
Tak terasa setahun berlalu, saat pengambilan rapot kenaikan kelas dan pengumuman magang untuk kelas dua belas. Orang tua Murid atau wali murid di undang hadir ke aula sekolah untuk penerimaan rapot kenaikan kelas dan alih informasi untuk kelas dua belas yang akan magang.
Ayah Faiha datang dari kampung untuk menghadiri acara sekolah. Faiha sengaja mendampingi ayah ke sekolah karena dia dan Azmi sepakat untuk memperkenalkan orang tua masing masing.
Sesaat sebelum acara di mulai Faiha dan Azmi memperkenalkan orang tuanya
" Saya Azmi om, sahabatnya Faiha...dan ini Papa saya " ucap Azmi memperkenalkan diri
" Iya, Nak Azmi terima kasih sudah membantu dan menemani Faiha selama di sini " ucap Ayah
" sama sama om " ucap Azmi
" Saya Agus, Ayah Faiha salam kenal pak " ucap Ayah menyalami Papa Azmi
" Saya Hendra, Papa Azmi "ucap Papa Azmi membalas menyalami Ayah Faiha
" Kamu pastinya Faiha kan, Sahabat yang sekaligus menjadi idola anak saya " ucap Papa Azmi kepada Faiha
Faiha melihat Azmi, bertanya apa maksud ucapan papanya namun
" iya Pa, ini Faiha sahabat baik Azmi " ucap Azmi memeluk Faiha erat
" Terima kasih sudah menjadi inspirasi untuk anak kesayanganku " ucap Papa Azmi
Faiha tersenyum kepada papa Azmi, tanpa bersuara.
" Acara sudah di mulai kayaknya " ucap Azmi
" Silahkan Ayah dan Om Hendra masuk ke dalam Aula dulu, biar kami menunggu di taman karna siswa tidak di perkenankan untuk masuk " ucap Faiha
Ayah Faiha dan Papa Azmi masuk bersama ke dalam aula.
Acara di awali dengan sambutan dari kepala sekolah yang pointnya
" Sekolah akan memberikan bea siswa untuk siswa berprestasi dan akan memberikan tambahan magang khusus untuk siswa teladan di sekolah ini" ucap kepala sekolah
Sambutan berakhir, MC mengambil alih microfon
" Dan saatnya pengumuman siswa dengan nilai terbaik tahun ini atas nama Faiha Az zahra putra bapak Agus Hariyanto kelas sepuluh Manajemen Akuntansi " ucap MC
suara tepuk tangan terdengar meriah
" Selamat pak, putri bapak memang hebat" ucap pak Hendra menyalami pak Agus
" Alhamdulillah terima kasih pak Hendra " ucap pak Agus
" Di mohon kepada orang tua siswa atau yang mewakili untuk naik ke atas podium untuk menerima bea siswa magang secara simbolis dari Ketua Komite Pengusaha Muda yang bekerja sama dengan Komite Sekolah " ucap MC lagi
Ayah yang duduk dibelakang berjalan pelan ke depan. Saat di atas podium Ayah melihat Ahmad duduk di deretan paling depan. Ahmad tersenyum melihat Ayah yang kaget melihat dirinya.
" Kepada Ketua Komite Pengusaha Muda kami persilahkan naik ke Podium untuk memberikan Piagam dan bea siswa kepada Siswa Berprestasi " ucap MC
__ADS_1
Ahmad berdiri dan berjalan menuju podium.
Ahmad mencium punggung tangan Ayah dan memeluk ayah
" Anak ayah memang hebat dan semakin istimewa di hati saya" bisik Ahmad saat memeluk Ayah
" Terima kasih nak Ahmad " ucap Ayah mengurai pelukan Ahmad
Ahmad menyerahkan piagam dan bea siswa untuk Faiha kepada Ayah
Orang tua siswa memberikan tepuk tangan yang sangat meriah atas prestasi yang di peroleh Faiha.
Sementara di taman sekolah.....
" Semoga di kelas sebelas kita tetap satu kelas ya..." harapan Azmi
" Aamiin, semoga saja....meskipun mungkin kita tak satu kelas kita akan tetap bersahabat " ucap Faiha
" Iya Fai, aku gak bisa bayangin tanpa kamu...." ucap Azmi
" Maksudnya? " tanya Faiha
" Ya nanti kalau gak ada kamu yang kasih contekan ke aku siapa? " ucap Azmi sambil ketawa
" kamu ya " ucap Faiha mencentil hidung mancung Azmi.
" ihhh...kebiasaan deh....." ucap Azmi sebal
Namun mereka tertawa lepas....
" Pasti pengumuman siswa berprestasi " ucap Azmi
" Siapa ya kira kira yang dapat bea siswa itu " guman Faiha terdengar di telingga Azmi
" Beruntung sekali pastinya, bisa free sekolah di sini sampai lulus dan dapat waktu tambahan magang di perusahaan besar " ucap Azmi
" Pasti Kamu Mi " ucap Faiha
" Aku sih gak yakin, gimana bisa yakin kalo aku ngerjainnya aja kadang nyontek sama kamu kalau gak bisa...hahahaha....." ucap Azmi enteng
" Kalau Kamu yang jadi siswa berprestasi itu aku baru percaya dan yakin se yakin yakinnya " ucap Azmi lagi
" Aku berharap dan berdoa bea siswa itu untuk aku biar bisa meringankan beban biaya yang ayah keluarkan. Aku sudah berusaha, namun Aku tahu Allah yang menentukan " ucap Faiha dalam hatinya
" kamu tahu gak?" tanya Azmi
" Tahu apa?" jawab Faiha
" Perusahaan besar yang memfasilitasi siswa berprestasi itu adalah supermarket yang kita datangi itu " ucap Azmi
" Kamu tahu dari siapa?" tanya Faiha
__ADS_1
" Kan anak anak lain sudah pada heboh dapat bocoran info bagian kesiswaan" ucap Azmi
Faiha manggut manggut, karna Faiha memang tak pernah mendengarkan kasak kusuk yang teman temannya gosipkan di sekolah.
" Yang paling membuat heboh itu, si Bosh yang punya Supermarket itu Ganteng, Jomblo dan ternyata masih muda usianya baru 22 tahun " ucap Azmi lagi heboh
" Hubungannya apa?" tanya Faiha
" Ya, barang kali aja magang di sana pulangnya jadi isterinya hahaha..." ucap Azmi tertawa renyah
Faiha tersenyum melihat kekonyolan Azmi.
" itu kayaknya acaranya udah selesai " ucap Azmi saat melihat para orang tua siswa keluar dari aula
Mereka menunggu sambil melihat dan meneliti satu persatu para orang tua yang keluar dari aula namun orang tua mereka tak juga nampak
" kemana Papa sama Ayahmu Fai, kok gak ada padahal udah sepi " ucap Azmi gelisah melihat orang tuanya tak nampak
" kita cari ke Aula aja yuk " ajak Faiha
mereka kemudian berjalan menuju Aula yang sudah tampak sepi, Mereka masuk melalui pintu belakang saat masuk kedalam aula hanya terlihat beberapa orang di kursi depan dan mereka melihat Ayah Faiha dan Papa Azmi di antara mereka.
Mereka berjalan menghampiri Ayah Faiha dan Papa Azmi. Saat mereka sudah dekat dengan orang tuanya....
Deg
Jantung Faiha tiba tiba memompa darah lebih cepat, Pandangan Faiha tertuju pada seseorang yang juga sedang menatap ke arahnya tajam tanpa sengaja.
"Astaghfirullah...." ucap Faiha membuang arah pandangannya ke lantai
Azmi menengok ke arah Faiha saat mendengar Faiha beristighfar
" Fai, apa kamu baik baik saja?" ucap Azmi menggenggam lebih erat tangan sahabatnya
Faiha mengangguk, menarik nafas dalam dan mengeluarkannya perlahan
" ya, aku baik baik saja " ucap Faiha lirih
" Papa....Om Agus, Pak kepala sekolah " sapa Azmi membungkukkan badannya menyapa ke tiga orang yang dia kenal dan membungkukkan bafannya juga kepada seseorang yang belum dia kenal yang berdiri di sana
Faiha membungkukkan kepalanya dan setengah badannya kepada semuanya.
" Assalmu' alaikum dik Fai..." ucap seseorang
Azmi kaget mendengar salam yang di tujukan khusus untuk sahabatnya. Faiha semakin menundukkan Kepalanya dalam tanpa berani menatap ke sumber suara
" Wa'alikumsalam warohmatullah wabarokatuh..." jawab Faiha mencoba menegakkan kepalanya
" Kamu berhutang padaku Fai "
...-----🤔-----...
__ADS_1
..."Allahumma sholli ala sayyidina muhammad"...
...-----🤔-----...