Sehidup Sesurga

Sehidup Sesurga
Hari pertama magang


__ADS_3

" Assalmu' alaikum dik Fai..." ucap seseorang


Azmi kaget mendengar salam yang di tujukan khusus untuk sahabatnya. Faiha semakin menundukkan Kepalanya dalam tanpa berani menatap ke sumber suara


" Wa'alikumsalam warohmatullah wabarokatuh..." jawab Faiha mencoba menegakkan kepalanya


" Kamu berhutang padaku Fai "


" Hutang cerita " bisik Azmi lirih di telinga Faiha


" Selamat ya, kamu jadi siswa dengan nilai terbaik tahun ini " ucap Ahmad


Faiha terkejut mendengar apa yang di katakan Ahmad


" Selamat Ya Nduk, ikhtiyar dan doamu di ijabah oleh Allah " ucap Ayah


Faiha memeluk ayahnya ia menangis terharu di dada sang Ayah


Faiha mengurai pelukannya mengusap matanya yang berair. Kepala komite sekolah, om hendra juga Azmi mengucapkan selamat atas pencapaian yang Faiha dapat selama setahun ini. sekolah di kota jauh dari orang tuanya Faiha berusaha mandiri dalam segala hal meski pak Dhe dan bu Dhe sudah menganggap Faiha sebagai anak mereka sendiri Faiha berusaha semaksimal mungkin untuk membuat mereka bangga.


" Terima kasih semuanya, Ayah, Pak kepala sekolah, om Hendra, Kak Ahmad dan juga Azmi...terima kasih untuk doa dan dukungannya selama ini buat saya " ucap Faiha haru


Semua menggangguk


Kepala sekolah dan Kak Ahmad permisi ke ruangan lebih dulu.


" Pa, kita makan siang dulu ya...ajak Om Agus dan Faiha juga " bisik Azmi di telinga Papanya.


" Pak Agus dan Nak Faiha kalau tidak keberatan saya ingin mengajak kalian makan siang dahulu sebelum pulang " ucap Om Hendra


" Tidak usah pak, nanti merepotkan pak Hendra " jawab Ayah


"Tidak pak, kebetulan sehari ini jadwal saya kosongkan demi putri tercinta " jawab Papa Azmi. Papa Azmi seorang pebisnis yang juga bekerja sama dengan sekolah ini. Dia menyempatkan untuk menghadiri acara sekolah ini demi putri semata wayangnya.


" Ayolah om, moment seperti ini kan tidak setiap hari " rengek Azmi pada Ayah Faiha


" Mau ya Fai " ucap Azmi pada Faiha


Faiha melihat Ayah untuk meminta pertimbangan Ayah. Ayah mengangguk


" Baiklah " jawab Faiha


" Ayo " ucap Azmi penuh semangat menggandeng tangan Faiha dan mengajaknya naik ke mobil


Papa Azmi menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah laku putrinya.


Mereka akhirnya makan siang bersama.


.


.


" Rencana magang untuk Faiha di supermarket bapak di jadwalkan selama tiga bulan ke depan, untuk waktunya Faiha tetap di wajibkan mengikuti pelajaran selama tiga hari di sekolah dan tiga hari berikutnya untuk mengikuti magang di tempat bapak "

__ADS_1


tutur kepala sekolah kepada Ahmad ketua komite pengusaha muda yang mensupport kegiatan magang untuk siswa berprestasi.


Kegiatan magang sebenarnya untuk kalender pendidikan di sekolah ini setelah siswa naik kelas sembilan selama enam bulan. namun untuk siswa berprestasi magang tambahan akan di berikan selama 3 bulan selain magang yang masuk dalam kalender pendidikan.


" Baiklah pak, nanti biar saya sendiri yang mengatur untuk jadwal magang di tempat saya " ucap Ahmad


" Baiklah pak, terima kasih untuk kerja samanya dan bea siswanya untuk anak didik kami " ucap kepala sekolah


" Sama sama pak, saya juga berterima kasih kepada sekolah ini karna membantu mempromosikan dan mengembangkan bisnis kami " jawab Ahmad


Ahmad berpamitan dan kembali ke kantornya.


.


.


.


Hari ini adalah hari pertama Faiha magang di supermarket milik Ahmad. Dia bersiap pagi pagi agar tidak terlambat.


Sampai di supermarket sudah ada beberapa karyawan tetap yang sampai. Faiha mencoba berkenalan dengan seorang karyawati


" Assalamu'alaikum mbak" ucap Faiha menyapa karyawati yang sedang duduk berjongkok


" Wa'alaikum salam " jawab karyawati itu ramah


" Kamu anak magang baru? " tanya karyawati itu


mengulurkan tangan kanannya


" saya Sita " jawab Karyawati itu membalas jabat tangan Faiha


" Senang bisa berkenalan dengan Mbak Sita, Mohon bimbingannya " ucap Faiha ramah


" Kita disini tim, sudah seharus saling membantu gak usah berlebihan " ucap Sita


" Terima kasih mbak Sita " ucap Faiha


Mereka melanjutkan mengobrol, Faiha bertanya tentang peraturan di tempat barunya, dan dengan Ramah Sita menjawab pertanyaan Faiha.


Tepat pukul setengah enam Pagi, Seseorang datang, dialah pemilik supermarket itu Ahmad dan di ikuti oleh pegawai lainnya juga Faiha yang sebelumnya sudah di beri tahu Sita. .


Ahmad meminta Faiha berdiri di sampingnya.


Mereka berkumpul membuat satu lingkaran.


" Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh " ucap Ahmad membuka suara


" Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh " jawab para karyawan kompak


" Semangat Pagi semua, Smoga Allah limpahkan keberkahan untuk ikhtiyar kita hari ini. Tetap kompak saling membantu dan saling bekerja sama. Hari ini di sini masuk tim baru Anak Magang dari sekolah SMKN 1 , saya mohon kerja samanya. Silahkan memperkenalkan diri " ucap Ahmad melirik Faiha yang berdiri disamping Ahmad.


" Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh...Nama saya Faiha, anak magang dari SMKN 1 Mohon bimbingan semua mas mas dan mbak mbak " ucap Faiha menangkupkan dua tangannya ke dada sambil mengangguk angguk.

__ADS_1


" Sudah cukup perkenalannya, Sehabis ini kamu ke ruangan saya " ucap Ahmad pada Faiha


" Baik Pak " ucap Faiha


Ahmad kaget mendengar panggilan pak dari mulut Faiha


" pak???hmmm setua itukah aku..." batin Ahmad


" Baiklah Sebelum kegiatan kita mulai marilah berdoa terlebih dahulu, berdoa mulai " ucap Ahmad memimpin do'a.


Semua berdo'a dalam hati dengan khusyu' . beberapa menit kemudian...


" berdo'a selesai " ucap Ahmad


" Semangat bekerja Hati hati, Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh " ucap Ahmad mengakhiri breffing paginya.


"Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh " ucap semua karyawan kemudian mereka membubarkan diri


Semua Karyawan bersiap di pos masing masing.


Faiha masih tak ada pergerakan dia diam di tempat karna tak tahu harus kemana. Ahmad yang melihat kebingungan Faiha kembali menghampirinya


" Kamu bisa mengikutiku calon makmumku " bisik Ahmad lirih sambil mengedipkan sebelah matanya.


Faiha menatap Ahmad tajam namun dia tetap menuruti perintah bosh barunya itu. Faiha mengekor di belakang Ahmad, Dia berjalan menundukkan kepalanya sampai tak dia sadari Ahmad yang berjalan di depannya tiba tiba menghentikan langkahnya dan


BUGH


Faiha menabrak punggung Ahmad, Faiha meringis kesakitan mengusap usap keningnya. Ahmad berbalik melihat Faiha yang meringis kesakitan


" Hmmm....Hati hati kalau berjalan, Hatiku tetap ku jaga untukmu, jangan kuatir aku akan menunggumu " ucap Ahmad menggoda Faiha


" kenapa kak Ahmad berubah seperti ini, dia yang kemarin tidak banyak bicara " batin Faiha


"Apa kamu masih ingin berdiri saja di sini?" ucap Ahmad saat melihat Faiha diam saja


Ahmad berjalan masuk ke dalam ruang kantornya. Faiha mengikutinya


" Duduklah " Ucap Ahmad


Faiha duduk di sofa tamu di dalam ruangan Ahmad tapi pikirannya tak tenang dia terlihat gelisah. Ahmad melepas jas dan menaruhnya di kursi, kemudian menelpon sesorang kemudian berjalan kembali duduk di sofa bersama Faiha. Ahmad melihat kegelisahan Faiha.


" Santai saja dik, aku gak akan macam macam tapi...." ucap Ahmad tertahan karna suara seseorang di depan pintu yang dari tadi sengaja di buka


" permisi pak... "


...Assalamu'alaikum warohmatullah Wabarokaatuh reader termanis.......


...Mohon dukungannya njih, Author masih terus belajar....🙏🏻...


...jangan lupa like, komen n Votenya juga...


...terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2