
" Mencintai dalam diam dan mendoakan di setiap malam, biar Allah dan kakak saja yang tahu " jawab Ahmad
" ihhh, kakak gak asyik..." ucap Ais
Ahmad mengambil air mineral yang disimpan di atas dashbord dan meminumnya...
" padahal Ais pengen jodohin kakak sama kak Fai ! " ucap Ais
uhuk...uhuk....uhuk....
Ahmad tersedak mendengar ucapan Ais barusan, sedangkan Faiha melonggo melototi Ais
" Kakak hati hati minumnya " ucap Ais santai
Pak Man menepuk punggung Ahmad pelan
" Hati hati mas, Hati itu tak bisa di bohongi " ucap Pak Man mengedipkan sebelah matanya sambil menawan tawa
" Pak Man juga pernah Muda lo mas " ucap pak man berbisik
Saat Adzan Ashar, Ahmad meminta pak Man mencari Masjid atau Musolla untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu.
Faiha dan Aisha menuju tempat wudhu lalu ke tempat sholat khusus jamaah putri.
Ahmad dan Pak Man juga demikian.
Usai sholat Ashar, Faiha dan Aisha menunggu di dekat mobil karena mobil dalam keadaan di kunci mereka tidak bisa masuk. Ahmad dan Pak Man belum juga kembali. Ais menunggu dengan kesal
" Ais, kenapa gitu mulutnya? " tanya Faiha yang melihat Ais
" capek kak " jawab Ais
" Sabar Ais, orang sabar disayang Allah " ucap Faiha
" udah lama dik?" tanya Ahmad pada Ais yang terlihat cemberut
__ADS_1
Pak Man membuka kunci pintu, buru buru Ais masuk ke dalam mobil tanpa menjawab pertanyaan Ahmad
Faiha melihat Ais yang sedang kesal, dan menyusulnya ke dalam mobil
" Ais, Allah tidak suka pada hambanya yang suka marah lo " ucap Faiha berbisik
" Apalagi marahnya gara gara nungguin orang sholat " lanjut Faiha
" Ais mau dibenci sama Allah? " Tanya Faiha
" Tidak kak, Astaghfirullah....Maaf ya kak " ucap Ais haru menggenggam tangan Faiha
Faiha tersenyum, mengelus lembut kepala Ais
" Maafnya kok sama kakak" ucap Faiha melirik Ahmad yang baru saja masuk ke dalam mobil
Ais terdiam, Pak Man mulai menjalankan mobilnya
" Kak Ahmad, Ais minta maaf ya " ucap Ais
" hmmm....Tadi Ais marah sama kakak gara gara lama sholatnya " ucap Ais menunduk malu
Ahmad tersenyum kecil
" Iya gak papa, hmmm....." jawab Ahmad menjeda suaranya
" Ais mau mampir makan dulu? " tanya Ahmad
" Iya kak, Ais mau makan mie Ayam bakso ya...Ais tu lapar kak makanya pengen marah aja dari tadi " jawab Ais sambil cengengesan
Faiha menggelengkan kepalanya
" Pak, tolong berhenti di stand mie Ayamnya Pak Ranu yang dekat pom bensin ya " ucap Ahmad pada Pak Man
" Baik Mas " ucap Pak Man
__ADS_1
lima menit kemudian, mereka sampai di stand Mie ayam Pak Ranu. Mereka memesan mie Ayam dan kemudian menikmatinya
Faiha melihat Ais menuang beberapa sendok sambal ke mangkuk miliknya dan belum ingin berhenti menambahnya
" Ais, sambelnya cukup segitu aja ya, jangan berlebihan karna sesuatu yang berlebihan itu tidak baik" ucap Faiha menahan sendok sambal yang akan di tuang ke mangkuk Ais lagi
Faiha hafal kebiasaan Ais saat makan Mie Ayam selalu penuh dengan sambal dan membuatnya sakit perut 3 jam setelahnya
" Iya kak " jawab Ais menaruh sendok sambalnya
" Nurut banget ni bocah sama Fai " guman Ahmad yang melihat ke duanya.
" kakak gak mau sambal?" tanya Ais pada Faiha
"Kakak udah pakai saos sambal jadi gak perlu pakai sambal lagi" jawab Faiha
Ais mengerti dan melanjutkan makannya
setelah selesai menyantap mie Ayam masing masing. mereka kembali melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.
" Dik, kita nganter kak Fai ke rumah pak Dhe dulu ya " ucap Ahmad saat udah dekat dengan rumah
" iya kak " jawab Ais
" Terima kasih kak " ucap Faiha kepada Ahmad
" ya sama sama, terima kasih juga sudah membuat adikku kembali ceria " ucap Ahmad
Ais memeluk Faiha erat dan tak melepasnya sejenakpun sampai tiba di rumah pak Dhe.
...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......
...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...
...jangan lupa like, komen n Votenya juga...
__ADS_1
...terima kasih...