
Yuk dibaca lagi dan jangan lupakan dukungan pada setiap bab novelnya ya😉😊🤗
.
.
.
.
Syukuran selesai diadakan. Berharap setelah ini kebahagiaan selalu menyertai keluarga kami.
Namun, Aku salah..
Beberapa hari setelahnya, ketika azan Magrib berkumandang Aku dan ayah yang baru saja sampai kerumah setelah pergi dari pasar sore tadinya terkejut akan sosok yang mengintai sesuatu dihalaman rumah kami. Bukan! sosok itu bukan mengintai keluargaku tetapi, pendaman Ari-ari Dedek Azmi yang dikubur disana.
Sosok yang ku tahu bentuknya menyerupai kepala terbang dan jeroan tubuh yang tak tertutup badan itu hendak mengambilnya. Aku dan ayah segera berlari kearah sana dan membuatnya langsung pergi begitu saja.
Untungnya, Pendaman Ari-ari tersebut belum terbongkar. Karena kejadian ini, Ayah dan yang lainnya dikeluargaku bergantian menjaga halaman rumah kami yang terdapat pendaman tersebut.
"Nak, kamu harus hati-hati. Ayah dan Ririn tadi melihat seperti sosok kuyang sedang mengintai pendaman itu" Kata ayah pada kak Rian
"Iya ayah, Rian akan hati-hati" Sahut kak Rian
Sedang membicarakan itu, suara tangisan dedek Azmi terdengar sehingga membuat kami menyusul kekamar dan melihatnya.
Sontak saja aku berteriak kala membuka pintu kamar tersebut.
"aaa..." Aku langsung menutup mataku
"Rin kenapa?" Tanya Ayah
"Kak, cepat bawa Dedek Azmi kekamar lain. Disini ada yang mengincarnya" Sahutku
__ADS_1
Aku segera meminta ayah dan yang lainnya untuk menutup jendela dan pintu rapat-rapat. Lalu, membaca doa-doa dan Shalawat agar Dedek Azmi tenang dan yang mengganggunya segera pergi.
Dedek Azmi tenang setelah setengah jam berlalu. Ibuku sudah memberikan ramuan dari sebuah tanaman yang dipercaya menenangkan seorang bayi yang menangis karena hal 'itu'.
"Kenapa begitu banyak gangguan ya?" Tanyaku pada diriku sendiri
"Hmm keluargaku harus berhati-hati kalau begini. Jika tidak, makhluk-makhluk itu akan terus mendatangi rumah ini dan mengganggu kami terutama Dedek Azmi.
Keesokan harinya adalah hari libur kerja, aku berencana berkumpul dengan teman-temanku. Menceritakan kejadian yang menimpa keluargaku tadi malam. Tak lupa membawa sahabatku Putri ikut bersamaku.
"Put, nanti aku kenalin sama teman-teman aku sewaktu kuliah" Ujarku sembari menyisir rambut
"Oke" Sahutnya
Sampai disebuah Cafe tempat kami berjanjian.
Aku segera menghampiri teman-temanku itu.
"Hai semua" Sapaku
"Sorry, tadi aku nyariin temen. Gak tau kemana hilangnya" Sahutku melihat kearah Putri
"siapa?" Tanya Dani
"Gak keliatan, entar kalian takut kalau aku bahas" Kataku
"Ohh, gak usah deh aku paham kok" Timpal Bela
"Tapi, bukannya yang waktu itu kamu bilang dia udah kembali tenang ya?" kata Danar
"Aku nemu lagi namanya Putri, tapi yang kali ini lebih spesial. Dia ternyata sahabat aku sewaktu SMA dulu. Tapi sayangnya dia lupa ingatan" Jelasku pada mereka
"Yaelah, Hantu aja bisa hilang ingatan" Ucap Gilang tertawa
__ADS_1
Putri langsung saja menghampiri Gilang dan menarik rambutnya.
"Eh apaan nih, kok ada yang narik rambut aku si?"Tanya Gilang
"Kamu diusilin sama Putri"Kataku sembari tertawa
"Eh aduh, maaf ya putri aku cuma bercanda" Kata Gilang
Kami semua tertawa melihat tingkahnya hingga perut kami terasa sakit dengan tawa itu.
.
.
.
.
Tungguin Kelanjuttannya ya😊😉
Dan jangan lupa untuk like, komen, vote, favorite dan rate nya ya🤗😊
Jangan lupa juga untuk mampir ke novel ku yang lain. Daftar nama novelnya ada dibawah👇👇
Fajar Untuk Senja
Love Defeats My Psicopat
Cool Girls
Buruan Capcus mampir kesana lalu tinggalkan jejak serta dukungan kalian okey👍🤗
__ADS_1
Sekian Terima Kasih❤