
Maaf para readers,
Covernya Author ganti yang lebih fresh ya Mohon kritik dan Sarannya,
Author masih tahap belajar.
Terima kasih dukungannya,
Jangan lupa Vote, like, comen dan berikan hadiah untuk author ya,
biar semangat ngetiknya !
****
" Istirahat dulu sana, kalian pasti capek baru datang " ucap Mama pada Anak dan menantunya yang baru saja tiba
" iya ma " jawab Ahmad
Faiha dan Ahmad berjalan menuju kamar Ahmad di lantai dua, kamar yang cukup luas dengan dinding bercat biru
" Aku mandi dulu ya bi " ucap Faiha saat ada di dalam kamar Ahmad
Ahmad mengangguk, namun saat Faiha hendak menutup pintu kamar mandi Ahmad mencegahnya.
" biar hemat waktu, kita mandinya bareng aja ya " ucap Ahmad
Faiha melirik Ahmad dan tersenyum
" Mandi aja ya, waktu isya' sudah dekat " ucap Faiha
" Nanti Pahala plusnya habis isya' aja ya " ucap Faiha mengedipkan sebelah matanya manja
Faiha sudah mengerti bahwa suaminya kini telah candu akan tubuhnya, begitupun dirinya yang semakin ingin berlama lama berada di sisinya.
Ahmad mengangguk berjalan ke dalam kamar mandi, mereka mandi dengan cepat kali ini.
Tak berapa lama usai mandi, Adzan isya' berkumandang. Ahmad pamit untuk pegi ke masjid yang tak jauh dari komplek bersama papa.
Dalam perjalanan pulang dari masjid Papa melihat Ahmad yang berjalan begitu tergesa
" Kamu kenapa seperti terburu buru jalannya " tanya papa
" gak pa, cuman pengen cepat istirahat saja" jawab Ahmad
" Yakin? " tanya papa
Ahmad mengangguk, namun papa yang tahu yang di pikirkan anaknya malah tertawa keras
" hahahaha..... "
" papa kenapa sih, malah ketawa " ucap Ahmad
" Kamu gak usah ngeles, Papa juga pernah muda dan pernah jadi pengantin baru, jadi papa itu tahu apa yang membuatmu buru buru ingin segera pulang hahaha..." ucap Papa sambil ketawa lagi
" berapa ronde dalam sehari hmmm...?" tanya papa
" apaan sih pa " ucap Ahmad malu
" indahnya menikah tanpa pacaran, kita bisa mendapat pahala di atas kenikmatan yang indah dan memabukkan " ucap Papa
" beda hal, saat kamu pacaran dan sudah mencicipi manisnya dosa sebelum pernikahan " ucap Papa
" Makanya pa, Ahmad gak mau menambah dosa dengan menikahinya meskipun sebelum menikah dengannya menyentuhpun aku tak pernah " ucap Ahmad
__ADS_1
Saat sudah di depan pintu rumah, Ahmad berpamitan dengan papa
" Pa, Ahmad duluan ya...tolong bilangin ke mama dan mbak Aulia kami gak bisa ikut gabung makan malam ada misi rahasia hahaha..." ucap Ahmad
Ahmad berlari meninggalkan papa di ruang tamu
Papa yang paham akan misi anaknya kali ini hanya menggelengkan kepalanya
" Dasar pengantin baru maunya ngamar terus !" guman Papa
Ahmad masuk dan mencari bibik ART di rumah papa
" bik, tolong antarkan makan malam ke kamar buat aku dan istriku ya " ucap Ahmad
" njih, mas " ucap bibik
Ahmad melangkah ke kamar dan mendapati Faiha sedang membaca Al-Qur'an, Faiha yang duduk membelakangi pintu tak sadar kalau suaminya datang dan tetap melanjutkan membaca Al Qur'annya.
Ahmad memilih duduk di sofa mendengarkan Faiha mengaji sambil menunggu bibik mengantar makanan untuknya. Saat bibik di depan pintu, Ahmad buru buru menghampiri bibi dan mengambil nampan berisi makan malamnya dan berterima kasih pada bibik.
Ahmad meletakkan nampan di atas meja, dan kembali menuju pintu, menutup dan menguncinya
ceklek ceklek
Faiha menengok ke arah pintu, dan di dapati sang suami yang sedang mengunci pintu kamar
" Assalamu'alaikum bi, sudah pulang?" ucap Faiha
" Wa'alaikum salam sudah dari tadi sayang, sini kita makan dulu " ucap Ahmad memanggil Faiha untuk mengikuti dirinya duduk di sofa
" kok makan di kamar bi, aku kan belum ketemu mbak Aulia dan belum ngobrol dengan mama lagi " ucap Faiha sambil merapikan alat sholatnya
" besok saja, sekarang kita makan dulu " ucap Ahmad
Faiha menuruti kemauan suaminya, Mereka makan di dalam kamar masih setia dengan sepiring berdua satu sendok buat bersama.
" sudah biarkan saja di situ, besok saja beresinnya " ucap Ahmad
Faiha yang merasa aneh dengan ucapan suaminya, melirik ke arahnya
" nanti klo di krubutin semut bi ? " ucap Faiha
" biarkan, sekali kali berbagi makanan dengan makhluk lain " ucap Ahmad
Faiha yang semakin aneh mendengar ucapan suaminya menatap suaminya tajam
" bi, aku tahu kamu menginginkannya tapi cobalah bersabar sejenak membiarkan barang kotor di dalam kamar itu gak baik bi, naruh piring di dapur itu gak sampek 5 menit lo bi " ucap Faiha panjang lebar
" Tapi yank, di ruang makan ada mama dan mbak Aulia pasti nanti kalian ngobrol panjang " ucap Ahmad manja sambil mendudukkan istrinya di atas pangkuannya
" Hmmm, baiklah aku akan cepat kembali ke kamar " ucap Faiha
" nanti kalau kamu rasa aku terlalu lama di bawah, kamu bisa panggil aku " ucap Faiha mengecup bibir suaminya sekilas
Ahmad sebenarnya tak rela, tapi karna istrinya sudah mengecup bibirnya akhirnya dia luluh juga
" Dari pada makin lama berdebat masalah piring kotor, lebih baik aku mengijinkannya segera lebih cepat lebih baik" gumannya
" hmmm baiklah, tapi segera kembali ke sini ya gak pakai lama " ucap Ahmad
Faiha mengangguk, kemudian bergegas membawa nampan berisi piring kotor ke dapur.
Saat melewati ruang makan, terlihat Papa, Mama, Mbak Aulia, dan Iqbal masih menikmati makan malamnya
__ADS_1
" Mbak Aulia " sapa Faiha tersenyum ke arahnya
" Dik " balas Aulia
" itu siapa mom?" tanya Iqbal
" itu tante sayang, istrinya om Ahmad " jawab Aulia
" Hai, anak ganteng namanya siapa? kenalin ini tante Faiha " sapa Faiha mengusap kepala Iqbal lembut dan mengajaknya bersalaman
" Saya Iqbal tante, tante Faiha Cantik ya mom " ucap Iqbal polos
" Iqbal juga ganteng " ucap Faiha mencubit pipi gembul Iqbal
" Ya Cantik donk, om Ahmad kan pinter kalau milih isteri " ucap mama
" Iqbal mau belajar sama om Ahmad aja kalau milih isteri " ucap Iqbal polos
semua yang mendengar celotehan Iqbal tertawa
"hahaha..."
" hust...Iqbal masih kecil gak boleh begitu " ucap Aulia
Faiha berjalan menuju Wastafel dan mencuci piring kotornya masih sambil ngobrol dengan mereka
" biar bibik saja nanti yang nyuci Nduk " ucap mama
" gak papa ma, sudah selesai kok " ucap Faiha
" Kenapa gak makan bareng kita aja Nduk" tanya mama
" Faiha juga gak tau ma, usai ngaji tadi Kak Ahmad sudah bawa makan ke kamar " jawab Faiha
" Memang Ahmad kurang enak badan Nduk? mama liat tadi dia sehat sehat saja " tanya mama
" Ahmad itu sedang dalam misi rahasia ma " ucap Papa
semua orang melihat ke arah papa yang masih mengunyah santai menikmati makan malamnya
tiba tiba, Ahmad memanggil Faiha
" Sayang, buruan ke sini " teriak Ahmad dari tangga
" Iya bi " jawab Faiha
" Ma, Pa, Mbak, Faiha ke kamar duluan ya " pamit Faiha sambil berlari meninggalkan ruang makan
" Ahmad kenapa sih pa? " tanya mama
" Faiha sedang dalam misi menjinakkan Anaconda milik Ahmad ma hahaha...." jawab Papa sambil ketawa
" Iqbal mau liat Anaconda di kamar om Ahmad ya mom" ucap Iqbal polos
" No...No...Iqbal " ucap Aulia melarang anaknya
" Gak boleh liat Bal, Anacondanya ntar ngamuk, biar di jinakkan tante dulu ya " ucap Papa
" Tante Faiha hebat ya kek, bisa menjinakkan Anacondanya om " ucap Iqbal
" besok pagi Iqbal boleh lihat Anacondanya om Ahmad kan kek? " ucap Iqbal
...-----💞-----...
__ADS_1
..."Allahumma sholli ala sayyidina muhammad"...
...-----💞-----...