
" Bi, apa besok aku bisa mulai magang seperti biasa di supermarket? " tanya Faiha pada Ahmad saat mereka sedang rebahan diatas ranjang kamarnya
" Sebenarnya kamu tidak perlu melakukannya, kan sekarang kamu sudah menjadi isteri pemilik supermarket " jawab Ahmad
" Tetap saja bi, aku harus menyelesaikan tugas magangku dari sekolah secara pro fe si onal " ucap Faiha
" iya, aku tau kamu gak akan mau dapat nilai A cuma cuma tanpa usaha dan tidak berangkat magang" ucap Ahmad
Faiha tersenyum ke arah suaminya
" bi, boleh gak kita pura pura tidak ada hubungan saat di kantor. Aku gak mau mereka menganggap aku sebagai istrimu nanti saat magang, yang ada malah mereka canggung gak mau ngajari aku " ucap Faiha
Ahmad tersenyum dan mencowel pipi Faiha
" kamu itu memang istriku sayang, dan aku gak mau karyawanku merendahkanmu " ucap Ahmad
" bi, mereka tak ada yang merendahkanku mereka baik baik semua kepadaku, aku cuman gak mau mereka canggung denganku nantinya " ucap Faiha
" please " ucap Faiha menyatukan kedua tangannya memohon
Ahmad mengangguk, Faiha yang bahagia tanpa sadar mencium suaminya gemas berulang kali di wajahnya
" terima kasih habibiku " ucapnya
" hmmm....sudah mulai nakal ya, berani nyium nyium " ucap Ahmad menyadarkan Faiha
Faiha seketika menutup mulutnya dengan kedua tangannya, Ahmad tertawa melihat tingkah Faiha kemudian Ahmad meraih tubuh Faiha dan mendekap dalam pelukannya.
" aku akan membuatmu selalu tersenyum sayang " ucap Ahmad dalam hati.
" Gak usah malu, aku malah seneng kamu nakalin aku, sini cium lagi yang sini belum " ucap Ahmad menunjuk sebelah pipinya
" Pahala lo, masak gak mau " ucap Ahmad
Faiha yang terlanjur malu makin menundukkan kepalanya tak nerani menatap suaminya.
" Sini, tak kasih pahala " ucap Ahmad memeluk Faiha dan menciumi wajah istrinya
Faiha kegelian karna ciuman suaminya yang tanpa jeda di seluruh wajahnya. mereka tertawa lepas.
.
.
Ke esokan harinya.
" bi, ada sepeda gak? " ucap Faiha
" buat apa?" tanya Ahmad
" berangkat magang " ucap Faiha
" gak ada, bareng aku aja nanti pulangnya tak anter " ucap Ahmad
" bi, kantor kan deket lagian kalo sama kamu nanti malah merepotkan, lagian sepedahan biar sehat juga " ucap Faiha
" bi, aku nanti habis magang mau ke musolla belajar ngaji sama adik adik ya, mohon ijin" ucap Faiha mengangkat tangan kanannya ke atas kepala seperti sikap hormat
Ahmad tersenyum melihat tingkah Faiha
" ternyata dia banyak juga omongnya, manja banget kayak anak kecil makin gemes deh " ucap Ahmad dalam hati
" bi,,, kok nglamun sih " ucap Faiha menggoyang goyangkan tangan Ahmad
" iya sayang " jawab Ahmad
" untuk sementara, nanti bareng dulu aja ya " lanjut Ahmad sambil mengusap lembut kepala Faiha
Faiha mengangguk
" mau sarapan sama apa bi ?" tanya Faiha
" mau di buatkan sesuatu ?" tanya Faiha lagi
__ADS_1
" emang bisa masak ? " tanya Ahmad balik
Faiha menggeleng, Ahmad tersenyum
" ya sudah, duduk sini aja nemenin aku " ucap Ahmad
" tapi kan bi, aku seorang istri harusnya masak buat suami " ucap Faiha
" tugas istri itu melayani suami, bukan memasak. memasak itu tugasnya tukang masak " ucap Ahmad sambil tersenyum
" jadi, duduk sini, biar bibik yang buatin sarapan buat kita " ucap Ahmad menyuruh Faiha duduk di dekatnya yang sedang melihat laporan di laptopnya.
Faiha menurut dan duduk disamping Ahmad
" lagi ngecek apa bi? " tanya Faiha
" ngecek laporan penjualan kemarin " ucap Ahmad
" mau di bantu? " ucap Faiha
" Boleh " ucap Ahmad
.
.
Ahmad dan Faiha berangkat ke kantor bersama. Di sepanjang jalan Ahmad menggenggam tangan istrinya dengan sesekali mencium tangannya. Saat sampai di kantor, Faiha hendak turun dari mobil Ahmad, namun tangannya di tarik oleh suaminya.
" pamit dulu sama suami " ucap Ahmad
" barusan kan udah salim bi " ucap Faiha
" Cium dulu donk " ucap Ahmad
Tanpa ada perdebatan panjang, Faiha langsung mencium pipi kanan dan kiri suaminya bergantian, kemudian sekilas mencium bibir suaminya.
" udah ya, Assalamu'alikum " ucap Faiha
Faiha turun dari mobil Ahmad, dan ada beberapa karyawan yang melihatnya
" Lo, itu kan Faiha " ucap karyawan 1
" iya, kok bisa di mobilnya bosh " ucap karyawan 2
" bisa aja ketemu di jalan, sepedanya bocor ketemu pak bosh terus di kasih tumpangan " ucap karyawan 3
Mereka mengangguk, tanpa berpikiran macam macam karena bosh mereka terkenal ramah dan tidak macam macam. begitu juga Faiha yang sopan pada semua orang
" Yuuk, brieffing pagi segera di mulai " ucap karyawan 2
brieffing pagi di buka, hari ini Faiha di tempatkan di kantor CEO untuk menjadi asisten CEO yang tak lain adalah Ahmad
" pasti sengaja di tempatkan di pos ini " batin Faiha
Semua karyawan membubarkan diri, Faiha mengikuti langkah sang suami ke ruang kerjanya
Ahmad masuk ke dalam ruangan , Faiha pun masuk mengikutinya. pintu di tutup oleh Faiha
" bi, kenapa aku di tempatkan di sini? " tanya Faiha
" sayang kan belum pernah di tempatkan di sini " jawab Ahmad berbalik menghampiri Faiha
" memang yang sudah sudah pernah magang di pos ini? " tanya Faiha
" tidak, di pos ini hanya spesial buat kamu sayang " ucap Ahmad memeluk istrinya
" ihhh, bilang aja kalau mau deketan terus " ucap Faiha mencubit kecil perut suaminya yang masih memeluk tubuhnya
" Aduh, sakit yank... " ucap Ahmad mengurai pelukannya sambil mengusap perutnya
" Maaf " ucap Faiha mencium Pipi Suaminya
" ini cubit lagi gak pa pa, habis itu gantian yang sebelah sini ya nyiumnya" ucap Ahmad tertawa menggoda istrinya
__ADS_1
" maunya " ucap Faiha
Faiha duduk di sofa, Ahmad melangkah ke mejanya. dan melihat ada sebuah amplop coklat yang berisi surat dari pemerintah kota.
Ahmad mengambilnya, membuka dan membaca isinya. Seketika raut wajah Ahmad berubah sendu. Faiha yang melihat perubahan suaminya jadi penasaran
" kenapa bi? " tanya Faiha
Ahmad berjalan ke sofa di mana Faiha duduk, dengan membawa surat yang dia baca tadi. Ahmad duduk di samping Faiha dan memberikan surat itu untuk Faiha. Faiha membacanya dengan seksama
" Bagaiman nasib karyawan kalau kita harus membatasi pengunjung 50% dari biasanya" ucap Ahmad
" otomatis 50% karyawan tidak di perlukan " ucapnya lagi
" Kalau tetap di pekerjakan, mau di bayar dengan apa mereka kalau nantinya pemasukan dan pengeluaran lebih banyak pengeluaran karna jumlah pengunjung yang berkurang " ucap Ahmad
Ya, karena melonjaknya kasus Covid di wilayah ini, pemerintah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk para pemilik usaha dan pembatasan jam malam.
Faiha yang mulai mengerti kondisinya, mulai berinovasi dalam pikirannya.
Ahmad yang sedari tadi bicara, jadi kesal saat melihat Faiha yang di ajaknya bicara tampak melamun dan tak menghiraukannya sedari tadi
" pantesan dari tadi tidak menyahut sama sekali " ucap Ahmad lirih
Ahmad mendekati bibir Faiha dan menempelkan bibirnya di bibir Faiha
CUP
Faiha kaget
" bi,,,, " ucap Faiha manja
" hmmmm...." ucap Ahmad pura pura sedang sibuk melihat ponselnya
" kalau pembatasan pengunjung 50% berarti 50% pembeli lainnya di rumah tapi tetap membutuhkan barang kita. Bagaimana kalau 50% karyawan lainnya di alihkan untuk penjualan online " ucap Faiha
" ada yang mencatat pesanan, menyiapkan pesanan, mengemas pesanan, dan mengantar pesanan ke alamat pemesan. tetap aman untuk karyawan jika kita memperketat prokes bagi karyawan " lanjut Faiha
Ahmad terdiam mendengar konsep yang Faiha sampaikan barusan. Dan menurut Ahmad konsep itu memang pas untuk situasi dan kondisi saat ini
CUP
Ahmad kembali mencium bibir mungil merah jambu milik istrinya
" kamu memang luar biasa " ucap Ahmad
" kita akan adakan rapat dengan semua karyawan " ucap Ahmad
" Aku ingin kamu yang mengatur konsep itu nanti " ucap Ahmad
Faiha melonggo mendengar ucapan suaminya
" bi, aku cuman magang " ucap Faiha
Ahmad menggeleng
" Tidak, apa kamu lupa saat kepala sekolah ke sini. kamu sudah diangkat menjadi karyawan tetap di sini dan aku putuskan mulai sekarang jabatanmu adalah Asisten CEO " ucap Ahmad tersenyum
" nanti sekalian di umumkan jabatan barumu ke karyawan lainnya " ucap Ahmad
" Apa mau sekalian di umumkan kalau kita sudah nikah SAH Halal ? " tanya Ahmad menekan kata nikah SAH Halal nya.
Faiha membulatkan matanya ke arah Ahmad.
Ahmad malah memeluk istrinya mesra
..." Aku mencintaimu karna Allah "...
...-----💞-----...
..."Allahumma sholli ala sayyidina muhammad"...
...-----💞-----...
__ADS_1