Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Kalkulator


__ADS_3

Hari jumat seperti biasa di supermarket milik Ahmad selalu diadakan pengajian dan sholat jumat bersama. Hal ini sudah berlangsung hampir enam bulan semenjak supermarket di buka. tak hanya pegawainya saja yang sekarang mengikuti kajian itu tapi juga para pelanggan tetap di supermarket.


Azmi sahabat Faiha yang juga teman sebangku Faiha adalah salah satu pelanggan setia di supermarket milik Ahmad. biasanya Azmi tidak pernah mengikuti acara itu karena harus sekolah. tapi jumat ini tanggal merah dia berniat mengajak Faiha ke sana sambil merefreshkan otak mereka. Faiha sudah di chat semalam dan dia bersedia menemani Azmi.


Azmi menjemput Faiha pagi pagi di rumah pak Dhe dengan Motor Maticnya. Faiha dan Azmi kemudian menuju supermarket itu yang lokasinya tak jauh dari rumah pak Dhe.


Mereka sampai di lokasi, namun tempatnya sudah penuh mereka akhirnya berdiri di samping pintu masuk


" ini masih pagi banget, kenapa sudah penuh " ucap Azmi heran pasalnya mereka sampai di lokasi baru jam setengah enam pagi


" tandanya banyak yang berminat mengikuti acara ini " jawab Faiha asal, karna Faiha juga heran melihat pemandangan pagi ini


" memang supermarketnya tiap hari pengunjungnya seperti ini? " tanya Faiha kepada Azmi sering belanja di sini


" Rame sih, tapi gak seperti ini deh " jawab Azmi


" Ya, mungkin karena pengunjungnya saat ini berhenti di sini semua. tidak seperti biasanya saat belanja ada yang keluar ada yang masuk gitu kali " ucap Faiha


" Iya kali " ucap Azmi


" kita pulang aja, atau gimana ni?" tanya Azmi


" kenapa?" tanya Faiha balik


" kasihan kamu kalau berdiri di sini entar kurusan kan belum sarapan juga hahaha..." ledek Azmi


" kamu tu ya " ucap Faiha yang menyentil hidung bangir Azmi dengan telunjuknya


" Sakit Fai, kebiasaan deh " ucap Azmi sebel dengan kebiasaan Faiha yang suka menyentil hidungnya


" Tanggung, kita disini aja dulu acara bentar lagi mulai...Aku penasaran sama acaranya juga " ucap Faiha


" sama acaranya atau sama yang ngadain acaranya?" goda Azmi


Faiha melotot ke arah Azmi, namun yang di pelototi cuek bebek aja


" Denger denger boshnya masih single Fai, Religius idola para karyawati " ucap Azmi


Azmi mengenakan gamis panjang dan jilbab sederhana. dia tampak lebih cantik dari biasanya yang belum menutupi rambutnya.


Faiha tersadar saat melihat Azmi lebih cantik


" hmmm..." dehem Faiha


" kamu tampak lebih cantik memakai baju seperti ini , semoga Allah memberikan hidayahnya untukmu sahabatku " ucap Faiha memeluk pinggang Azmi perlahan

__ADS_1


" Aamiin " jawab Azmi lirih


Ahmad datang bersama beberapa orang dengan pakaian koko dan melewati Faiha. Tanpa sengaja mata keduanya bertatapan sejenak. Faiha menundukkan pandangannya, sementara Ahmad berlalu dan terus berjalan mengikuti langkah kaki orang orang yang datang bersamanya


" Ku titipkan cinta ini hanya pada-Mu, jagalah hatiku dan hatinya dari rasa kecewa, hingga waktu itu tiba. Persatukanlah kami dalam restu dan Ridho-Mu” Do'a Ahmad dalam hatinya.


Acara di mulai, dengan sarapan bersama. Panitia membagikan nasi kotak kepada semua pengunjung kisaran tiga ratusan orang yang hadir.


" Aku baru lihat yang begini, pengusaha membagikan makanan gratis tiap minggu. berapa keuntungan supermarket ini tiap minggunya? apakah tidak habis untungnya kalau tiap minggu harus di bagi-bagi kayak gini? " ucap Azmi di sela sela mengunyah makananya.


" Kalkulatormu gak sama dengan Kalkulatornya Allah" jawab Faiha singkat


" maksudnya ? " tanya Azmi tidak mengerti maksud Faiha


" lima kurangi tiga berapa? " tanya Faiha


" dua " jawab Azmi singkat


" itu kalkulatormu ! " ucap Faiha


Azmi mengangguk mengiyakan


" lima dikurangi tiga bagi Allah bisa sama dengan sepuluh atau lima belas "


Azmi mengerutkan dahinya belum paham penjelasan Faiha


" Tidak akan habis harta yang di sedekahkan malah semakin banyak " terang Faiha lagi


Azmi mengangguk anggukkan kepalanya tanda paham.


Acara sarapan bersama selesai, akan di mulai acara pengajian dari uztad ternama yang didatangkan pemilik supermarket. Tak ada acara sambutan dari pemilik supermarket seperti yang di harapkan Azmi agar bisa melihat dan tahu seperti apa pemilik supermarket itu.


" Kok gak ada sambutan dari pemilik sih, aku kan juga pengen tahu siapa dan yang mana pemilik supermarket ini, ganteng apa tidak " gerutu Azmi


Faiha hanya tersenyum mendengar gerutuan sahabatnya


Acara pengajian berlangsung lancar dan mengesankan. sebelum acara di tutup ada sesi tanya jawab seputar tema yang pak uztad sampaikan tadi. Pengunjung yang punya pertanyaan dipersilahkan angkat tangan.


Dan antusiasnya sungguh luar biasa, hampir semua yang hadir tunjuk tangan.


Faiha yang awalnya tunjuk tangan menurunkan tangannya kembali, namun MC keburu melihatnya


" Iya, Mbak yang berdiri di dekat pintu baju hitam jilbab abu abu tadi angkat tangan silahkan maju ke depan" ucap MC


Azmi melihat Faiha

__ADS_1


" kamu Fai ! " ucap Azmi memberi tahu Faiha yang tak sadar dirinya di sebutkan MC


" Aku? " ucap Faiha meletakkan tangan kanannya ke dada dan melihat ke arah MC


" iya mbak yang itu " jawab MC lagi


Faiha ke depan bersama empat orang lainnya yang di tunjuk MC


MC mempersilahkan ke lima orang termasuk Faiha untuk berkenalan dan bertanya secara langsung kepada Uztad.


Faiha mendapat giliran ke dua untuk menyampaikan pertanyaannya. MC memberikan mikrofon kepada Faiha kemudian mempersilahkannya


" Assalamu'alaikum pak Uztad saya Faiha yang ingin saya tanyakan : Bagaimana cara berbakti kepada orang tua jika seorang anak itu tinggal jauh dari orang tuanya. Terima kasih atas waktu dan jawaban uztad. Barokallahu fiikum. Wassalamu'alaikum warohmatullah wabarokaatuh " ucap Faiha kemudian menyerahkan Microfon kepad MC kembali.


" Wa'alaikumus salam warohmatullah wabarokatuh terima kasih mbak Faiha, pertanyaannya bagus sekali, monggo uztad langsung dijawab " ucap MC mempersilahkan uztad menjawabnya


" Berbakti kepada kedua orang tua yang tinggalnya jauh mungkin karna kita harus bekerja atau kuliah di luar kota misalnya bagaimana cara berbaktinya....


1. Menjaga komunikasi dengan orang tua, jangan biarkan orang tua anda gelisah menunggu kabar dari anda. Prioritaskan mereka dalam hal apapun. Sempatkan meski hanya bertanya kabar orang tua kita sudah begitu bahagia melebihi hal apapun. karna saking sayangnya orang tua terhadap anaknya


2. Jaga nama baik orang tua. dengan kita melakukan kebaikan. karena kebaikan yang anak lakukan sangat bernilai untuk orang tuanya begitupun sebaliknya jika anda melakukan maksiat maka orang tua andapun akan mendapat cipratan dosanya.


3. Selalu Doakan mereka, Karna yang selalu mereka nantikan adalah anak sholih yang mendoakan.


Semoga kita termasuk anak sholih yang selalu mendapat RidhoNYA " jawab Uztad panjang lebar


dengan tanpa dikomando para pengunjung meng-Aaminkan doa pak uztad.


sesi tanya jawab di lanjutkan hingga tuntas orang ke lima yang bertanya.


diakhir sesi kelima orang itu mendapat bingkisan sembako dari supermarket itu termasuk Faiha.


Faiha berjalan kembali ke tempatnya menghampiri Azmi.


" Acara di tutup dengan doa yang akan di pimpin bapak Ahmad, kepadanya dipersilahkan" ucap MC


Ahmad membaca do'a dengan khusyu' dan diaaminkan oleh semua yang hadir.


" Ku sebut namamu dalam do'aku untuk menjadi imamku suatu saat nanti" guman Faiha dalam hatinya saat mendengar Ahmad memimpin doa.


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...


...jangan lupa like, komen n Votenya juga...

__ADS_1


...terima kasih...


__ADS_2