Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Ais akhirnya juga tahu


__ADS_3

Ais di ajak Mama dan Papanya untuk menjenguk Faiha. Mama Ais mendengar kabar Faiha yang selesai menjalani Currett dari Aulia karena setelah dari rumah Faiha kemarin, Aulia mampir di rumah tantenya untuk bersilaturahim.


" Loh Pa, katanya mau jenguk kak Fai? kok ke sini? ini rumah siapa?" tanya Ais saat sampai di rumah Ahmad


" ini rumahnya Kak Ahmad " ucap Mama Ais


" ngapain ke rumah kak Ahmad? mau ngajakin kak Ahmad jenguk kak Fai barengan?" tanya Ais


" Buruan turun Is, tanya terus ntar juga kamu tahu " jawab Papa Ais yang lebih dulu turun dari mobil


Mama dan Ais mengikuti Papa berjalan menuju pintu


" Assalamu'alaikum " ucap Papa yang sudah berada di depan pintu yang memang sudah terbuka sedari tadi


Lama menunggu namun tak ada jawaban, mungkin si pemilik rumah tidak mendengar salam Papa Ais


" Bell aja Pa " ucap Ais


Papa mengangguk dan mencari bel di samping kanan pintu tapi tak menemukannya, beralih ke samping kiri pintu namun tak juga menemukannya.


" Gak ada bellnya " ucap Papa


" Masuk aja Pa, mungkin Ahmad lagi mandi makanya gak dengar " ucap Mama


" Mana boleh Ma, masuk rumah tanpa ijin pemilik rumah " ucap Ais


" Kan Ahmad ponakan kita Is, masih keluaraga toh? jadi gak masalah donk kita masuk rumahnya " ucap Mama


" Tetap gak Boleh ma ! " ucap Ais tegas


Bunda yang dari kamar dan hendak ke kamar Faiha mendengar ada suara di depan pintu, bunda ke depan bermaksud melihatnya


" Loh ada tamu toh " ucap Bunda berjalan mendekat ke arah pintu


" Assalamu'alaikum " ucap Mama Ais yang melihat ada bunda yang hendak menuju ke arahnya


" Wa'alaikum salam " jawab Bunda


Bunda melihat ketiga tamunya namun tak mengenali sepasang suami isteri itu hanya anak berusia 9 tahun yang di kenalnya


" Bunda ! " ucap Ais yang bingung kenapa di rumah kak Ahmad ada bunda juga


" Ais " panggil bunda merentangkan tangannya


Ais memeluk bunda kemudian salim pada bunda


" Bunda kok di sini? " tanya Ais


Bunda tersenyum melihat kebingungan Ais


" Apa ini Papa dan Mama Ais?" tanya Bunda


" Iya bunda " jawab Ais


" Mah, Pah, kenalin ini bundanya kak Fai " ucap Ais


Bunda tersenyum dan mengelus jilbab di kepala Ais lembut kemudian Bunda bersalaman dan berpelukan dengan Mama Ais.


Bunda Menangkupkan dua tangan ke dada dan membungkuk ke arah Papa Ais, Papa Ais pun melakukan hal yang sama.


" Silahkan masuk, Silahkan duduk, Maaf menunggu lama " ucap Bunda


Papa, Mama, dan Ais masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa di ruang tamu di rumah Ahmad.


Baru saja tamu duduk terdengar suara salam dari luar


" Assalamu'alaikum " ucap Ahmad di depan pintu yang kaget ada tamu di rumahnya


" Wa'alaikum salam " jawab semua


" Ada Om Firman, tante Indah, Ais...Sudah lama Om? " ucap Ahmad


" Belum, baru saja duduk " jawab Om Firman

__ADS_1


Ahmad menyalimi Omnya. kemudian menangkupkan kedua tangannya ke dada dan membungkuk ke arah tante indah dan Ais. Kemudian Ahmad salim pada bundanya.


Isteri dari om/paman Mahrom ❌


Sepupu Mahrom ❌


Ibu mertua Mahrom ✔


...Mahrom adalah perempuan yang haram untuk dinikahi karena sebab keturunan, persusuan, dan pernikahan (dalam permasalahan nikah)...


...atau wanita yang tidak dapat membatalkan wudhu ketika bersentuhan dengan lawan jenisnya (dalam permasalahan bersuci)....


...Laki laki/perempuan hanya boleh berjabat tangan saat salim hanya dengan mahromnya....


...Sama sama sudah punya pasangan atau salim sama orang yang sudah tua yang berbeda jenis atau sama sama sudah tuapun tidak di benarkan...


" Bunda ambilkan minum dulu ya " ucap Bunda


Mereka mengangguk. Ais masih dalam mode bingung.


" kenapa bunda ada di rumah kak Ahmad?" tanya Ais dalam hati yang masih penasaran


" Kamu sudah kerja le, istri masih sakit kok kerja " ucap tante Indah


" Tadi habis nganter Ayah pulang tante, kebetulan Bunda masih di sini jadi masih ada bunda yang menemani. Ahmad mampir kantor bentar kok ngecek aja " ucap Ahmad


" Istrimu gimana Le kondisinya?" tanya Om Firman


" Alhamdulillah Om, sudah kembali sehat " jawab Ahmad


" Loh, kak Ahmad sudah nikah to? kapan? kok Ais gak tau ya " tanya Ais


" Ais masih kecil gak usah di kasih tahu hahaha..." goda Ahmad


" Ais udah besar kak " ucap Ais ngambek di bilang masih kecil


" Ya ya udah besar, tu udah di tutup jilbab rambutnya...Ais keren...." ucap Ahmad mengangkat jempol tangannya ke arah Ais


" Ya, Ais paham karena kak Fai " ucap Ais sendu karna tiba tiba teringat dengan Faiha


" Ais kangen kak Fai , kapan kita jenguknya " ucap Ais


" Nanti Is, kita belum jenguk istrinya Kak Ahmad lo " ucap Papa


" Iya Is, apa kamu gak ingin kenalan sama istrinya kak Ahmad?" ucap Mama


" Ya udah jenguk istrinya kakak dulu Is, Ais dan tante Indah langsung ke kamar aja " ucap Ahmad


Tante Indah mengajak Ais ke kamar yang sebelumnya sudah di tunjukkan Ahmad.


Tok Tok Tok


" Assalamu'alaikum" ucap tante Indah usai mengetuk pintu


" Wa'alaikum salam, masuk" jawab Faiha


" kayak suaranya kak Fai ma?" ucap Ais lirih


Tante Indah tersenyum ke arah anaknya dan membuka pintu perlahan. Ais melihat Faiha yang sedang berbaring di ranjang. Dia berlari mendekakti ranjang


" Kak Fai " panggil Ais


" Ais " ucap Faiha yang kaget akan tamunya


Ais memeluk Faiha yang kini sudah duduk di atas ranjang dengan kaki masih di atas ranjang


" Jadi Kak Fai isterinya kak Ahmad?" tanya Ais


Faiha tersenyum dan mengangguk


" Kak Fai kenapa gak bilang sama Ais kalau sudah jadi istrinya kak Ahmad " tanya Ais bahagia


Faiha tersenyum, Tante Indah mendekatinya dan Faiha mengulurkan tangannya hendak salim Tante indah menerima uluran tangannya kemudian Faiha mengecup punggung tangan Tante Indah.

__ADS_1


" Kamu sudah enakan Nduk?" tanya Tante Indah


" Alhamdulillah tante, terima kasih sudah mendoakan Faiha tante " ucap Faiha


" Semoga lekas sehat, Ikhlaskan ya, Allah pasti punya rencana indah untuk kalian " ucap tante Indah


" Njih tante, Fai sudah Ikhlas " ucap Faiha


" Ma, Ais mau nginep sini ya " ucap Ais


Tante Indah melotot ke arah Ais.


" Mah, Ais cuman pengen jaga dan temenin kak Fai " ucap Ais memohon


"Memang Kak Fai ngijinin?" ucap tante Indah


" Kak, Ais boleh gak nginep sini?" tanya Ais memandang Faiha


Faiha mengangguk, Ais memeluk Faiha dan mencium pipinya


" Yee....ma kasih kak " ucap Ais


" Tamunya di sini, ini minumnya Tante dan Ais silahkan di minum " ucap Bunda menaruh minum di meja di dalam kamar Faiha


" Bibik sama Mbak kemana bun, kok bunda yang nganterin minum " tanya Faiha yang merasa tak enak


" Bibik lagi masak, si embak lagi bunda mintain tolong beli minyak kayu putih, udah gak papa gak usah di pikirin bunda gak papa cuman bawain minum aja " ucap Bunda yang tahu maksud Faiha


" Bun, Ais mau nginep sini lo nanti " ucap Ais


" Alhamdulillah, jadi ramai nanti rumahnya " ucap Bunda


" Inget lo Is, gak boleh ngrepotin bunda sama kakak " ucap Tante Indah


" Iya ma " ucap Ais


" Inget juga Is, nanti boboknya di kamar tamu ya " ucap Ahmad yang sudah di dalam kamar


Faiha melotot ke arah suaminya tajam karena malu namun Ahmad tak menghiraukannya. Bunda dan Tante Indah hanya menggelengkan kepala mereka masing masing.


" Gak, Ais mau bobok bareng kak Fai " ucap Ais


" Ya udah, berarti gak boleh nginep sini " ucap Ahmad


" Issttt....kak Ahmad nyebelin ! " ucap Ais


" Ais, nanti bobok sama bunda aja temenin bunda gimana? Ais mau tidak? " ucap Bunda


" Ais mau bunda " ucap Ais


" Pengantin baru bucin tu namanya " guman Om Firman yang berada di luar kamar


...Ya gak salah donk kalau...


...Nikah jadi Bucin...


...yang salah tu...


...Belum Nikah sudah bucin...


Mampir yuuk di Novel ke duaku...jangan lupa juga dukung Author...


...OTW Melupakanmu...


seru banget ceritanya tetap banyak pelajaran yang bisa di ambil dalam ceritanya....


Dukung Author ya, cuman author pemula masih belajar dan masih banyak yang harus di perbaiki...


kritik dan saran yang membangun akan author terima dengan senang hati teriring do'a Jazaakumullahu Khoiron khatsiro....


...-----😍-----...


..."Allahumma sholli ala sayyidina muhammad"...

__ADS_1


...-----😍-----...


__ADS_2