Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Tamu keluarga Ais


__ADS_3

" Adik- adik untuk dua hari kedepan adik adik belajar di kelas uztad Rudi dulu ya Maaf kakak tidak bisa hadir dua hari kedepan " pamit Faiha kepada anak


" Kakak mau kemana?" tanya seorang anak


" Kakak mau berkunjung ke kampung kakak karna kakak kangen dengan Ayah dan bunda kakak " jawab Faiha


" Ais ikut ya kak " ucap Ais mengangkat jari telunjuknya ke atas


"Aku juga mau ikut " ucap anak lain


" Aku juga " ucap lainnya tak mau kalah


Faiha tersenyum mendengar antusias adik adiknya


" Kalau kalian ikut kakak semua, siapa yang akan meramaikan musolla ini besok? " tanya Faiha


Mereka memikirkan jawaban pertanyaan namun tak ada yang bisa menjawabnya sejenak suasana jadi hening


" Semangat ya ngajinya, jangan biarkan musolla ini sepi " ucap Faiha memecah keheningan


.


.


Faiha bersiap untuk pulang ke kampung, dia berpamitan kepada pak Dhe dan juga bu Dhe. dia menunggu angkutan umum di halte ujung jalan dekat rumah pak Dhe.


Sebuah Mobil yang berjalan ke arahnya tiba tiba berhenti tepat di depan Faiha. Faiha tak memperhatikannya karna dia fokus menunggu angkutan. Namun seorang laki laki pengemudi mobil itu yang awalnya menepi untuk menghubungi Omnya terbengong melihat Faiha yang berdiri celinguk an menunggu sesuatu. Kaca mobil yang gelap membuat tak terlihat dari luar tapi nampak dari dalam


Jantung pengemudi itu bergemuruh, jantungnya bekerja memompa darah lebih cepat. Dia merasakan desiran aliran darah dalam tubuhnya.

__ADS_1


" Ya Robb, jaga dan lindungilah dia, Pertemukan aku dan dia di waktu yang tepat " doanya dalam hati


" Aku tau tak ada yang lebih baik selain pernikahan ketika dua orang saling cinta, namun saat ini aku belum siap, meski hati ini ingin memilikinya namun biarkanlah untuk saat ini aku mencintanya dalam diam " gumannya dalam hati


Sebuah angkutan berhenti di depan mobilnya, Faiha tampak masuk ke dalamnya kemudian angkutan itu berjalan menuju rute trayeknya.


Sementara laki laki pengemudi mobil melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan setelah angkutan itu hilang dari pandangannya.


.


.


TOK TOK TOK TOK


Suara ketukan pintu terdengar dari dalam, tante Indah yang sedang menemani suaminya duduk di ruang TV perlahan melangkah mencoba mencari tau siapa yang mengetuk pintu rumahnya


" Assalamu'alaikum " ucap seorang dibalik pintu rumah tante Indah


" Tole ! " ucap tante Indah


" tante " ucap seorang laki laki membungkukkan tubuhnya tanda hormat


" siapa ma? " tanya suaminya menghampiri tante Indah


" Alhamdulillah, akhirnya sampai le...keseringan mampir kesini jadi om maklum kalo kamu tersesat hahaha " ucap Om Firman suami tante Indah sambil tertawa saat tahu yang datang adalah ponakannya


" Masuk dulu le " ucap tante Indah


Tamu itu mencium tangan Omnya dan memeluknya. kemudian mereka duduk dan mengobrol ringan.

__ADS_1


" Jadi kamu bakalan menetap di kota ini untuk mengurus cabang perusahan papamu? " tanya Om Firman pada ponakannya


" Njih Om " jawabnya


Datang Ais, mengucapkan salam dan masuk rumah dengan wajah tertunduk lesu.


" Assalamu'alaikum " ucap Ais lirih


" Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokaatuh " jawab mereka bersamaan


Ais sama sekali tak menyadari kalau sedang ada tamu di rumahnya. Dia melangkah menundukkan kepalanya tanpa melihat sekitarnya.


" Ais " ucap tante Indah


" Ya ma " jawab Ais menghentikan langkahnya tapi tetap menunduk


" Kamu gak mau liat siapa yang sedang bertamu? " tanya mama lagi


" Maaf ma " ucap Ais lesu mencoba mengangkat wajahnya menatap sosok tamu di rumahnya


Seketika wajahnya berubah bahagia


" kakak...." ucap Ais


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...


...jangan lupa like, komen n Votenya juga...

__ADS_1


...terima kasih...


__ADS_2