Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
sat set sat set


__ADS_3

Ahmad sengaja mampir dulu ke rumah uztad Rudi untuk meminta ijin untuk beberapa hari ke depan istrinya tidak bisa mengajar mengaji anak anak sebelum pergi ke kantornya. Ahmad juga bertemu dengan Abah yang tak lain adalah ayah dari uztad Rudi


" sudah seharusnya isteri mengikuti kehendak suami " ucap Abah


" Sebenarnya saya tidak keberatan kalau Faiha masih mengajar anak anak mengaji bah, saya hanya ijin untuk beberapa hari ke depan karna kami akan ke rumah orang tua kami " ucap Ahmad


" Iya gak papa mas Ahmad, saya paham akan posisi Faiha sekarang yang sudah menjadi seorang istri " ucap Uztad Rudi


" Malah saya yang berterima kasih masih mengijinkan Faiha untuk mengajar anak anak di sela kesibukannya melayani suami " ucap Uztad Rudi lagi


" Santai saja uztad Rudi, saya akan mendukungnya karna saya liat dia sangat senang dengan anak anak " ucap Ahmad


" Cuman saya mohon pengertiannya kalau mungkin sekarang istri saya sering ijin tidak bisa mengajar anak anak karna suatu hal " ucap Ahmad lagi


" Iya mas Ahmad, kami paham " jawab Uztad Rudi


" Tolong uztad Rudi mencari guru tambahan kalau memang di perlukan misal sewaktu waktu istri saya ada perlu dan tidak bisa hadir anak anak tetap ada yang mengajar. nanti biar saya yang tanggung honornya" ucap Ahmad


" Istri saya akan tetap mengajar kalau tidak sedang repot " ucap Ahmad


" baiklah mas Ahmad, kami akan melihat kondisinya dulu, kalau sekiranya nanti di butuhkan guru tambahan kami akan mencarinya " ucap Uztad Rudi


" Terima kasih uztad pengertiannya, saya permisi dulu bah, uztad " pamit Ahmad


Ahmad mencium punggung tangan Abah dan juga menjabat tangan uztad Rudi


" Assalamu'alaikum " ucap Ahmad


" Wa'alaikum salam warohmatullah " jawab uztad Rudi dan Abah bersamaan


" Sungguh patut di jadikan tauladan Nak Ahmad, Masih Muda Sukses jadi pengusaha tapi sikap rendah hati dan mengghormati yang lebih tua masih di junjung tinggi " ucap Abah saat melihat mobil Ahmad menjauh dari halaman rumahnya


" Iya bah, aku juga kagum dengan mas Ahmad sifat dermawannya itu lo yang luar biasa, sat set sat set kalau shodaqoh gak itung itungan " ucap Uztad Rudi


" Pantas saja Allah memberikan banyak nikmat kepadanya, Dianya tak memperhitungkan harta yang dikeluarkannya saat di gunakan untuk kebaikan jadi Allah membalas berlipat ganda harta yang dia sedekahkan " ucap Abah


Begitulah kira kira kekaguman uztad Rudi dan Abahnya dengan sosok Ahmad yang kaya raya, dermawan, rendah hati, dan penampilannya yang sederhana.


.


.


Faiha di rumah sedang belajar online, saat break Faiha mencoba menghubungi Ayah dan Bundanya di kampung. Faiha rutin menghubungi Ayah bundanya setiap hari minimal sekali kadang juga bisa lebih


" Assalamu'alaikum Bunda " ucap Faiha


" wa'alaikum salam" jawab bunda


" bunda Sehat?Ayah di mana bun?" tanya Faiha


" Alhamdulillah Nduk, bunda dan ayah sehat. Ayah masih di sawah " ucap Bunda


" Alhamdulillah " ucap Faiha

__ADS_1


" Bun, nanti habis dhuhur Faiha dan Kak Ahmad akan berangkat ke rumah papa " ucap Faiha


" Papa Mama sehat kan nduk?" tanya bunda


" Alhamdulillah bun, kami ke sana sekalian ingin kenal dengan mbak Aulia bun, kakak perempuannya kak Ahmad dan keponakannya kebetulan sedang di sana" ucap Faiha


" iya, sampaikan salam ayah dan bunda untuk papa dan mama juga mbak Aulia dan anaknya ya " ucap bunda


" Njih bun " ucap Faiha


" kalian juga hati hati di jalan, ingatkan suamimu saat berkendara" ucap bunda


" Njih bun " ucap Faiha


" Kamu sedang apa?" tanya bunda


" Faiha sedang daring bun, ini tadi break lima belas menit jadi Faiha sempetin menelpon bunda " ucap Faiha


" apa kamu masih boleh sekolah nduk?" tanya bunda


" Alhamdulillah, masih boleh bunda " jawab Faiha


" Alhamdulillah, semoga saja kamu bisa dapat ijazah ya meski sudah menikah " ucap bunda


"Aamiin, doain Faiha ya bunda " ucap Faiha


" ya pasti, bunda selalu doakan anak bunda yang terbaik " ucap bunda


" sudah dulu ya bun, kelasnya sudah mau di mulai kembali " ucap Faiha


" iya " ucap Bunda


" Faiha tutup teleponnya dulu, Assalamu' alaikum " ucap Faiha mengakhiri teleponnya


" wa'alaikum salam " ucap bunda


Faiha melanjutkan mengikuti kelas onlinenya sambil rebahan di atas kasur di dalam kamarnya.


.


.


" Mbak sita, tolong handel semua urusan kantor " Ucap Ahmad


" baik pak " jawab Sita


" Saya mau pulang ke rumah papa sekalian bulan madu " ucap Ahmad


" bulan madu? " tanya mbak sita


" iya, bulan madu dengan istriku " ucap Ahmad


" memang kapan kamu nikahnya? " tanya mbak sita

__ADS_1


" bukannya waktu itu mbak sita yang Ahmad suruh nganterin sasrahannya?" ucap Ahmad


Sita mengingat ingatnya


" hah...berarti waktu itu kamu yang nikah?" tanya sita kaget


" ya " jawab Ahmad menganggukkan kepalanya


" tega ya, gak ngasih kabar mau nikah " ucap sita


" Terus siapa yang jadi pengantin perempuannya yang mau menikah dengan cowok dingin kayak kamu? " tanya Sita


" Faiha " jawab Ahmad santai


Sita melonggo mendengar jawaban Ahmad


" Faiha ? " tanya Sita masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya


Ahmad mengangguk


" jadi kalian....." ucap Sita menahan kalimatnya


" Faiha meminta menyembunyikan pernikahan ini karna statusnya yang masih pelajar " ucap Ahmad


Sita mengangguk dan paham akan kondisinya sekarang, hanya saja dia sama sekali tidak curiga selama ini tentang hubungan mereka yang ternyata sudah dihalalkan


" Bahkan aku sama sekali tak menyadari kalau hubungan kalian sudah halal " ucap Sita


Ahmad tersenyum mendengar sepupunya yang heboh dan tak percaya akan pernikahannya


" Mbak Aulia ada di rumah Papa, kami mau menengoknya di sana " ucap Ahmad


Raut wajah Sita berubah sendu,


" Titip salam buat Aulia, semoga bisa Sabar ngadepin Rizki dan semoga rumah tangganya tetap utuh" ucap Sita


" hmm....Mbak Sita, Ahmad pengen tahu sebenarnya mas Rizki itu seperti apa?" tanya Ahmad


" Mungkin mbak sita lebih tahu mas rizki karna mas Rizki sahabatan dengan mbak lama kan? " tanya Ahmad


" Yang mbak tau Rizki itu cinta banget sama Aulia dari pandangan pertama waktu aku mengenalkannya, waktu pacaranpun dia sangat sayang sama Aulia cuman kadang kalau dia suntuk dia bermain dengan wanita lain tapi hanya sebagai hiburan buat dia dan dia tetap cinta matinya sama Aulia " ucap Sita panjang lebar


Ahmad mengangguk mencoba mengerti karakter kakak iparnya. Ahmad selama ini memang tidak begitu dekat dengan iparnya karna jarang bertemu dan hampir bisa di hitung dengan jari karena kesibukannya masing masing.


" Tolong mbak Sita beri semangat untuk mbak Aulia sebagai sahabat dan juga sepupu mungkin mbak Aulia lebih bisa terbuka dan lebih nyaman dengan mbak sita " ucap


Ahmad


" Pasti, tanpa kamu mintapun mbak akan kasih semangat buat Aulia " ucap Sita


..." Sahabat yang baik adalah sahabat yang berani berterus terang dan membetulkan kesalahan kita agar kita tidak terus hanyut dalam dosa "...


...-----💞-----...

__ADS_1


..."Allahumma sholli ala sayyidina muhammad"...


...-----💞-----...


__ADS_2