Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Onel Ompol


__ADS_3

Flashback on


"Mbak Sita, Maaf ya " ucap Faiha


" untuk apa?" tanya Sita


" tadi....." Faiha bingung mau mulai dari mana. Faiha benar benar tidak enak hati saat Ahmad menyuruh sita menemani mereka


Sita berhenti dan meminta Faiha berjalan sejajar di sampingnya, bukan mengekorinya seperti tadi kemudian berjalan kembali sambil berbincang


" Ya gak pa pa" jawab Sita singkat menepuk pundak Faiha lembut


" Apa kamu sudah mengenal Ahmad lama?" tanya Sita


" baru satu tahunan " jawab Faiha


" Hmmm...Mbak Sita manggil pak Ahmad kok....." ucap Faiha saat panggilan Sita untuk Ahmad dirasa berbeda


Sita yang mengerti apa yang dipikirkan Faiha


" Kami sepupuan " ucap Sita menyahut Faiha yang terlihat sedang berpikir keras


" Ohhh...."Ucap Faiha mengerti


" Pantesan, Kak Ahmad gak ada malu malunya sama sekali tadi " batin Faiha


" Sepertinya Ahmad serius denganmu" ucap Sita menggoda Faiha


" Tidak mbak, Mana mungkin? karna bagiku laki laki yang serius akan menghalalkan perempuanya, bukan mengajaknya berbuat dosa " ucap Faiha tegas


Sejenak Sita terkejut dengan ungkapan Faiha namun dia kagum karena perempuan pilihan sepupunya punya pemikiran sehebat itu


" Kamu kan masih Sekolah, memang mau kalau seandainya di ajak nikah sekarang?" tanya Sita


" Jodoh itu Takdir Allah mbak, kalau Allah menakdirkan jodoh kita datang saat ini kenapa harus takut. Yang terjadi pada hidup kita semuanya atas ijin Allah " ucap Faiha


Sita kembali merasa kagum pada Faiha. Sita terharu mendengar penuturan Faiha, Dia yang usianya lebih tua lima tahun dari Faiha tidak pernah berpikiran seperti itu tentang jodoh, bahkan dulu dia selalu menolak saat diajak menikah oleh suaminya sebelum dia lulus kuliah. Hingga akhirnya baru semester dua kuliahnya dia terpaksa menikah karna MBA ( Married by Accident ).


Seketika Air mata Sita menetes. Faiha melihat ke arah Sita


" Mbak, Mbak kenapa?" ucap Faiha menggoyang goyangkan tangan Sita


Sita tersadar, kemudian mengusap air di pipinya dengan tissu yang di genggamnya.


" Maaf mbak, kalau Fai punya salah " ucap Faiha polos


" Tidak, Mbak hanya teringat sesuatu " ucap Sita


Sampailah mereka di gudang, Sita memanggil kepala gudang dan mengenalkannya kepada karyawan gudang dan meminta kepada kepala gudang untuk mengajari Faiha.


.


.


Flashback off


Faiha berangkat ke musolla untuk belajar mengaji bersama, Faiha masih bisa mengaji bersama adik adik di komplek rumah pak Dhe karna jam magangnya hanya sampai siang seperti sekolah.


Faiha menikmati dan mensyukuri aktifitasnya mungkin hal ini yang membawa aura positif dalam kesehariannya yang selalu tampak ceria dan tanpa beban.


seperti sore ini saat ada adik kecil yang baru usia lima tahun ikut mengaji mengompol di musolla.

__ADS_1


" Akak....Akak....." panggil seorang anak sambil nangis tersedu sedu


Faiha yang sedang Fokus menulis di papan untuk bahan bealjar anak anak menoleh ke sumber suara


Faiha berjalan terburu buru menghampiri sang anak


" Onel kenapa?" tanya Faiha yang melihat celana Onel basah


" Onel Ompol.....Huaaaa.....Huaaaa...." jawab Onel menangis lebih keras


Semua anak tertawa melihat Onel yang sedang Ngompol menangis.


" Hustt...Adik adik gak baik menertawakan orang yang terkena musibah " ucap Faiha


Seketika anak anak diam


" Onel ganteng, Lain kali kalau mau pipis bilang kakak ya?" ucap Faiha penuh cinta


" Onel kebelet akak....hihihihi....." ucap Onel masih sambil menangis kecil


" adik akut kak " ucap anak kecil itu yang ternyata bernama onel


" Kenapa takut dik? kan ada kakak" ucap Faiha


" Akut akak marah..." ucap onel


" Kakak gak akan marah sama Onel yang ganteng " ucap Faiha tersenyum mengelus rambutnya lembut dan menatapnya.


" Udah di bilangin gak Usah ngaji Onel " ucap seorang perempuan marah dan geram sambil menarik lengan onel kasar


" Akit buk....Akit...." Ucap Onel


" Maaf Merepotkan Nak Fai " ucap ibu melepaskan lengan anaknya


" Tidak mengapa ibu, dia masih kecil belum paham kita yang lebih tua yang seharusnya lebih bersabar terhadap mereka " ucap Faiha


" Maaf, tadi Faiha kurang memperhatikan onel karena fokus menulis di papan buat bahan belajar anak anak " ucap Faiha lagi


" Atas nama onel saya minta maaf Nak Fai, sudah membuat nak Fai kerepotan " ucap ibu Onel


" Tidak apa ibu, tolong jangan marahi onel atau melarangnya untuk berangkat mengaji lagi ibu " ucap Faiha sambil tersenyum


" Iya nak Fai, terima kasih " ucap ibu Onel


Ibu Onel akhirnya pamit pulang dulu membawa Onel pergi dari musolla dengan celana yang masih basah. Sementara Faiha memulangkan anak anak yang lain lebih awal kemudian mengepel lantai musolla yang terkena najis ompolnya Onel.


Faiha tanpa mengeluh dan dengan ikhlas mengepel lantai Musolla agar suci kembali,


" Sudah Nak Fai, biar saya aja yang membersihkannya " ucap marbot musolla


" Gak papa pak, sekali kali Faiha bantuin bapak membersihkan musolla biar dapat pahala juga seperti bapak " ucap Faiha sambil mengepel lantai


" Bapak di bayar Nak untuk membersihkan musolla ini " ucap marbot musolla


" Di bayar atau tidak di bayar membersihkan musolla tetap dapat pahala kan pak? " ucap Faiha tersenyum


" Bayaran itu bonus " ucap Faiha lagi


" Ya wis, terserah Nak Faiha aja " ucap Marbot musolla pasrah


Pak Marbot yang seharusnya mengepel sendirian menjadi lebih ringan pekerjaannya karna Faiha membantunya.

__ADS_1


.


.


Sementara di kantor Ahmad


Ahmad sedang menghubungi mama dan papanya lewat Video Call


🧑🏻Ma, Pa apa sebaiknya Ahmad melamar Fai sekarang?


🧔🏻apa yang membuatmu tiba tiba ingin melamarnya sekarang?


🧔🏻Dulu, papa tawarkan untuk melamarnya kamu keberatan


🧕🏻Apa kamu melakukan sebuah kesalahan ?


🧑🏻Tidak ma, Ahmad hanya menjaga diri Ahmad untuk tidak berbuat dosa lebih banyak


Papa dan Mama saling berpandangan, tak mengerti maksud Ahmad


🧑🏻Mama dan Papa tahu kan bagaimana rasanya jika bertemu orang yang kita sayang tiap waktu?


🧔🏻tentu kami paham, kami sudah pernah muda sepertimu


🧕🏻Apa kamu selalu ingin menggodanya setiap saat?


🧑🏻ya


Papa dan Mama tertawa bersamaan.


🧑🏻kok malah di ketawain sih...


🧔🏻Kamu harus segera halalkan


🧕🏻Iya mama setuju


🧑🏻Mama dan Papa memang sudah tahu Faiha seperti apa?


🧕🏻Pilihan anak mama pasti tidak salah


🧔🏻Pasti dia istimewa luar biasa hingga membuat anak papa dan mama seperti ini, iya kan ma?


🧕🏻Pastinya pa, mama jadi pengen kesana berkenalan dengan calon menantu mama


🧑🏻Ahmad akan pergi ke rumah orang tuanya lebih dulu.


🧔🏻Ya itu lebih bagus jangan menunda niat baik, lebih cepat lebih baik


🧕🏻Jaga kesehatan, jangan lupa makan karena ikhtiyar menghalalkan anak orang juga butuh tenaga lo


🧔🏻Istikhorohkan dulu, mantapkan pilihanmu


🧑🏻Terima kasih, pa ma selalu jadi orang tua sekaligus sahabat buat Ahmad.


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...


...jangan lupa like, komen n Votenya juga...


...terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2