
Temen lama itu EMAS, teman baru itu BERLIAN. Untuk mempertahankan sebuah berlian, dibutuhkan dasar emas.
-Aidan Syham Pratama
Dua hari setelah kemarin...
Bahagia itu bisa sangat sederhana. Hal-hal yang mungkin kecil dan tampak sepele justru bisa jadi sumber kebahagiaan yang tak bisa dinilai dengan uang. Seperti dalam ikatan persahabatan.
Mungkin kamu juga pernah mengalami atau berada di situasi seperti ini. Ketika kamu bisa bertemu dengan teman lama dan ternyata dia tak berubah, kamu dan dia bisa merasakan keseruan yang sama. Masih bisa tertawa dan usil sama seperti dulu. Dan itu sudah cukup menggambarkan arti bahagia yang sesungguhnya.
Seperti yang di rasakan Aidan dan Abraham mereka akan bertemu, Ab yang kebetulan ada bisnis di negeri indah ini, London, ia berencana akan bertemu dengan sahabat sekaligus saudara lamanya. Ab dengan senang membawa kedua anaknya dan istri tersayang nya itu.
"Seriusan lo Bro!! malam ini? serius? wahhhh oke oke nanti gue sekeluarga datang."
"Okey Sob, gue tunggu di cafe xx ya!."
"Siappp Bro, tapi nanti malem soalnya sekarang kedua anak gue lagi jalan jalan bareng teman-teman nya."
"No problem Sob, gue ngerti."
"Oke gue tutup yah! Sampai ketemu malam Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam Sob."
Nampak bahagia di wajah pria paruh baya itu, sekian lama mereka di pisahkan oleh pulau, jarak dan waktu kini tibalah saat nya mereka bertemu untuk melepas semua kerinduan.
Gina yang baru datang dari arah dapur melihat Aidan sang suami senyum-senyum kegirangan membuat nya menyatukan kedua aslinya. Gina mendekat dan memegang dahi Aidan dengan telapak tangannya.
"Mas sehat?" Tanya Gina sambil membolak-balik kan telapak tangannya, Aidan dengan cepat meraih tangan Gina dan mencium nya.
"Aku se---hat banget!! justru sekarang aku lagi senang banget sayanggg." Ucap Aidan girang.
Gina menyeritkan dahinya "Kamu kenapa? ahhh kamu mau ketemu sama cewe di luar sana yahh? ayooo jawab." Pekik Gina ketus membuang wajah ke arah lain.
lagi lagi Aidan tersenyum dan menggeleng "Ngga kok sayang, aku akan bertemu dengan teman lama bukan dengan cewe." Jelas Aidan membuat Gina kembali menoleh ke arahnya.
"Teman lama?"
"Iya teman lama, Abraham dan Anita sedang berada di London sekarang dann malam ini kita berencana akan bertemu."
Gina tersenyum kaget "Masyaallah akhirnya aku bisa kembali bertemu dengan Anita, emmm Nana pasti senang dengan ini Mas."
"Tentu Kita sudah berencana akan memberikan kejutan kepada Reval dan Nana, mereka pasti senang."
"Kamu benar mas, Aku ga sabar deh liat raut wajah Nana yang bahagia nantinya."
"Benar kamu Sayang."
_o0o_
"Kamu kenapa Sayang?" Tanya Anita bingung melihat suaminya yang baru datang itu senyum senyum sendiri.
Abraham menggeleng lalu tersenyum kembali "Ngga kok, Aku cuman lagi senang aja Honey." Ucap Abraham yang duduk di tepi ranjang.
Anita yang menggendong Reva menidurkannya di atas ranjang dan ikut duduk di samping suaminya itu "Kamu sehat?" Anita memegang dahi Abraham dengan telapak tangannya.
"Kamu apa apaan sih? aku senang karena nanti malam akan bertemu dengan seseorang yang sudah lama aku tak jumpai." Jelas Abraham, Anita menyerit.
"Siapa? cewe apa cowo?"
"Dua duanya mereka sepasang suami isteri dan kedua anaknya." Jelas Abraham lagi lagi membuat Anita menyerit tak mengerti.
"Siapa sih??" Tanya Anita geram
"Keluarga Pratama, kita akan bertemu dengan Aidan dan Gina sayang." Jawab Abraham membuat Anita terkejut dan menutup mulutnya.
"wahhhh kenapa kamu ga bilang dari tadi sihh? Reval pasti senang banget bakalan ketemu Nana Sahabat kecil nya itu."
"Kan kejutan dong, Kamu benar Reval pasti senang."
"Apanya yang senang." Celetuk seseorang yang berada di ambang pintu, Reval pria ini tak sengaja mendengar ucapan kedua orang tuanya saat hendak pergi ke kamar sebelah.
Anita dan Abraham saling melirik "Ngga ada kok." Ucap Anita di iringi senyuman manis.
__ADS_1
"Pokonya nanti malam kamu bersiap, Ayah akan menunjukkan sesuatu yang bakalan membuat kamu bahagia."
Reval mengangguk dan berjalan menuju kamarnya.
_o0o_
Di tempat lain Nampak beberapa remaja yang tengah menikmati liburan nya, mereka pergi sesuai rencana untuk datang ke taman bunga Richmond Park di London. Yah mereka adalah Nana, Ais, Fay, Zel, Rama, Reno, Demian dan Aldio.
Richmond Park
Richmond Park adalah Royal Park terluas yang berada di Richmond, London. Dengan luas area 955 hektar, taman ini juga menjadi cagar alam nasional serta taman konservasi. Terdapat pemandangan beragam di taman ini, seperti bukit, taman, area hutan, area rumput, dan juga berbagai macam flora dan fauna.
Di Taman ini lah mereka mencuci mata, menyegarkan semua pikiran yang kalut selain itu Tanaman yang terdapat di taman akan memberikan kontribusi yang cukup penting untuk sirkulasi udara yang segar dan bersih bagi penghuni rumah. Terlebih jika kita tinggal di perkotaan yang tingkat polusi udaranya cukup tinggi. Di tempat semacam ini, taman dapat berperan sebagai penyangga ekosistem dan sebagai suplai oksigen dan udara bersih yang menyehatkan.
"WAHHHHH INDAHH BANGETTT!." Teriak gadis berhijab dengan merentangkan kedua tangannya menghirup udara segar.
"Wahh.." Ucap Nana yang kagum akan keindahan taman Richmond Park ini.
"Wahhhh gue ga sabar masuk kedalam." Ujar Fay yang sama menikmati udara segar di sini.
"Wahhh The air is very fresh." Timbal Zel yang berlari kecil lalu berputar sama sama menikmati suasana ini.
"Kalian dari tadi Wahhh... Wahh.. mulu, ngga ada gitu yang bilang Wow, Perfect, Sempurna, beautiful." Ucap Rama yang bosan mendengar ucapan para cewe.
"Maklum mereka baru beres ulangan butuh hiburan." Ucap Al dingin, matanya menatap fokus danau hijau di depannya.
"Ahhh kak Al tau aja kalau kita lagi butuh hiburan, apa jangan-jangan Kak Al dukun lagi bisa baca pikiran orang..." Ujar Ais girang sambil bertepuk tangan.
Al yang melihat itu hanya memasang wajah cuek "Terserah lo!." Ketus Al.
Ais mengembungkan pipinya kesal "Kak Al jangan galak galak sama calon istri nya dong."
"Halu!." Ucap Al lalu berjalan menuju sang adik dan merangkul pundak nya.
Nana yang melihat itu tersenyum "Terimakasih Kak." Ucapnya.
'Giliran sama adiknya aja hangat lah sama gue, dingin saking dingin hatinya ikut beku' Gerutu Ais kesal.
Semenjak kejadian dua hari yang lalu yang membuat Nana masuk rumah sakit sehingga semua orang di buat khawatir kini dia tidak di izinkan pergi jika tidak bersama Al atau penggawal.
Tapi Nana sangat sedih ketika ia tak bisa bertemu kembali dengan Reva si gadis kecil itu. Kesempatan itu seketika sirna karena kecelakaan yang terjadi.
"Heyy guys Gimana kalau kita main Quiz." Teriak Reno membuat semua mata tertuju kepada nya.
"What? Quiz apa?" Tanya Rama dan Demian berbarengan.
"Jadi tadi sebelum kita ke sini gue udah siapin dua buah container yang berisi gulungan kertas yang tertuliskan numbers one through four , Nah nanti masing masing grils mengambil satu di container yang berwarna merah muda ini dan untuk para Boy kalian ngambil di container warna biru ini dan ter--."
"WAHHH PASTI SERU NIHH NGGA SABAR DEH, AYO KAK CEPETAN." Teriak Ais memotong ucapan Reno membuat dia mendegus kesal begitu juga dengan yang lain berdecak kesal.
"Oii berisik ga usah teriak teriak bisa ga!." Ketus Nana menoyor kepala Ais.
Ais menghentakkan kakinya "Biasa aja kali."
"lanjut." Ujar Rama
Reno mengangguk "Terus nanti kalian ambil satu satu dan lihat Angka berapa yang kalian dapat, misalnya nih gue dapet Angka 2 dan kebetulan Zelica juga Angka 2, kan sepasang nih, nanti kalian buka masing masing cari pasangan sesuai instruksi Angka dan yah udah gitu kita harus berlomba menemukan bunga mainan yang sudah di sembunyikan oleh Pegawai di sini, ngerti kan?" Jelas Reno panjang lebar.
Mereka semua mengangguk kecuali Al dia merasa akan terjadi sesuatu yang buruk pada dirinya hanya dia yang menggeleng membuat Reno menyatukan Alisnya.
"Loh kok lo malah menggeleng sih?" Tanya Reno
"Iya gue ga mau ikut." Jawab Al datar.
"Come on Al, ini seru loh lagian kasian si Reno udah bikin semua nya dan lo? How could you sit alone here." Ucap Demian berusaha membujuk Al
Nana berjalan menghampiri Abangnya ia memeluk Al dari samping lalu menonggak melihat wajah cool milik Al dari bawah "Ayo lah bang, please demi Nana yahh."
Al melirik adik nya yang memasang wajah melas nya, ia mendegus lalu mengangguk tidak ada lagi jalan jika sudah Nana yang meminta, dia tak bisa sampai tidak mengabulkan permintaan sang Adiknya.
__ADS_1
Mereka sudah mengambil satu gulungan kertas, Sekarang Posisi Boy berada di depan Grils, mereka semua nampak ragu untuk membuat.
hingga terdengar suara piluit milik petugas bunga ini membuat mereka bersama sama membuka gulungan nya.
"SATU."
"TIGA."
"SATU."
"DUA."
"EMPAT."
"DUA."
"EMPAT."
Ucap mereka serentak
'*Duhh kok gue harus sama kak Reno sih.' Batin Fay kesal.
'Yah Allah kok jantung gue deg degan gini sih, padahal gue ga punya tuh penyakit jantung.' Batin Reno menatao Fay dengan tatapan yang sulit di artikan.
'Ahhh sama Kak Demian, beruntung banget suh gue hari inu bisa jalan sama cogan Hehhe.' Batin Zel menatap Demian sambil tersenyum.
'a fortune suatu keberuntungan bagi gue nih bisa deketin cewe cantik kaya dia.' Batin Demian menatap Zel yang tengah menunduk itu*.
Nana tersenyum ke arah Rama, ia mendapat nomor dua yang sama dengan Rama. Ia berjalan dan memeluk lengan Rama sambil tersenyum. Rama terkekeh melihat tingkah Nana yang menggemaskan itu.
Al nampak masih belum membuka gulungannya ia masih menatap gulungan itu.
"Ehh buka dong Bang kertasnya." Ucap Nana Membuat Al tersentak dengan cepat ia membuka nya.
"TIGA." Ujar Al datar.
Semua orang tersenyum ke arahnya berbeda dengan Ais yang menyembunyikan perasaan bahagia nya dengan menunduk.
"Teriak mah teriak aja ga usah di umpet umpet." Goda Nana berjalan merangkul Ais.
"Iya lo, so jadi orang aja." Celetuk Demian.
Ais mendegus "Terus selama ini gue bukan orang gitu." Ketus Ais.
"Hahha iya kan lo MASUJA." Ucap Demian.
"MASUJA?" Ujar Mereka serentak.
"MANUSIA JADI JADIAN HAHAHA!.."
"OIII GILA LO!! PEAK EMANG!."
"HAHAHA!."
"UDAH!!!. Ayo kita mulai sekarang."
"AYOO!!!."
°•°•°°•°•°•°°•
Ayo guys! gimana episode kali ini?
Kalian dukung pasangan mana nih?
FAY & RENO
ZEL & DEMIAN
AIS & ALDIO
NANA & RAMA?
°• Coment di kolom komentar yahh,
__ADS_1
°•Jangan lupa Vote,Rate,Like and coment juga yah biar tambah semangat nih...
TERIMAKASIH SEE YOU IN THE NEXT EPISODE 🤗🤗