
"Nana Cepat dong payah banget sih!!."Teriaknya menyebut namaku sambil berlari lebih dulu dari ku.
Iyah Nama ku Reina Putri Claretta Jasmeen panggil aja Nana oke biar ga kepanjangan kata Reval.
Aku anak ke dua dari seorang pengusaha besar Aidan Syham Pratama dan Desiner ternama Regina Claretta Anindya.
yaps..umur ku sekarang 17 tahun sekarang aku tinggal di Mayfair London pasti kalian tau bukan? Mayfair merupakan sebuah kawasan elit di London dan Mayfair berada di selatan London dan bersebelahan dengan Hyde Park dan Buckingham Palace. Bersama keluarga kecil ku...ah iya aku juga mempunyai Abang Aldio Putra Syham Pratama yang paling nyebelin sedunia paling dingin di antara kutub utara,irit bicara seakan jika panjang panjang perlu di bayar, cihh sombong.
Dan kini aku tengah berada di taman sekolah ku sambil memandang lurus kedepan dan kembali mengigat masa kecil indah ku 10 tahun yang lalu,bersama cowo tengkil yang sekarang aku tak tau rupanya kek apa yah?? ntah deh
"Revall pelan pelan dong aku cape ini!!."
Revaldi Reynand anak dari Om Abraham Reynand dan tante Anita Deolinda dia sahabat kecil ku huff aku merindukkanya. Cowo yang tak mau kalah dari ku, pria menyebalkan tapi aku sayang dan yang aku kagumi dari dia saat aku merasa capek dia selalu menggendongku di atas punggung kecilnya.
Sahabat terbaik sejak kami terlalu masih kecil. bahkan mungkin sejak kami masih dalam kandungan. ibunya dan ibuku sudah bersahabat dari mereka gadis. dan bukan hanya mom dan tante Anita saja tapi Daddy and Om Abraham juga bersahabat sejak dulu. Dan persahabatan kamu seperti warisan keluarga. Yang turun temurun harus kami jaga.
"ahhhh kamu payah na!."Teriaknya yang masih berlari.
__ADS_1
"kalau ga berhenti gue loncat nih ke danau sekarang!!." Ancam ku seketika dia pun berhenti di tempat membuat ku tersenyum kemenangan namun senyuman ini kembali memudar saat aku mendengeran ejekan yang keluar dari mulut busuknya.
"Ehhhhh nana kamu mau aku di marahin om Aidan!Nanti aku di sangka mandiin anak kucing liar di danau yang indah ini." Gila emang gila pikir gue yah kali gue di samain sama Kucing liar.
Untuk sekian kalinya aku tersenyum mengingat masa masa indah ini tatapan ku ini beralih pada ponsel genggaman ku yang sudah tertera foto masa kecil ku itu bersama cowo tengil yang sekarang sedang aku rindukan.
"Wahhhhhh parahhh emang aku mirip anak kucing liar gitu??...kamu ga nyadar aku tuh yah orang paling cannnnnn-tik seduniaaaaaa bahkan sampai negeri Antah Berantah juga tau kok!."
"Bodo amat!Aku ga denger..Aku ga denger." Teriaknya sambil menutup telinganya dengan kedua tangan mungilnya.
"Bodo Amat!!." lagi lagi ucapan itu yang membuat ku kesal sendiri.
"Dih nyebelinnn banget sihh ini kamu!!Aku lempar pake katak yang ada di danau ini!." Dengan keberanian aku menyebut nama katak hewan yang paling aku jiji selama ini untuk menyebutnya saja aku merasa jiji apa lagi melihatnya secara langsung pingsan aku..
"Emang berani?." Tanya nya yang mulai berjalan ke arahku.
__ADS_1
"ngga sih heheh!!Tapi!tenang aku punya ini!." Jawab ku sambil cengar cengir sendiri dan bukan hanya itu aku menunjukkan hewan yang paling dia takut yang kini sudah aku pegang di tangan kanan ku.
"Ahhhh jangan main main deh!!!lepasin itu capung dari gue ahh!!!." Seketika dimembulatkan matanya dan berbalik lari sekencang kencangnya itu membuat ku tertawa lepas...
Lagi lagi aku tersenyum mengingat semuanya..
"hahah sini loo!!." Pekik ku yang berlari mengejar dia.
"AHHH PLEASE NA LEPASIN ITU CAPUNG!! GUE GA APA APA KOK DEMI KEGANTENGAN GUE YANG TIADA TARA INI GUE IKHLAS DEH KALAU DI LEMPAR PAKE HATI KAMU TAPI NGGA SAMA CAPUNG ITU!." Teriaknya sambil terus berlari dan dengan senang hati aku mengejarnya.
"Gak!!!Sudi gu--"
"REVAL!!!NANA!!Pulang ini udah sore!!Kalian masih kecil cepat kembari kalian!!." Teriak tante Anita yang memotong ucapan ku dan seketika langkah kamu terhenti.
"Iya Bun!."
"Iya Mom!."
__ADS_1
Kami berdua menghampiri sang Wonder Woman duhhh rasa takut menyelimuti kami bagaimana bisa??keadaan kami sekarang sangat sangat kotor penuh dengan tanah yang kotor.