
" gimana Fai ?" tanya kak Yunus saat mereka sampai digerbang sekolah.
" menurut kak Yunus gimana ?" tanya balik Faiha
" Kak Ahmad orangnya baik Fai, niatnya juga baik. Tak ada salahnya kan menambah teman siapa tau besok kalo udah lulus Aliyah mau kerja di kota bisa minta bantuannya....hehehe....jadi menurutku kasih aja..." jawab Yunus
" ujungnya gak enak minta bantuan... " goda Faiha sambil memarkir sepedah ditempatnya
Yunus cengengesan sambil mencari tempat untuk sepedahnya.
" Ya gak ada salahnya juga nambah teman untuk silaturahim " sambung Faiha
" Jadi ? boleh Fai ? " tanya Yunus
Faiha menganggukkan kepalanya tanda setuju, kemudian pamit untuk pergi ke kelasnya lebih dahulu.
.
Yunus buru buru merogoh ponsel di saku celananya.
tapi sebelum mengetik pesan, bel tanda masuk kelas berbunyi.
Yunus mematikan ponselnya dan menyimpannya kembali
" Nanti jam istirahat saja mengirim pesannya dari pada telat di jam pertama" gumannya dalam hati sambil bergegas lari menuju kelasnya.
.
Bel istirahat berbunyi tanda istirahat pukul sepuluh pagi, Guru kelas pergi meninggalkan ruang kelas, Yunus mengambil ponselnya dan mengetik pesan dan menyisipkan nomer ponsel Faiha
kemudian mengirim pesan Chat itu ke nomer Ahmad yang Yunus punya sejak Yunus minta kejelasan tentang pesan di kertas waktu itu.
.
.
Di tempat berbeda,,,
__ADS_1
Ahmad sedang berkemas dengan rombongannya sambil berbincang...
" Wajahmu kelihatan sedih, ada apa?" tanya Rizki salah satu teman baiknya.
.
" Ada yang tertinggal disini " jawabnya
" Apa? mumpung masih ada waktu untuk berkemas segera ambil " ucap Rizki
" Hatiku " jawab Ahmad sendu
" beneran ? nyangkut dimana tu hati ?" tanya Rizki tak percaya
.
.
Ahmad curhat sama Rizki tentang perasaannya pada Faiha dan meminta saran kepada Rizki apa yang harus dilakukannya.
sabarkan hatimu, sebutlah selalu dalam doamu bila kalian berjodoh pasti ketemu " ucap Rizki kemudian
ting
tiba tiba ponsel Ahmad berbunyi. notif pesan masuk
Ahmad meraih ponselnya dan melihat isi pesan Yunus
*Kak, ini nomernya Faiha...udah di izinin sama yang punya* pesan selanjutnya Yunus menyisipkan nomer kontak Faiha
seketika wajah Ahmad berubah bahagia, kemudian dia menyimpan nomer Faiha. Rizki yang melihat aneh temannya jadi penasaran.
" ada apa Mad? tadi sedih sekarang kelihatan bahagia? " tanyanya
" ya, begitulah kehidupan kadang sedih kadang bahagia....." jawab Ahmad sambil senyum senyum
" Alhamdulillah sudah dapat nomer ponselnya" lanjut Ahmad tanpa menghilangkan senyum bahagia di bibirnya
__ADS_1
" dapat nomernya saja segitu bahagianya, gimana dapat hatinya? " guman Rizki dalam hati
Rizki adalah sahabat Ahmad dari kelas satu sekolah menengah atas. baru kali ini dia melihat Ahmad sebahagia ini hanya karna mendapat nomer ponsel seorang cewek.
.
.
Selepas dhuhur para jamaah mengantar melepas kepergian Ahmad dan rombongan di halaman masjid....
mereka bersalaman satu persatu meminta maaf atas segala khilaf yang disengaja ataupun tidak disengaja.
Saat giliran Ahmad menyalami Ayah Faiha
" Bapak, Semoga Bapak sekeluarga selalu sehat dan tolong jaga Faiha " bisik Ahmad sambil memeluk Ayah Faiha
" Aamiin terima kasih nak, tanpa nak Ahmad minta saya akan menjaga Faiha karena dia adalah putri saya. " ucap ayah Faiha
" Jaga Faiha untuk saya, bapak " ucap Ahmad masih memeluk Ayah Faiha
" Mohon doa restu bapak, smoga saya dan Faiha berjodoh" lanjut Ahmad sambil melepas pelukannya.
.
Ahmad menatap memohon ke pada Ayah Faiha....
.
.
...Cinta kepada seseorang, tapi usianya masih sangat belia......
...mau di halalin boleh gak ya sama negara........
...hiks... hiks....😭😭😭...
...Pernikahan dina....eh dini........
__ADS_1