
Hari ini adalah hari penerbangan Reval dan seluruh tim nya menuju Manchester city di London. Bukan hanya tim serta wakil sekolah yang datang tapi Ab, Anita dan Reva juga ikut karena mereka ingin melihat sang anak bertanding sekaligus berlibur. maka dari itu Ab memutuskan untuk ikut dalam hal ini. Bukan hanya Reval yang di temani kedua orang tua nya tapi beberapa siswa juga ada yang mengajak kedua orang tuanya. seperti Nata, iya dia membawa kedua orang tuanya.
Mereka sampai di London sore hari. Setelah itu mereka bergegas menuju hotel Holiday inn Manchester city centre.
Holiday Inn Manchester - City Centre terletak di jantung kota Manchester, di seberang Stasiun Kereta Piccadilly. Hotel ini memiliki teras, pusat kebugaran, dan 12 ruang rapat. Wi-Fi gratis tersedia di semua area, termasuk di restorannya.
Setiap kamar ber-AC, dan dilengkapi dengan internet gratis berkecepatan tinggi serta TV satelit layar datar 40 inci. Semua kamar memiliki kamar mandi dalam dengan perlengkapan mandi gratis dan pengering rambut.
Restoran hotel ini ramah keluarga, dan menawarkan masakan internasional modern. The Canal Terrace memberikan Anda kesempatan untuk bersantai dengan minuman sambil menghadap kanal. Pusat kebugarannya menyediakan mesin dan alat angkat beban yang dapat Anda gunakan tanpa biaya.
Holiday Inn Manchester - City berjarak 8 menit dari King Street, dan 13 menit berjalan kaki dari St Ann's Square. Bandara terdekat adalah Bandara Manchester, 15 km dari hotel ini.
"Sayang, sebaiknya kamu istirahat di kamar, Kamar Bunda dan Ayah ada di sebelah kamar kamu." Jelas Ab melirik putranya yang terlihat lelah itu.
"Iya, sebaiknya kaka istirahat besok adalah hari pertandingan. butuh banyak persiapan jangan sampai lelah nak!." Ujar Anita mengelus rambut Putra nya.
Reval memeluk Anita dengan erat lalu mengeraikan pelukannya "Reval ke kamar dulu yah." pamit nya yang di angguki oleh kedua orang tuanya.
"Ndaa, Yayah , Reva tidul dimana?" Tanya nya sambil menonggak ke atas menatap Ab dan Anita.
Anita Berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan Reva "Reva tidur dengan Bunda dan Ayah Sayang." Ucapnya yang di angguki oleh Reva.
"Oke Unda!"
Reval memasuki kamarnya, ia tidak tidur sendiri tentu nya dengan kedua temannya Iqbal dan Andri.
"Awas lo kalau ngompol!." Pekik Iqbal menunjuk Andri.
"Iya lo lah awas kalau tidur ga bisa diem gue tabok!." Acam Andri.
Reval menghampiri kedua temannya dan duduk di atas ranjangnya "Kalian berisik banget sih! puyeng gue dengerinnya." Omel Reval.
"Gue juga puyeng Val punya temen kaya si Andri tuh." Celetuk Iqbal yang mendapatkan bogem bantal dari Andri.
"Auh ah gue mau buka handphone dulu." Ucap Reval yang membuka handphone nya dan menekan aplikasi Instagram.
"Kaya ada notif aja lo." Sahut Iqbal yang sama sama memainkan handphone nya.
"Ada dong."
"Alahhh palingan grup doang." Ucap Andri yang sama memainkan Handphone nya.
"Bener! lo tau aja ah.Gue baper nihhh." Reval mengacungkan jempolnya.
"Astaghfirullah Najis!." Andri dan Iqbal beristighfar
"Eh ada notif nih! dari Nata wkwk." Reval tersenyum senang dan menyombongkan dirinya kepada kedua sahabatnya.
"Sombongnya Anak bapa Abraham ini." Cibir Iqbal.
"Suka suka gue dong."
Nathalia Afsheen Myesha.
Istirahat! jangan tidur malem malem! besok pertandingan INGAT!.
Revaldi Reynand.
Okee Perii imut. lo juga jangan tidur malem-malem nanti takut ada yang nyanyi.
Nathalia Afsheen Myesha.
Apaan Peri imut? Gila lo Val bikin gue takut aja.
Revaldi Reynand.
Mau gue temenin tidur nya?.
Nathalia Afsheen Myesha.
Astaghfirullah Oii,,, lo salah makan yah?
Revaldi Reynand.
Iya salah makan, tadi aku makan hati kamu jadi gila.
Nathalia Afsheen Myesha.
lo lagi nge gembel yah?
Revaldi Reynand.
Gombal sayang.
Reval tersenyum membaca chatannya dengan Nata, ia yakin Nata sekarang lagi Speechless olehnya. Hehe Reval jahil tuh.
__ADS_1
"Masyaallah cantiknya." Sahut Andri tiba tiba.
Reval dan Iqbal melirik ke arah nya " Cantik apa nya?" Tanya Reval.
"Ini cantik cewe selebgram itu." Sahut Andri sambil menzoom foto cewe itu.
"Selebgram siapa? Lucinta luna?" Celetuk Iqbal.
"Gila lo! ini mah real asli lohhh." Andri tersenyum melihat foto cewe cantik itu.
"Siapa sih, mana sini gue liat." Reval merebut ponsel milik Andri. Seketika ia membulatkan matanya
"Owhhh ini, cewe selebgram yang lagi naik daun itu." Reval tersenyum melihatnya.
"Siapa Val?" Iqbal bertanya .
"Si Renna_pcj itu, dia post foto dua hari yang lalu." Sahut Reval sambil memperhatikan foto cewe itu di handphone miliknya. Ia memang mengangumi kecantikan cewe itu namun hatinya serasa ada yang beda ketika memandang foto nya.
Ntah mengapa setiap ia melihat foto itu justru ia mengingat Nana sahabat kecilnya itu, sahabat yang sudah mencuri sebagian hidupnya, sahabat yang ia rindukan selama 10 ini.
"Cantikan mana Renna-Renna ini, Apa si Nata?" Goda Iqbal.
"Iya cantikan gue lah." Celetuk Andri.
Reval melempar bantalnya kewajah Andri " Bencong lo!."
"HAHAHA!."
"Bay the way dia tinggal di mana yah?" Tanya Andri seketika.
"Mana gue tau, emang gue bapaknya." Jawab Iqbal mengangkat kedua bahunya.
"Cek dong di situ *****!" Ujar Reval yang kesal melihat kebodohan temannya ini.
"Ehh iya gue lupa, tumben lo bener val." Pekik Andri ke arah Reval, lalu menekan foto itu dan muncul lah maps nya.
"Myfair London? WHAT!!!!." Teriak Andri sambil berdiri membuat Iqbal dan Reval kaget bukan main.
"Apaan sih lo? gaje banget."
"Ini...ini dia tinggal di Myfair London, dia juga anak London cuy." Andri tersenyum senang.
"Bentar! Tapi kok mukanya kaya orang Indonesia loh, kalau kita liat liat." Ujar Iqbal.
"Bener lo!."
"Ke sana ah." Ucap Andri tiba tiba.
"Kemana?."
"Emang dia mau sama lo?" Tanya Reval.
"Hehe ngga sih." Ucap Andri di serangin cengiran di wajahnya.
"Yang ada lo di tendang bro!." Pekik Iqbal yang membuat Andri kesal.
......
"Mom....Dad..." Teriak Nana menghampiri Gina dan Aidan. lalu ia duduk di antara keduanya dan mencium pipi mereka.
"Apaan sih sayang?" Tanya Aidan melirik Nana yang tengah bersender di bahunya Gina.
"Besok ikut yah." Ujar Nana
Aidan dan Gina saling menatap "Kayanya kita ga bisa deh sayang." Sahut Gina yang membuat Nana cemberut.
"Terus aku sama siapa dong?" Rengek Nana sambil memeluk tangan Gina.
"Pergi sama Abang aja." Sahut Aidan yang memberi saran.
"Ngga Dad!." Ucap seseorang yang baru datang dan duduk di karpet lalu menyalakan Televisi.
"Tuhh kan Abang ga mau Dad." Nana memasang ekspresi sesedih mungkin.
"Abang..kasian dong adik nya, nanti kalau di culik orang gimana?" Goda Gina
"Mana ada yang mau culik anak jelek kaya dia." Celetuk Al sambil mengunyah cemilan nya.
"Ehhh Sembarangan!! gini gini juga Nana cantik tau! selebgram lagi!!." Pekik Nana kesal.
"Udah Bang temenin, kasian dia. sekalian Teman teman perempuan kamu ikut aja jadi satu mobil." Saran Aidan sambil menyuruput kopinya.
"Yeayyyy...bole Dad?" Tanya Nana yang di angguki oleh Aidan.
"Iya Al sekalian jemput Ais juga, kemaren dia nanyain kamu tuh." Celetuk gina.
Uhukkk Uhukk.
Al tersedak dengan cepat Aidan menyodorkan minum ke arahnya. "Biasa aja dong makannya ga usah ngegas." Sahut Nana
"Biasa mendegar nama cewe." Goda Gina.
"Ngapain dia nyari Abang Mom?" Tanya Al yang menghiraukan ucapan Gina dan Nana.
"Iya mungkin dia mau ketemu, atau mau ngelamar kamu." Celetuk Gina enteng.
__ADS_1
"Mom dimana mana juga Cowo yang ngelamar cewe, bukan cewe yang ngelamar cowo." Ralat Al yang kembali fokus pada film yang ia tonton.
"Ya udah Abang lamar aja Ais sekarang." Ucap Nana yang mendapatkan bogem bantal dari Al.
"Abang ga suka sama dia." Al berucap dengan Nada yang datar.
"Abang mah semua cewe juga ga suka, Apa jangan-jangan???? Abangggg... ga nor----."
"Abang Normal!!!!." Pekik Al memotong ucapan Nana.
"Ngegas aja kek mobil." Ujar Nana.
"Bodo!."
"Husttt, udah dong! kalian kalau udah perang kaya yang mau belah dunia aja ga pernah selesai. Abang besok temani Nana ke Manchester city!." Aidan yang mulai pusing memisahkan keduanya.
Al hanya mengangguk dan Nana tersenyum penuh kemenangan. Lalu ia masuk ke kamarnya dan menghubungi para sahabatnya itu lewat grup yang ia buat Di Line. Nana merebahkan tubuhnya di atas ranjang, lalu menyalakan ponselnya.
Crazy Clubs.
itu lah nama grup mereka, kenapa? karena mereka semua gila. simpel bukan? pasti dong.
Reina
Haiii para ukhtii..
Fay
Haiii Para babon
Zelica
Wahhh gila lo Fay!
Aisha
Waalaikumsalam para ukhtii
Rama
Cieeee ustadzah datang nihhh
Aisha
Wkwkwkw bisa aja loe
Fay
Ada apa @Reina ?
Reina
Besok lo @Zelica @Aisha pergi bareng gue, gue tunggu di rumah jam 8 ga boleh telat, titik ga pake koma
Aisha
Wahhhhhhhhhh sama siapa Na pergi nya?
Fay
Melucurrr
Zelica
Oke Bu boss
Reina
Sama Manusia es
Rama
Gue ga di ajak nih?
Zelica
Ga Najis!
Aisha
Ohhh maygadddd gue harus siap siap dari malem nih biar tambah cantik di hadapan my handsome
Fay
Lebay Lo!
Zelica
Alay Lo
Rama
Kacang gue
Nana tersenyum melihat chat grup nya itu, ia menaruh handphone di atas meja dan mematikkan lampu lalu berbaring dan bergegas tidur.
__ADS_1