian nih ya kalo kamu sedih entar jelek lohh hihi"Kataku meledek Lisa dan Lisa langsung memberikan tatapan tajam padaku setelah itu dia menghilang


"hmm Lisa, kebiasaan deh gak pernah serius nih kalo ngomong"Aku memandangi Lisa yang menghilang

__ADS_1


"Kasian tuh si Lisa, kenapa ya dia sampai gelisah kaya gitu?. lagian aku baru tau kalo hantu bisa gelisah hihi"Ucapku yang bingung dengan sedikit tertawa


__ADS_2