
"Oma, apa yang di katakan Haikal,eh maksud ku mas Haikal itu benar, aku sendiri yang melihat mereka mengakhiri hubungan nya, Oma aku mohon jangan hukum mas Haikal aku mencintai nya."Ucap Yuri ikut berlutut di hadapan Oma.
"Lihat Haikal, lihat dia betapa mencintai mu, dan apa yang kau lakukan itu salah."Ucap Oma mengalihkan pandangannya ke Haikal.
"Apa yang harus aku lakukan agar Oma percaya?"Tanya Haikal kepada Oma.
"Buat kan aku cicit."Ucap Oma blak-blakan.
"Apa?!"Ucap Haikal dan Yuri secara bersamaan kaget.
"O-oma, mengapa harus itu?"Tanya Yuri sedikit gugup.
"Baik Oma, aku akan berusaha, bukan begitu sayang?"Tanya Haikal sambil mencolek lengan Yuri.
"Astaga kau ini!"Marah Yuri.
Sontak Oma pun tertawa melihat tingkah laku Haikal dan Yuri itu, sesungguhnya Oma sudah tau mereka saling cinta, itu terlihat dari mata dan perilaku mereka beberapa minggu belakangan ini.
"Yasudah, Oma percaya, sekarang istirahat lah, kalian pasti sangat lelah, dan kau Haikal jahui wanita jala*g itu, jika tidak Oma tidak akan mempercayai mu lagi."Ucap Oma dengan tatapan tajam nya ke Haikal.
"Terima kasih Oma, aku tidak akan mengecewakan Oma lagi."Ucap Haikal mencium tangan Oma nya.
"Oma, sebenarnya ada masalah yang lebih penting lagi."Ucap Yuri kembali memasang wajah sedih.
__ADS_1
"Sayang, apakah harus sekarang?"Tanya Haikal khawatir.
"Harus."Jawab Yuri singkat.
"Masalah? Ada masalah apa?"Tanya Oma menaikan satu alisnya merasa penasaran.
Haikal pun saling pandang dengan Yuri, sampai akhir nya mereka menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan masalah besar apa yang sedang mereka hadapi saat ini.
"Apa? Apa yang kalian bicarakan ini? Anak angkat apa nya? Siapa yang berani bicara omong kosong seperti itu? Aku bahkan melihat sendiri bagaimana susah payah nya menantu terbaikku melahirkan Haikal, dan satu lagi Haikal, pengacara papa mu yang ada di kota (L) bukan lah orang yang bernama Herman, tapi Ferguson,ya tuan Ferguson."Ucap Oma panjang lebar.
Dari sini lah Haikal menemukan titik terang dari segala permasalahannya.
Rasa kaget dan rasa senang Haikal dan Yuri kini menjadi satu, mereka saling pandang dengan muka yang terlihat memerah karena kaget.
"Iya,mana mungkin Oma Bercanda, Haikal kau jangan bodoh menyerahkan kekuasaan mu di perusahaan kepada orang yang menipu mu seperti mereka."Ucap Oma Sandra yang ternyata mengetahui banyak hal.
"Jadi mereka menipu ku? Mereka ingin mengambil semua aset ketika papa sudah tidak ada, dasar,ibu dan anak yang rakus!"Ucap Haikal mengepal kan tangan menahan emosi.
"Mengapa kau baru mengatakan ini sekarang?"Tanya Oma lagi.
"Oma, aku takut Oma akan drop lagi, lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?"Tanya Haikal kehabisan akal.
"Haikal, kau tidak perlu khawatir, secepatnya Ferguson akan datang ke sini, kau tidak perlu mencemaskan itu, semua yang kau khawatir kan itu akan terselesaikan dengan aman, dan kau tidak perlu melakukan apa-apa lagi."Ucap Oma dengan senyum yang mengembang.
__ADS_1
Lagi-lagi Yuri dan Haikal kebingungan, beberapa hari ini Haikal sudah menyerah untuk mencari bukti kuat jika dirinya lah pewaris yang asli, namun Oma bisa dengan sangat tenang menghadapi situasi itu bahkan dengan senyuman.
"Oma, apa yang Oma maksud?"Tutur Yuri.
"Beberapa hari lagi kalian akan tau, sekarang pergi lah ke kamar dan istirahat, jangan mengawatirkan apapun."Jelas Oma sangat misterius dengan ucapan dan wajah tenang nya.
"Tapi ... "Ucap Yuri yang di selimuti rasa penasaran.
Akan tetapi Haikal menahan tangan Yuri untuk tidak berbicara lagi, dia pun berpamitan dengan Oma untuk masuk ke kamar dan membawa Yuri, sementara itu Oma juga di bawa ke kamar oleh Abel.
"Haikal tunggu dulu, aku masih belum selesai bicara dengan Oma!"Ucap Yuri ingin melepaskan genggaman tangan Haikal dari pergelangan tangan nya.
"sayang, jangan bertanya apapun lagi, apa kau tidak melihat wajah Oma yang serius itu, itu mengerikan."Ucap Haikal mengeleg kepala.
"Tapi kan, bagaimana Oma hanya pura-pura tenang dan memikirkan ini semalaman?"Bantah Yuri yang sekarang malah mengawatirkan Oma.
"Kau tidak tau bagaimana Oma sebenarnya Sayang, Oma sangat lah tegas, kau tidak tau karena selama ini Oma hanya mengujinkan sisi lemah dan lembut nya kepada mu."Jelas Haikal memegang kedua pipi Yuri.
"Lalu siapa Ferguson? Apa dia akan benar-benar datang untuk membantu kita?"Tanya Yuri khawatir.
"Hanya Oma yang tau Sayang, aku rasa tuan Ferguson telah menghubungi Oma,makanya Oma tau semuanya."Ucap Haikal yang kemudian menggendong Yuri masuk ke kamar.
Karena istri nya terus bertanya dan bertanya, Haikal pun tidak tahan lagi untuk membawa nya masuk ke dalam kamar, jika tidak mereka akan berdiri di tanga itu sepanjang malam.
__ADS_1
Bersambung ....