
Aku bersama Gilang, Danar, dan Pak Polisi itu melihat tempat yang dibilang adanya seseorang
"Dimana pak?"Tanyaku
"Itu tadi disana nak, ayo segera kesana"Ajak pak polisi
Dan Benar saja disana ada Ririn yang sudah terombang-ambing di tepi sungai
"Ririinnn...."Aku teriak dan segera menghampirinya
"bapak akan telfon ambulance, kalian tolong bawa dia kesini"Kata Pak polisi
"Baik pak"Sahut Danar
Aku langsung memapah Ririn yang pingsan dan basah kuyup itu. Dikepalanya terdapat luka benturan yang membuatnya mengeluarkan darah disekujur pelipisnya.
"Rin.. kamu harus kuat ya"Kataku menggenggam tangannya
"Danar, Gilang.. beritahu yang lainnya bahwa kita sudah menemukan Ririn dan akan membawanya ke rumah sakit terdekat"Pintaku kepada mereka
"oke Dan"Sahut mereka
Beberapa menit kemudian ambulance sampai dan kami langsung membawa Ririn masuk ke dalam untuk ke rumah sakit terdekat.
Β
Sampai dirumah sakit...
Ririn segera dilarikan ke ruang ICU. Aku segera menelfon mama yang akan datang bersama keluarga Ririn
"Assalamualaikum ma, nanti berhenti aja di Terminal bus yang didekat Simpang jalan Kuningan, karena Ririn sudah ditemukan dan sekarang ada di Rumah sakit Bahagia" Kataku dengan panik
"Waalaikumsalam, iya Dan" sahut mama
"nanti Dani pesenin mobil supaya mama sama keluarga ririn bisa kesini"Kataku
__ADS_1
"yaudah kalo gitu kamu jaga ririn ya, Assalamualaikum"ucap mama
"waalaikumsalam ma"sahutku
Segera aku memesan kan mobil untuk menumpangi mama dan keluarga Ririn dan menelfon Miko agar tidak jadi menjemputnya.
Terlihat Shiva dan Bela sudah kemari bersama dengan pak jamal dan pak hendrik.
"gimana Dan, keadaan Ririn?"Tanya Bela
"gak tau nih, Dokter belum keluar"Ucapku
"ohh, kamu yang sabar ya Dan"kata shiva
"iya shiv" sahutku
Sekitar setengah jam berlalu, Dokter dari ruang ICU keluar
"Ada keluarga dari pasien?"Tanya dokter itu yang di name tag nya terdapat namanya yaitu Dokter Hamidah
"Saya harus berbicara dengan keluarganya tentang keadaan pasien"Kata Dokter Hamidah
"Perwakilan saya saja Dok, karena keluarganya masih didalam perjalanan akan kesini"Ucapku
"Baiklah, mari ikut keruangan saya"Ajak Dokter Hamidah
"dok, apa kami boleh melihat pasien?"tanya Shiva
"Pasien masih dalam keadaan kritis dan dalam pengaruh obat bius. Mohon jika ingin masuk perorang saja dan memakai perlengkapannya didalam sana"Ujar Dokter Hamidah
"Baik dok terima kasih"Sahut Shiva
Aku mengikuti Dokter Hamidah keruangannya. Disana kami duduk berhadapan dan Dokter akan membahas tentang keadaan Ririn
"Jadi begini, pasien mengalami benturan keras dibagian kepala nya. Diperkirakan pasien akan mengalami amnesia"Ucap Dokter itu yang membuatku terkejut
__ADS_1
"apaa?.. dokter pasti salah kan?.. gak mungkin" kataku bersikeras
"Kami sudah memeriksanya sebaik mungkin, dan perkiraan dari saya pasien mengalami Amnesia yang kemungkinan membuatnya tidak ingat dengan dirinya atau bahkan keluarganya"Ucap Dokter itu
"Apa bisa disembuhkan dok?"Tanyaku
"Pasien bisa sembuh seiring dengan berjalannya waktu, namun diharapkan tidka memaksanya untuk mengingat"Kata Dokter Hamidah
"Baik Dok, terima kasih atas bantuan Anda"Ujarku
"Sama-sama, oh ya jangan lupa pergi ke Administrasi"Kata Dokter
"iya dok, saya permisi dulu"Kataku
"baik, silahkan.."Ucap dokter
Keluar Dari ruangan Dokter aku segera ke Administrasi untuk mengurus data tentang Ririn dan kembali ke ruang ICU tempat Ririn berada..
.
.
.
Haiii teman-teman..ππ
maaf ya "Sahabatku yang tak kasat mata" lama update dikarenakan aku kurang fit akhir-akhir ini dan tugas sekolah ku menumpuk
Tapi sekarang sudah update kembali, mohon dukungannya ya..ππ₯°
Untuk setiap part jangan lupa Like, Komen, dan tip juga boleh banget ya hehe..
Jangan lupa vote dan Rate nya yaπ₯°ππ
Oke dehhh nantikan terus kelanjutan updatenyaππ
__ADS_1