
Yuni pun sedih setelah tau semuanya, tapi dokter menyarankan padanya untuk melakukan pengobatan.
setelah pengobatan jika tak berhasil mereka bisa melakukan bayi tabung, Mei yang mengetahui itu pun memeluk Yuni agar tenang.
karena wanita itu butuh sandaran kuat saat ini,"sudah dek, jangan sedih, sekarang kamu harus fokus berobat dan melakukan semua ucapan dokter, dan terus berdoa pada Tuhan, jika bisa berulah makan anak-anak yatim setiap Jum'at, dan ingat sedekah itu bisa mempermudah segalanya," kata Mei pada Yuni yang masih sesenggukan.
"iya mbak, aku akan mengikuti seperti yang mbak perintahkan," kata Yuni yang terlihat masih sesenggukan.
Javis juga menghibur Deny, "aku takut seperti ini, aku menerimanya aku takut dia akan sedih saat tau hal ini bos,"
"tapi setidaknya dia bisa bersikap dan Haris berobat,kamu juga harus terus memberinya dukungan untuk sembuh,dan aku yakin nanti saat sudah punya anak, pasti kalian akan sangat banyak hingga kesulitan untuk di stop," kata Javis.
"jangan ah bos, dua anak cukup dan paling banyak lima deh," kata Deny tertawa bersama Javis.
Yuni pun tak menyangka jika ini alasan Deny menolak jika di ajak ke rumah sakit, hanya karna takut dirinya terluka dan merasa buruk.
"mas ..." panggil Yuni.
"kalian bicara berdua, ingat selesaikan dengan baik dan aku akan kedalam kamar karena istriku sendirian,"
Yuni langsung memeluk suaminya, "maafkan aku mas..."
sedang di desa, Risa sedang berhadapan dengan Lukman, pria itu tak pernah berani menatap mata Risa.
pasalnya dia merasa sangat bersalah pada Risa, "kenapa mas tetap diam, tolong jawab aku!!" marah Risa yang mulai emosional.
"maaf..."
"sungguh mas, aku tak butuh kamu minta maaf, aku butuh tanggung jawab mu,kenapa kamu menghindar dariku, pernikahan kita sudah semakin dekat, jika aku punya salah tolong katakan, tapi jangan seperti ini," kata Risa yang mulai menangis.
Lukman pun menjambak rambutnya dengan erat, "aku tak tau dek, aku merasa tak pantas untuk mu, aku merasa tak pantas ... karena kamu gadis baik,"
"aku tak menerimanya, tolong katakan semuanya dengan jujur, atau ada wanita lain, apa aku kurang cantik, tolong katakan jika kamu terus diam bagaimana aku bisa tau," kata Risa dengan hati hancur melihat reaksi dari Lukman.
pria itu tetap diam, sosok garang itu ciut di depan wanita cantik yang akan dia nikahi itu.
"baiklah jika mas tak bisa bilang, aku akan membatalkan pernikahan kita, toh tak akan ada kebahagiaan saat kita menikah nantinya," kata Risa dengan sedih.
Risa pergi dari rumah yang masih di gunakan secara bersama itu. tapi saat di teras gadis itu jatuh pingsan.
beruntung Adi ada di sana dan beruntung dia bisa menahan tubuh Risa, "Lukman sialan,calon istrimu pingsan goblok!!" teriaknya.
mendengar itu, Lukman bergegas keluar dan melihat sosok Risa sudah di pelukan Adi tak sadarkan diri.
"apa yang kamu lakukan, sampai dia pingsan, bantu cepat kita bawa ke rumah sakit," marah Adi.
mereka berdua pun membawa Rosa ke klinik terdekat, dan beruntung dokter mengatakan jika Risa hanya syok.
Adi tak menyangka gadis seceria ini akan terluka seperti ini itupun karena mencintai pria paling plin-plan seperti Lukman.
"jangan bilang kamu benar-benar membatalkan pernikahan kalian, karena kamu ragu dengan Risa, kamu bodoh dia itu gadis yang sempurna dan baik,kamu masih cari apa, cari seperti Nurul seorang pelacur yang menjajakan dirinya, seperti itu wanita yang kamu sukai, hingga bisa kamu bisa melukai Risa seperti ini," marah Adi
"itu urusan ku, kamu tak perlu ikut campur," kata Lukman.
"alah kamu yang goblok memang," kesal Adi.
__ADS_1
tanpa mereka sadari jika Risa yang mereka bicarakan sudah sadar hingga bisa mendengar ucapan mereka berdua.
"jika kamu tak mau,sli bisa mengantikan mu menikahinya, aku tak bisa melihatnya terluka seperti ini, tapi ingatlah jika aku yang sudah maju kamu tak bisa merebutnya,karena kamu tau benar jika aku tak suka milik ku di rebut oleh orang lain," marah Adi.
"kenapa kamu bicara begitu, apa kamu memang sudah mengincarnya dari awal," kata Lukman menghentikan langkah Adi
"memang, tapi hanya karena melihatnya bisa tertawa bersama dengan mu, maka aku mundur tapi sekarang kamu melukainya jadi aku akan membahagiakan dia," kata AFI dengan lantang.
"lakukan apa yang kamu inginkan, karena yang baru aku sadari adalah, aku menyukai ayu," kata Lukman.
"dasar plin-plan," kata Adi.
Adi pun meninggalkan Lukman,tapi dia kaget melihat Risa yang sedang duduk menatapnya.
"tenang saja, aku akan menikah dengan mu, sejujurnya aku sangat menyukaimu, tapi aku tak memaksa mu," kata Adi.
"tapi aku masih trauma mas, tapi aku takut jika aku membatalkan semuanya pasti nanti aku akan membuat orang tua ku malu,apa mas Lukman sudah bisa melepaskan aku, apa benar semudah itu," kata Risa.
"aku minta maaf, aku melepaskan mu, dan kamu bisa menikah dengan siapapun," kata Lukman.
Risa tersenyum seperti orang gila, tapi dia tak boleh jadi gila seperti ini.
"baiklah kalau mas bilang begitu, sampai menikmati gadis pilihan mu," kata Risa tersenyum.
Iwan dan Wenda datang setelah mendapatkan kabar jika tidak masuk UGD di puskesmas.
mereka datang ingin melihat keadaan dari gadis itu, tapi mereka malah mendengar hal seperti ini.
"aduh kamu bodoh kok Yo pancet ya, aku saja memilih gadis lain dari pada kembali pada gadis itu, tapi aku jamin jika kamu menikah dengan dengan dia tak jamin kamu akan mati muda," kata Iwan menyentuh pundak Lukman.
πππππ
seperti halnya lagu jika cinta tak harus memiliki
.....
Cinta memang tak selama nya bisa indah
Cinta juga bisa berubah menjadi sakit
Begitu yang kurasakan kini
Perih hatiku tinggal kehancuran
Tak pernah terbayangkan
Dan tak pernah terpikirkan
Cintamu dan cintaku akan berpisah
Namun harus kurelakan itu
Untuk hidupmu agar lebih baik
Maafkan aku
__ADS_1
Setulus hatimu
Kepergian diriku itu bukan keinginanku
Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu
Jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Untukmu
Maafkan aku
Setulus hatimu
Kepergian diriku itu bukan keinginanku
Terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu
Oh jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Demi kebaikanmu
Oh jangan bersedih dengan keadaan ini
Jika kamu menangis
Aku juga ikut menangis
Terima saja semua ini kulakukan
Terima saja semua ini kulakukan
Untukmu
β οΈβ οΈβ οΈβ οΈβ οΈ
mohon maaf ya semuanya....
aku sedang dalam masa sulit hingga akhirnya banyak yang tak lanjut, karena badannya montang mateng kesana kesini...
idenya Ambyar karena banyak kegiatan dan akhir-akhir ini aku fokus ke rumah sakit....
jadi mohon maaf ya jika hanya bisa up pas bebas, jadi aku tak bisa up semua novel ku yang sedang on going.
__ADS_1
jadi tolong terus beri dukungan untuk ku ya gaies... ingat jangan lupa vote, like dan komen ya gaies....