
" Jaga Faiha untuk saya, bapak " ucap Ahmad masih memeluk Ayah Faiha
" Mohon doa restu bapak, smoga saya dan Faiha berjodoh" lanjut Ahmad sambil melepas pelukannya.
.
Ahmad menatap memohon ke pada Ayah Faiha....
Ayah Faiha menatap Ahmad tajam mencari kebenaran tentang apa yang diucapkan Ahmad barusan. Dan Ayah Faiha menemukan kesungguhan di dalamnya....
" Jodoh itu rahasia Allah nak, bapak hanya bisa berdoa semoga Kalian berjodoh di waktu mendatang " ucap Ayah Faiha sambil menepuk bahu kanan Ahmad
" Aamiin, terima kasih pak " ucap Ahmad Bahagia sambil memeluk Ayah Faiha kembali.
Ahmad melepas pelukannya.
" Saya pamit pak, Assalamu'alaikum " pamit Ahmad lirih
" Wa'alaikum salam nak Ahmad, hati hati " jawab Ayah Faiha
" Njih pak " ucap Ahmad sambil berlalu menyalami jamaah yang lain.
.
.
Di sekolah Faiha
Jam istirahat kedua berbunyi, seperti biasa Faiha pergi ke Musholla sekolah untuk melaksanakan sholat dhuhur berjamaah dengan para guru dan pelajar yang lain.
Usai sholat, Faiha duduk di teras musholla menunggu bel masuk untuk pelajaran terakhir bersama Fia dan teman teman yang lain.
__ADS_1
" Fai, kenapa? kok diem aja dari tadi? " tanya Fia yang mengamati wajah Faiha tak seperti biasanya.
Faiha tak menyahut, dia tak mendengar pertanyaan Fia. Fia makin bingung melihat Faiha diam saja tak menjawab pertanyaannya.
" Wooiiii....." teriak Fia di telinga Faiha sambil menepuk bahu Faiha
" apaan sih Fi, sakit tau..." kaget Faiha sambil menutup kedua telinganya
" kamu yang apaan, ditanya dari tadi diam saja " balas Fia
" Nglamunin apa sih, kamu sedang ada masalah? " tanya Fia
" Tidak tidak, emang kamu nanya apa sih Fi? " ucap Faiha
" kita sudah sahabatan lama Fai, aku tau kamu tidak sedang baik baik saja saat ini " ucap Fia
Faiha menarik nafasnya dalam, memang Fia adalah sahabatnya dari kecil dan mereka selalu berbagi kesedihan dan kebahagiaan. bukan Faiha tidak mau cerita dengan Fia tapi Faiha sendiri juga tidak tau bagaimana perasaannya saat ini
" Aku...." jawab Faiha terpotong saat bel berbunyi
ting ting ting
tanda masuk jam pelajaran terakhir untuk hari ini, Faiha bergegas menuju kelas tanpa melanjutkan obrolannya dengan Fia.
" aku akan menanyainya lagi saat pulang sekolah nanti " batin Fia sambil berdiri mengejar Faiha yang meninggalkannya begitu saja.
.
.
Saat perjalanan pulang
__ADS_1
" Fai, gimana? ada masalah apa kamu? " tanya Fia sambil mengayuh sepedanya.
" sebenarnya gak ada masalah besar Fi " jawab Faiha
" cuman sedih aja, bakal kehilangan " lanjut Faiha sendu
" Kehilangan apa Fai maksudmu ?" tanya Fia tak paham
" Kehilangan Pengagum Rahasia Fi !
wkwkwk...." teriak Yunus yang tiba-tiba mengagetkan menepuk pundak Faiha dari belakang menyalip keduanya.
" Kak Yunus,,,, Awas ya! " jerit Faiha yang kaget dan mengayuh sepedanya mengejar sepeda Yunus di ikuti Fia.
Mereka balap balapan sambil bercanda di jalanan...cuaca yang terik tak menyurutkan semangat mereka untuk pergi ke sekolah karna keseruan mereka saat pulang inilah yang selalu mereka rindukan.
Bercanda saat berkendara memang berbahaya, andai di kota pasti sudah ditangkap polisi karna kebut-kebutan....wkwkwk
Tapi ini desa yang masih Asri meskipun jalannya lebar tapi jalanan belum diaspal samping kanan kirinya area persawahan.
Kala musim penghujanpun sering ditengah jalan di tanami pohon pisang pertanda hati hati ada lubang yang dalam, Rambu rambu jalan orang pedesaan.
tak ada lampu penerangan kalau malam dan bebas dari kemacetan...🤗
...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......
...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...
...jangan lupa like, komen n Votenya juga...
...terima kasih...
__ADS_1