
Hey heyyy.. Udah nungguin part yang di update ya hehe
Maaf jika lama😁
Nah ini udah ada partnya lagi.. Yuk dibaca. Jangan lupa like, komen, and votenya ya😊😘
.
.
Happy Reading🥳🥳
.
.
Lama setelah kami menunggu mereka, tak jua mereka ada di perkumpulan kami. Aku segera memberitahu kepada pemandor kami supaya membantu mencari mereka
"duhh udah dari tadi nih mereka belum nongol juga"Kata Bela khawatir
"Sebaiknya kita lapor ke pemandor kita, Gilang kamu disini aja temenin Bela" kataku
"oke"
Didekat tenda pak Hendrik dan Pak Jamal..
"Pak saya ingin melapor, teman kami ada yang belum keliatan dari tadi. Bagaimana ini pak?"Kata Danar
"mungkin mereka ke toilet"ujar Pak Hendrik
"tapi sudah dari tadi kami menunggu pak"kataku
__ADS_1
"ibu tadi malam liat ada dua orang yang jalan kearah pohon disana itu, ibu mau tegur takutnya salah lihat karena gelap suasananya tadi malam"Lanjut dari bu Nia yang muncul dari balik tenda
"ya mungkin itu Ririn sama Shiva, pak bagaimana kalo kita cari mereka"Kataku mengajak
"Baiklah, saya juga tidak mau diantara kalian ada yang kenapa-napa. Karena kami pemandor kalian" kata Pak Jamal
Kami mencari kearah yang dikatakan oleh Bu Nia tadi. Sebelum kami mencari Ririn dan Shiva yang tak kunjung terlihat, Bu Elly sudah memberitahukan kepada seluruh pelajar bahwa pengamatan yang dilakukan hari ini ditunda. Aku dan Danar menghampiri Bela dan Gilang yang kami tinggal tadi.
"Gimana Dan?"Tanya Gilang
"Kayanya Ririn dan Shiva hilang deh, kita harus cari. Yang lain juga lagi pada nyari"Jelasku
"apaa?"Sontak Bela kaget dengan penuturanku
"Kita cari sekarang, kata Bu Nia semalem..."Danar menceritakannya
"Oke kita kesana"Kata Gilang
"permisi"Kata kakek itu menepuk bahuku
"hahh! Eh kakek maaf nih saya kaget. Ada apa ya kek? Kakek siapa?"tanyaku kepada kakek
"hoii tanya nya satu-satu kali. Itu orang tua loh"Celetuk Danar
"hehe"
"Saya kuncen disini. Nama saya mbah Yadi. Tadi malam saya melihat dua orang gadis ke arah sana. Mungkin itu adalah teman kalian yang kalian cari"Tutur kakek itu
"Hah serius kek?"Tanyaku yang belum pasti
"Iya, mereka sepertinya tidak bisa kembali. Karena, disaat malam, keadaan hutan disebelah sana memang berbeda. Konon katanya, kalau pada malam hari ada Nyai Kuning Wangi yang muncul. Jika ada lebih dari satu orang yang masuk kesana malam-malam, maka salah satunya akan diambil dan korbannya akan ditemukan dalam keadaan yang memprihatinkan"Jelas kakek itu
__ADS_1
"Apaa?"Serentak kami yang membuat pak jamal dan pak Hendrik menegur kami
"Heii nak kalian kenapa?"Tanya pak jamal
"enggak mungkin..! Pak kita harus cari mereka pak. Kita harus kesana"kataku bersikeras menuju kearah hutan yang dikatakan kakek tadi
"Loh kakek nya kemana?"Tanya Bela
"Eh iya kemana ya?.. Apa jangan-jangan hiiyyy"Lanjut Gilang
"Udah jangan pada ribut. Sekarang kita cari mereka!"Kata Danar
Kami masuk lebih dalam kearah hutan tersebut. Aku seperti mendengar suara teriakan minta tolong dan suara langkah kaki berlari
"Hehh denger gak, kayak ada yang lari.. Terus minta tolong gitu"Kataku
"Iya saya juga mendengarnya"Kata Pak Hendrik
Lebih jelas suara itu dan langkahan kaki yang menuju kearah kami. Tiba-tiba...
Bruuugggg!!..
"Awww sia.."Kata Danar yang ada dibelakang kami
"Shivaa..."Danar memeluknya
"Shiv, kamu gak apa-apa kan?"Tanya Bela
"Ririn.. Ririn hilanggg!"Kata Shiva yang membuat kami kaget
"apa?"Kata kami serentak
__ADS_1
Hehe bersambung ya..👇