
"Lupa gua anying, wah mantap ini pulang jam 10 doang','Lu mau ikut futsal kagak besok?' Imbuhku.
'Sama sapa ***?'
'Ada pokoknya, ayo ikut aja ajak yang laen'
'Beneran lu pos'
'Iya con'.
'Tu anak anak udah pada kumpul'.
Econ langsung memarkirkan motornya kemudian ikut melingkar dengan pembukaan dua botol berbandarkan iyok dengan bekas luka bacok yang masih terlihat.
'Wellcome to my jungle' imbuh teman temanku.
'Wah parahlu yok, banyak bener ini' sembari tertawa tawa aku.
'Udah skip dua kali lu sama econ'
Kutenggak minuman yang tak begitu enak ini namun berharga mahal, tapi yang ku tidak habis pikir mereka mereka diluar sana banyak yang suka dengan minuman kecut ini, padahal banyak minuman yang berlebelkan halal nan enak, tapi mungkin banyak cobaan hidup atau masalah cinta sehingga ia lampiaskan dengan botol kaca ini, dan aku sendiri akan berhenti jika sudah menginjak dunia kerja ini ku katakan janjiku didepan ibukku, kalian juga harus mencoba berhenti yang masih mencoba meminum minuman yang tidak enak ini.
__ADS_1
'Ini con lu'
'Oghey' jawab econ sembari melihat sloki (botol kecil seperti gelas).
'Haaaaah' sepontan econ berucap setelah menengguk sloki tersebut.
Itu bisa dibuktikan betapa kecutnya minuman ini, sampai sampai ketika kita mulai menenggaknya tenggorokan, gusi dan mata mulai bereaksi.
Sloki mulai berputar berirama dibarengi dengan alunan musik yang menambah syahdunya malam ini, suasanya ini yang mungkin banyak orang berumur diatas 20 tahun rindukan.
Waktu masih menunjukan pukul 22.45 baru habis dua botol masih ada 7 botol dikolong meja, perayaan ulang tahun yang cukup menyenangkan bagi kita namun tuhan membencinya.
'Teman temanku mulai larut bercerita tentang apa yabg mereka keluhkan, memang benar apa yang dikatakan seorang sastrawan 'senyummu memabokanku' ia, saat kita menenggak minuman beralkohol otak kita menjadi encer otot kita meregang dan rasa percaya diri pun mulai muncul dengan kuat, yang biasanya tidak berani kita katakan tanpa sadar semua terucapkan ketika menenggak minuman beralkohol.
'Aku tak boleh tidur' ucapku dalam hati.
Saatnya giliranku akupun mulai menenggaknya kususul dengan kopi agar mataku tak jadi mengantuk.
'Kluntingg' suara hp ku berbunyi.
'Maria' ucapku dalam hati.
__ADS_1
Kubuka handphoneku kemudian kujawab pesanya.
'Kenapa jam segini belum tidur mar'
'Belum bisa tidur pos, lu dimana masihhan'
'Masih nongkrong gua, bareng temen temen'
Lalu kufotokan.
Tak sengaja terlihat botol amer bersamaan dengan foto yang kukirim tersebut.
'Masih pada minum ya'
'Iya mar, si firman ulang tahun'
'Jangan banyak banyak besok sekolah ,lu'
'Siap mar'
Inginku membalas tidak dengan kata kata 'siap' tapi otakku sedang tidak bisa diajak berkerja sama, rasanya malas sekali mau membuat topik, tapi tangnku bergetar terus ingin membuka obrolan, tapi tak apalah ku biarkan ia tidur saja, teman teman ku lebih penting.
__ADS_1
Kutaroh hp ku mulai ku menimbrung dengan apa yang orang orang mabok ini bicarakan, ngarol ngidul tak karuan, ada yang sok sok kuat ada yang bercerita saat kita sedang tawuran, aku ketawa, asiknya dunia dewasa tanpa politik ini.