Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Masa subur


__ADS_3

Dokter memberikan resep Vitamin untuk di tebus. Ahmad dan Faiha keluar dari ruang periksa dan tak lupa mengucapkan terima kasih. Setelah menebus vitamin, Ahmad menggandeng tangan Faiha menuju mobilnya.


" Zam " panggil seseorang saat Ahmad dan Faiha berada di lobby


Ahmad melihat ke arah sumber suara, dan menemukan seseorang yang dikenalnya berjalan menghampirinya


" Hai Dik " sapa Ahmad


" Hai " ucap Didik


Ahmad menyalami teman kuliahnya dulu


" Siapa ni? " tanya Didik menunjuk ke arah Faiha yang masih di genggam oleh Ahmad


" ini isteriku Dik, namanya Faiha " ucap Ahmad


Didik mengangguk ke arah Faiha, Faiha balas mengangguk


" Kapan nikahnya, kok gak kasih kabar " ucap Didik


" Alhamdulillah Sudah setahun lebih " jawab Ahmad


" Waah pelanggaran ! nikah gak undang undang " ucap Didik


" Belum resepsi, nanti insyaallah di undang " ucap Ahmad


Ahmad dan Didik basa basi sebentar, kemudian mereka berpisah karena Didik di panggil oleh seorang suster di rumah sakit.


Selama perjalanan pulang ke rumah, Ahmad selalu menggenggam tangan isterinya. Saat di tanya Didik tadi Ahmad baru ingat kalau belum mengadakan walimah


" Sayang, kamu kan sudah lulus...Aku ingin melegalkan hubungan kita " ucap Ahmad


" Aku akan mendaftar di KUA, setelah itu kita akan adakan acara walimah, bagaimana? " tanya Ahmad


" hmmm....kenapa aku malah gak kepikiran ke situ ya bi ? hehehe" ucap Faiha


" Karena sayang sudah nyaman jadi kekasih halalku di hadapan Allah bukan di hadapan manusia " ucap Ahmad


" hehehe....iya kali " ucap Faiha yang memang tak memikirkan status pernikahannya di mata hukum manusia


" Apa sayang gak takut aku tinggalin dan aku lepas tanggung jawab nantinya?" ucap Ahmad


Faiha menatap suaminya dalam dan tersenyum


" Kalaupun kamu ninggalin aku atau lepas tanggung jawabmu sebagai suami terhadapku sebagai isterimu maka kamu tanggung sendiri konsekuensi dan dosanya " ucap Faiha


" Insyaallah aku akan membersamaimu sehidup dan sesurga, Insyaallah...." ucap Ahmad


" Aamiin, Aku mencintaimu karena Allah " ucap Faiha

__ADS_1


Faiha menyandarkan kepalanya ke bahu sang suami yang sedang mengemudi, masih dengan saling menggenggam erat tangan mereka


" Aku cuma ingin menguatkan statusmu sebagai istri sahku " ucap Ahmad


Faiha mengangguk dan mengerti akan maksud sang suami. Dia merasa di muliakan sebagai seorang isteri karena begitu besar perhatian yang di berikan sang suami untuknya.


" Kira kira konsep seperti apa yang kamu inginkan ? " ucap Ahmad


Faiha bercerita panjang dan lebar tentang keinginannya yang sederhana.


" Masa pandemi, tak mungkin juga kita mengadakan walimah yang mengundang banyak orang di tempat dan waktu yang sama bi " ucap Faiha


" Hmmm....kamu benar sayang " ucap Ahmad mulai ragu dengan konsep yang dia akan lakukan. Mengundang semua rekan dan saudara di dalam satu gedung megah di waktu yang bersamaan akan mendatangkan kerumunan yang luar biasa pastinya.


Ahmad mengakhiri pembahasan tentang walimah saat mobil memasuki halaman rumah.


.


.


Saat usai sholat ashar berjamaah di masjid, Ahmad mendekati Faiha yang berada di musolla rumah mereka. Seperti kebiasaannya Faiha selalu menyempatkan membaca Al-Quran usai sholat Fardhu meski hanya satu atau dua halaman saja. Yang paling penting baginya adalah bisa istiqomah one day one juz.


Ahmad duduk di belakang istrinya, Ahmad mendengar lantunan surat Al Waaqiah yang sedang di baca isterinya, Ahmad meneteskan air matanya menghayati isi surat al Waqiah yang di baca oleh sang isteri.


" Jadikanlah kami dari sebagian golongan kanan itu ya robb " ucap Ahmad dalam hati


" Shodaqollahul Adzim " ucap Faiha mengakhiri bacaannya


" Ya Allah, bimbinglah kami agar bisa menjadi golongan kanan itu...Aamiin...." doa Faiha dalam hatinya


Faiha membalikkan tubuhnya hendak mengembalikan Al-Qur'an dalam lemari kaca yang berada di pojokan. Faiha kaget melihat sang suami yang duduk dan terdiam sambil menitikan air matanya


" Assalamu'alaikum bi " ucap Faiha


" Wa'alaikum salam warohmatullah " jawab Ahmad


Faiha berdiri dan menyimpan Al Qur'an di tempatnya, kemudian menghampiri sang suami meraih tangan dan mencium punggung tangan sang suami


" Bi, apa yang membuatmu menangis ? " tanya Faiha


Ahmad menatap sang isteri sambil menghapus air matanya


" Tidak sayang, aku hanya merinding mendengar Al Waqiah yang kamu baca barusan " ucap Ahmad


Faiha mengangguk tanda paham. Faiha melipat mukena yang di kenakannya


" Sayang, esok ini kita akan pergi ke luar kota, bersiaplah " ucap Ahmad


" Acara apa bi ? " tanya Faiha

__ADS_1


" Aku ada urusan dengan seseorang, dan aku ingin kamu ikut bersamaku " ucap Ahmad


" hmmm...kenapa harus di temani bi?" tanya Faiha


" Karena butuh waktu seminggu aku di sana dan aku gak ingin melawatkan masa suburmu " ucap Ahmad mengedipkan matanya


" bi ! " ucap Faiha malu mencubit pinggang sang suami


" Aww....sakit sayang " ucap Ahmad


" Habisnya genit ! " ucap Faiha berjalan menuju ke dalam kamar


Ahmad mengikutinya dari belakang


" Genit sama isteri itu berpahala lo sayang ! " ucap Ahmad


Faiha menghentikan langkahnya dan seketika Ahmad yang berada di belakang menabrak tubuh sang isteri


" Sayang, kenapa berhenti mendadak sih ? " ucap Ahmad


" Bi, apa kamu yakin mau mengajakku?" ucap Faiha


Ahmad mengangguk yakin


" Memang acara apa bi ? " tanya Faiha


" Sebenarnya bukan acaraku tapi acara kita, bulan madu sekaligus liburan hehehe " ucap Ahmad


" ????? " Faiha diam penuh tanda tanya


" Aku akan mengajakmu liburan sayang ! " ucap Ahmad


Faiha bersorak gembira dalam hatinya, memeluk suaminya erat. Dia memang butuh suasana baru saat ini, setelah bekerja keras belajar menghadapi UAN selama beberapa bulan lalu.


" Terima kasih bi " ucap Faiha


" Sama sama sayang " ucap Ahmad


" Mama dan Papa apakah akan ikut? " tanya Faiha


" Ayah dan bunda juga kita ajak ya " ucap Faiha


" Bagaimana kalau Mbak Aulia dan Iqbal juga kita ajak? " ucap Faiha lagi


" Ais juga sekalian biar ramai " ucap Faiha


" Lain kali kita ajak mereka semua, kali ini kita mau bulan madu bukan rekreasi keluarga sayang " ucap Ahmad


.

__ADS_1


.


__ADS_2