Sahabatku Yang Tak Kasat Mata

Sahabatku Yang Tak Kasat Mata
#Part 69: Ketahuan


__ADS_3

Yuk dibaca lagi dan jangan lupakan dukungan pada setiap bab novelnya ya. Aku sayang para pembaca dan rindu buat novel. Jadi, sebenarnya mau up hari jumat gitu malah up sekarang hehe๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜Š๐Ÿค—


.


.


.


Ibuku datang menemuiku yang sedang bersama teman-temanku.


"Hayo, gimana? kalian ydah seneng Ririn udah pulang?" Tanya ibu pada Teman-temanku


"Ya seneng lah tante"Sahut Bela


"Oh iya, karena Ririn sudah kembali dan sudah ingat..." Ucapan ibu terpotong oleh teman-temanku


"Sudah ingat?" Serempak mereka


Aku hanya menahan tawaku karena mereka terkejut dengan penuturan ibuku.


" Iya sudah ingat, memangnya kenapa? kok terkejut begitu?" Tanya ibuku


Aku yang tak ingin sebagai bahan kegeraman mereka pergi menghindari mereka.


"Bu, Ririn ke WC dulu ya" Aku berlalu pergi


"oke" sahut ibu


Dibalik dinding itu, aku mendengarkan dan memperhatikan mereka. Mereka sangat geram dan berkata ingin mencubit-cubit diriku.


Dek Rizki yang melihat aku ada di balik dinding malah mengagetiku sehingga aku teriak dan mereka semua melihatku.


"Booo" Dek Rizki memang jail


"Aaa" Sontak saja teriakanku membuat mereka semua memandangiku


"Dek, apaan sih kok main ngagetin aja?" tanyaku padanya


"Lagian kakak ngapain disitu?" Tanya Dek Rizki


"emm anu.. kakak tadi..." Belum selesai aku berbicara Shiva memanggilku


"Nah tuh dia Ririn.. Sini kamu" Ucap Shiva

__ADS_1


"Hehe iya iya" Sahutku


Duduk menghadap temanctemanku. Kulihat wajah mereka yang amat geram dengan candaanku yang tadi.


Mereka menggelitiki diriku sampai perutku sakit menahan tawa


"Udah udah hahahahahaha" Mereka terus saja menggelitiki diriku


"Udah cukup, kasian Ririn tuh sampe merah gitu mukanya" Ujar Dani


"Ya kalau yang bilang udah Dani sih ya kita udahan ya Bel gelitikin Ririn" Ujar Shiva


"Iya takutnya di omelin pas dijalan balik sama Dani" hehe" Ucap Bela


Dani hanya tersenyum mendengar penuturan mereka.


"Rin, beneran kamu udah ingat kan?" Tanya Dani


"Iya udah kok, maaf ya tadi aku cuma bercandain kalian" Sahutku


Dani tiba-tiba memelukku seakan begitu senang karena kabatku yang telah membaik dan mengingat semuanya.


"Etsss dilarang!" Tegas Gilang


ย 


Malam tiba...


Selesai menunaikan ibadah sholat Isya, Aku ingin keluar kamar untuk menemui keluargaku yang masih menemaniku dirumah kontrakan ini.


Tetapi, sesuatu menahanku...


"Eh kok kakiku gak bisa gerak ya?" Batinku


Lalu aku menoleh kebawah. Betapa terkejutnya aku melihat hantu Putri yang mengikutiku sampai kerumah.


"Putri..." Ucapku


"Putri? Siapa dia?" Tanya Hantu tersebut


"Putri itu nama kamu, dan ya kamu adalah sahabatku yang sudah meninggal ketika kamu masih SMA" Kataku padanya


"Benarkah?" Tanya hantu Putri

__ADS_1


"Iya, Aku bakal mencoba mencari tahu dimana tante Rossa dan memberitahunya tentang kamu" Kataku


"Tante Rossa? siapa dia?"Tanya Hantu Putri lagi


"Dia orangtuamu" Sahutku


Hantu Putri merasa sedih, dan disisi lain pada dirinya ia merasa senang karena ia dipertemukan denganku.


"apa orangtuaku masih hidup?" Tanya Hantu Putri


"kemungkinan, dan aku bakal cari tahu" Sahutku


"Aku sangat berterima kasih padamu" Ucap hantu Putri


"Panggil aku Ririn, kamu mungkin lupa dengan namaku. Tetapi, aku tetap ingat kau adalah sahabatku" Kau berhambur memeluk hantu Putri tetapi, yang kurasakan hanya hawa dingin


"Iya Ririn"Sahutnya


.


.


.


.


Tungguin Kelanjuttannya ya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜‰


Dan jangan lupa untuk like, komen, vote, favorite dan rate nya ya๐Ÿค—๐Ÿ˜Š


Jangan lupa juga untuk mampir ke novel ku yang lain. Daftar nama novelnya ada dibawah๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡



Fajar Untuk Senja


Love Defeats My Psicopat


Cool Girls


Buruan Capcus mampir kesana lalu tinggalkan jejak serta dukungan kalian okey๐Ÿ‘๐Ÿค—


Sekian Terima Kasihโค

__ADS_1



__ADS_2